BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 
View : 9168 kali

Download MP3 Music
Khotbah HKBP Minggu, 18 Desember 2016
Roma 1:1-7

1:1 Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah. 1:2 Injil itu telah dijanjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci, 1:3 tentang Anak-Nya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud, 1:4 dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita. 1:5 Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya. 1:6 Kamu juga termasuk di antara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus. 1:7 Kepada kamu sekalian yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus: Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus.

Penjelasan:
* Pengungkapan Identitas Penulis (1:1).
Kata yang diterjemahkan dengan hamba sebenarnya berarti budak. Bagi Paulus ungkapan ini menunjukkan bahwa dirinya adalah milik Yesus Kristus. Selalu milik Kristus dia memiliki tugas yang ditetapkan oleh Tuhan untuk dilaksanakan. Panggilan untuk menjadi rasul sampai kepadanya dengan jelas di jalan menuju Damsyik (Kis. 9:15, 16; 22:14, 15; 26:16-18). Dia berada dalam keadaan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah. Di dalam surat Galatia, Paulus menelusuri panggilan ini hingga saat kelahirannya (Gal. 1:15), tetapi di dalam surat Roma ini ia menekankan tujuan dari pengudusan atau pemisahan dirinya tersebut: untuk memberitakan Injil Allah. Paulus memiliki Tuan yang ilahi, jabatan yang ilahi dan pemberitaan yang ilahi.

* Rm 1:2 - memberitakan // nabi-nabi-Nya // kitab-kitab suci
Secara historis, Allah telah memberitakan Injil ini sebelumnya, melalui agen-agen khusus, yaitu nabi-nabi-Nya. Catatan tentang apa yang mereka beritakan dapat ditemukan di dalam kitab-kitab suci. Istilah yang terakhir ini merupakan sebuah istilah teknis yang menunjuk kepada semua bagian Alkitab, yaitu Alkitab secara menyeluruh.

* Rm 1:3 - yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud
Kabar baik dari Allah adalah mengenai Putra-Nya. Pertama-tama Paulus menekankan kemanusiaan-Nya: yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud. Di sini yang ditekankan adalah kelahiran-Nya. Dia menjadi manusia.

* Rm 1:4 - menurut Roh kekudusan dinyatakan // kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah // Menurut Roh kekudusan // Diperanakkan // Dinyatakan
Selanjutnya, Paulus menekankan kwalitas dari keberadaan-Nya, sebagai Anak Allah: menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa. Setiap kali Paulus memakai istilah 'mati' sesudah 'kebangkitan' kata Yunani yang dipakai adalah dalam bentuk jamak. Kadang-kadang secara tegas dia memaksudkan kebangkitan individu-individu (bdg. I Kor. 15:12, 13, 21, 42). Tetapi di dalam Roma 1:4 ini dan juga dalam Kisah Para Rasul 26:23 ini menunjuk pada kebangkitan Yesus Kristus. Sekalipun demikian istilah 'mati' yang dipakai adalah dalam bentuk jamak. Dengan demikian di dalam kebangkitan individu ini tercakup kebangkitan semua orang yang akan dibangkitkan oleh-Nya. Tetapi secara jelas di dalam Roma 1:4 Paulus mengacu kepada kemenangan Kristus atas maut (bdg. 6:9). Pemakaian bentuk jamak di sini merupakan gaya penulisan yang khas dari sang penulis.

Menurut Roh kekudusan. Kebangkitan dari antara orang mati adalah suatu kenyataan yang diberitakan oleh orang Kristen. Tetapi pernyataan yang penuh kuasa oleh Yesus sebagai Anak Allah melalui kebangkitan-Nya merupakan karya Roh Kudus untuk menjelaskan makna sepenuhnya dari fakta sejarah tersebut. Sebagian pakar menafsirkan 'Roh kekudusan' sebagai bentuk yang diperkuat dari 'Roh Kudus' (lih. Arndt, hagiozyne, hlm 10). Pakar lainnya menganggap istilah ini mengacu kepada roh manusia dari Kristus, yang bercirikan kekudusan besar - "dalam kaitan dengan roh kekudusan(-Nya)" (lih. tulisan Sanday dan Headlam, ICC, hlm. 9; bdg. Arndt, pneuma, hlm. 681). Pandangan lain menyamakan 'kekudusan' di dalam ayat ini dengan Tuhan atau Allah. Tetapi Roh Allah, menurut pandangan ini, bukanlah Roh Kudus melainkan Prinsip Hidup yang Menciptakan, yaitu Allah bekerja di dalam urusan kemanusiaan (lih. Otto Prockseh. TWNT, I, 116; "Keilahian Kristus menjadi jelas dengan kebangkitan di mana penciptaan baru muncul sesuai dengan Prinsip ... Tuhan"). Diperanakkan (1 :3) menunjukkan asal-usul. Dinyatakan (ay. 4) menunjukkan apa yang ada. Dengan demikian yang manusiawi dan yang ilahi diperhadapkan di dalam dua ayat ini. Orang harus menentukan apakah ungkapan pneuma hagiosynes menyempurnakan pernyataan atau melukiskan tokoh Kristus atau mengandung ide tentang aktivitas Allah di dunia. Penafsiran pertama, yang pasti tampak sebagai yang terbaik, menghendaki terjemahan, "Roh Kekudusan."

* Rm 1:5 - kasih karunia // jabatan rasul // kepada nama-Nya
Melalui Sang Anak itu Paulus telah menerima kasih karunia dan jabatan rasul. Ungkapan kepada nama-Nya harus dikaitkan dengan kerasulan - kerasulan (secara harfiah) atas nama-nya.

* Penyapaan Sidang Pembaca (1:6, 7).
Jelas dari ayat-ayat ini bahwa orang-orang yang disapa berada di antara orang-orang Yahudi. Dua kali Paulus menekankan fakta bahwa mereka itu dipanggil. Mereka dipanggil untuk menjadi orang-orang kudus. Maksud dari ungkapan 'orang kudus' bukanlah orang yang terpisah dari hubungan dengan masyarakat di sekelilingnya, tetapi adalah orang yang dikhususkan untuk Allah. Pengaruh sekelompok orang percaya yang dikhususkan untuk Allah terhadap masyarakat jangan pernah dianggap remeh. Kata-kata kasih karunia dan damai sejahtera merupakan cara orang Kristen untuk saling menyapa di dalam surat (lih. Rm. 1:7; I Kor. 1:3; II Kor. 1:2; Gal. 1:3; Ef. 1:2; Flp. 1:2; Kol. 1:2; I Tes. 1:1; II Tes. 1:2; I Tim. 1:2; II Tim. 1:2, Tit. 1:4, Flm. 3; I Ptr. 1:2; II Ptr. 1:2; II Yoh. 3). Kasih karunia (charis) di sini dipergunakan dalam arti ungkapan salam secara Yunani, chairein. Damai sejahtera memiliki padanan Ibrani dan Aram, shalom, yang mengandung pengertian yang kompleks yaitu kemakmuran. kesehatan jasmaniah, dan keberhasilan. Tetapi salam kristiani ini menekankan apa yang telah dilakukan Allah di dalam hidup orang-orang percaya. Sekalipun demikian orang harus senantiasa ingat bahwa ini adalah sebuah bentuk salam - bukan acuan tersendiri untuk kasih karunia dan damai sejahtera. Frasa ini harus diterima secara keseluruhan: kiranya kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu sekalian.

* Hati sebagai hamba
Apakah Anda melibatkan diri dalam pelayanan? Orang-orang seperti apa yang lebih Anda sukai untuk Anda layani? Kebanyakan orang lebih suka melayani orang-orang yang sudah dikenal, walau hanya melalui bahasa dan budayanya. Setidaknya memudahkan untuk menyesuaikan diri.
Paulus bukanlah pendiri jemaat di Roma, tak heran bila mereka tidak mengenal dia. Paulus menyadari ini maka di awal surat, ia memperkenalkan dirinya terlebih dulu. Hal penting yang perlu diketahui jemaat Roma adalah otoritasnya dalam menulis surat. Dengan gamblang, Paulus menyebut identitas dirinya sebagai hamba dan rasul Kristus (ayat 1). Identitas itu dia miliki bukan karena keinginan sendiri, melainkan karena ia dipanggil dan dikuduskan untuk itu (ayat 1).

Sebagai rasul, Paulus bertugas memberitakan Injil Kristus. Dialah Anak Allah yang berkuasa, yang bangkit dari antara orang mati (ayat 2-4). Injil itu adalah penggenapan nubuat para nabi dalam zaman PL. Selain itu, Paulus bertugas menuntun semua bangsa agar percaya dan taat kepada Kristus (ayat 5). Termasuk di dalamnya adalah orang-orang Roma (ayat 6). Meski Paulus tidak mengenal jemaat Roma sebelumnya, tetapi pemahaman akan tugasnya sebagai rasul membuat Paulus tidak sungkan menulis surat kepada mereka untuk menyampaikan pengajarannya. Hati Paulus sebagai hamba Kristus membuat ia merasa berkepentingan untuk melayani mereka.

Hati sebagai hamba Kristus seharusnya bukan hanya dimiliki Paulus. Kita pun harus memiliki hati seperti itu. Tak perlu merasa bahwa kita tak memiliki panggilan khusus seperti yang diterima Paulus. Sebagai orang percaya kita semua menerima mandat untuk melayani orang lain agar mereka tertarik menjadi murid Kristus (Mat. 28:19-20). Lagi pula kasih karunia yang telah kita terima dari Allah sewajarnya membuat kita merespons dengan memberitakan kasih karunia Allah itu agar orang lain pun tertarik untuk menerimanya dari Allah. Ingatlah bahwa mereka pun perlu percaya dan taat pada Kristus karena Kristus mengasihi mereka juga.

Label:   Roma 1:1-7 










PREV:
Khotbah HKBP Minggu, 11 Desember 2016 - Yesaya 35:1-10


All Garis Besar:

Warning: include(htmArtikel/LISTGarisBesar.htm): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/hkbp.lagu-gereja.com/baca10.php on line 96

Warning: include(htmArtikel/LISTGarisBesar.htm): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/hkbp.lagu-gereja.com/baca10.php on line 96

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/LISTGarisBesar.htm' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/hkbp.lagu-gereja.com/baca10.php on line 96
All Khotbah HKBP 2016
(12)
1 Timotius 6:6-19 (1)
2 Timotius 1:1-14 (1)
2 Timotius 2:8-15 (1)
Filipi 4:4-9 (1)
Ibrani 11:29--12:2 (1)
Kejadian 15:1-6 (1)
Kejadian 32:22-31 (1)
Lukas 10:1-11 (1)
Lukas 10:25-37 (1)
Lukas 11:1-13 (1)
Lukas 13:10-17 (1)
Lukas 14:1, 7-14 (1)
Lukas 14:25-33 (1)
Lukas 15:1-10 (1)
Lukas 16:1-13 (1)
Lukas 19:28-40 (1)
Lukas 2:22-40 (1)
Lukas 3:15-17 (1)
Lukas 3:15-22 (1)
Lukas 4:14-21 (2)
Lukas 4:21-30 (2)
Lukas 8:26-39 (1)
Lukas 9:28-36 (1)
Matius 27:57-66 (1)
Matius 6:1-21 (1)
Roma 15:4-13 (1)
Roma 1:1-7 (1)
Yesaya 1:10-18 (1)
Yesaya 35:1-10 (1)
Yohanes 12:1-11 (1)
Yohanes 12:1-8 (1)
Yohanes 12:20-36 (1)
Yohanes 13:21-32 (1)
Yohanes 20:1-18 (2)
Yohanes 2:1-11 (2)
Yohanes 3:13-17 (1)



PREV:
Khotbah HKBP Minggu, 11 Desember 2016 - Yesaya 35:1-10

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de