BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 
View : 14190 kali

Download MP3 Music
Khotbah HKBP Jumat, 14 Agustus 2015
Mazmur 148:7,12

Konteks
148:7 Pujilah TUHAN di bumi, hai ular-ular naga dan segenap samudera raya;
148:12 hai teruna dan anak-anak dara, orang tua dan orang muda!


Penjelasan:
* Mzm 148:7 - ular-ular naga
Yang dimaksud kiranya binatang-binatang yang menurut kepercayaan rakyat (legendaris) terdapat di bagian lautan yang paling dalam.

* Pujilah Tuhan di bumi
7-12. Ajakan kepada bumi. Pujilah Tuhan di bumi. Pemazmur memulai dari dalam samudera raya dan menyebut semua bentuk kehidupan, benda mati dan benda hidup. Perhatikan bahwa sebagai yang tertinggi dari semua ciptaan, manusia dipelihara sampai akhir. Ayat 13, 14 berfungsi sebagai jawaban kedua, menunjukkan alasan pokok untuk pujian ini. Kemuliaan Allah dan penebusan Umat Pilihan-Nya dinilai sebagai alasan yang cukup.

* Sebuah Undangan untuk Memuji (148:7-14)
Dengan menimbang bahwa bumi ini dan lapisan udara yang mengelilinginya merupakan endapan belaka dari jagat raya, maka sudah menjadi kepentingan kita untuk mencari tahu pertimbangan-pertimbangan apa yang dapat bermanfaat untuk membantu kita agar dapat tinggal tenang di dalamnya. Dan saya tidak tahu pertimbangan lain selain ini (di samping lawatan yang pernah dilakukan Anak Allah di dalamnya), bahwa bahkan di dalam dunia ini, meskipun begitu gelap dan jahat, Allah dipuji: pujilah TUHAN di bumi (ay. 7). Sebagaimana pancaran-pancaran sinar matahari, yang dipancarkan langsung dari langit, memantul kembali (walaupun secara lebih lemah) dari bumi, demikian pula seharusnya dengan puji-pujian untuk Allah, yang dengannya dunia yang dingin dan busuk ini harus dihangatkan dan diharumkan.
    I. Makhluk-makhluk yang tidak dikaruniai dengan kekuatan akal budi sekalipun dipanggil untuk bergabung dalam kebersamaan ini, karena Allah dapat dimuliakan di dalam mereka (ay. 7-10). Biarlah ular-ular nagaatau Lewiatan, yang bermain-main di dalam lautan yang bergelora ( 104:26), menari di hadapan Tuhan, demi kemuliaan-Nya, yang secara jelas membuktikan kemahakuasaan-Nya sendiri melalui kedaulatan-Nya atas Lewiatan atau buaya (Ayb. 40:20, dst.). Segenap samudera raya, dan semua penghuninya, memuji Allah - lautan, dan hewan-hewan yang ada di sana - perut bumi, dan binatang-binatang yang ada di sana. Dari kedalamanAllah dapat dipuji dan juga dimintai dengan doa. Jika kita melihat ke udara di atas (atmosfer), kita menjumpai berbagai macam meteor, yang, karena masih baru kita ketahui (sebagian dari antaranya belum dapat dijelaskan), dengan cara yang khusus benar-benar mengagungkan kekuasaan Sang Pencipta yang besar. Ada meteor-meteor yang berapi. Petir adalah api, dan ada kilatan-kilatan lain yang kadang-kadang menyala yang bisa juga disebut demikian. Ada meteor-meteor yang berair, hujan esdan salju, dan yang dari kabutnya meteor-meteor itu dihasilkan. Ada meteor-meteor berudara, angin-angin badai. Kita tidak tahu dari mana mereka datang atau ke mana mereka pergi, dari mana kekuatan mereka yang besar datang atau bagaimana kekuatan itu dihabiskan. Tetapi inilah yang kita tahu, bahwa, meskipun mereka begitu kuat, begitu ribut, mereka hanya melakukan firman-Nya, dan menjalankannya, tidak lebih dari itu, dari apa yang ditentukan-Nya bagi mereka. Dengan inilah Kristus menunjukkan bahwa diri-Nya mempunyai kuasa ilahi, bahwa angin dan danau pun diperintah-Nya, dan mereka taat kepada-Nya. Orang-orang yang tidak mau melakukan firman Allah, tetapi bangkit memberontak melawannya, menunjukkan diri mereka sebagai orang yang lebih kasar dan keras kepala dibandingkan angin badai sekalipun, sebab angin badai melakukan firman-Nya. Pandanglah permukaan bumi (ay. 9), maka tampaklah pada pandangan kita tanah-tanah yang meninggi, gunung-gunung dan segala bukit, yang dari sebagian puncaknya yang tandus, dan dari sebagian puncak lain yang subur, kita bisa mendapatkan pokok pujian. Ada tumbuh-tumbuhan yang tinggi nilainya, tinggi karena kegunaannya, seperti beraneka macam pohon buah-buahan, yang untuk buah-buahnya Allah harus dipuji. Ada juga yang tinggi karena kemegahannya, seperti segala pohon aras, pohon-pohon TUHAN itu ( 104:16). Pohon-pohon aras, pohon-pohon yang tinggi, bukanlah pohon buah-buahan, namun mereka bahkan berguna di bait Allah. Selanjutnya kita beralih melihat kerajaan binatang, dan di situ kita mendapati Allah dimuliakan, bahkan oleh binatang-binatangyang berlarian dengan liar, dan segala hewan yang jinak dan bermanfaat bagi manusia (ay. 10). Terlebih lagi, binatang melata sekalipun tidak turun ke tempat yang begitu rendah, atau burung-burung yang bersayap terbang membubung begitu tinggi, sehingga tidak bisa dipanggil untuk memuji Tuhan. Banyak dari hikmat, kuasa, dan kebaikan Sang Pencipta tampak dalam sejumlah kemampuan dan naluri makhluk-makhluk hidup, dalam persediaan yang dibuat bagi mereka, dan dalam penggunaan dari semuanya itu. Jika kita melihat semua ini begitu sangat aneh, dan begitu sangat baik, tentulah kita tidak bisa tidak mengakui kebesaran Allah dengan takjub dan penuh syukur.
    II. Terlebih lagi makhluk-makhluk yang dikaruniai dengan kekuatan akal budi harus menggunakannya untuk memuji Allah: raja-raja di bumi dan segala bangsa (ay. 11-12).
        1. Allah harus dimuliakan di dalam dan atas mereka ini, seperti di dalam dan atas makhluk-makhluk yang lebih rendah, sebab hati mereka berada di tangan Tuhan dan Ia memakai mereka sesuai dengan yang disenangi-Nya. Allah harus dipuji dalam tatanan dan ketetapan kerajaan-kerajaan, pars imperans - bagian yang memerintah, dan pars subdita - bagian yang diperintah: raja-raja di bumi dan segala bangsa. Oleh karena Dialah raja-raja memerintah, dan rakyat tunduk kepada mereka. Pembesar-pembesar dan semua pemerintah dunia mendapatkan hikmat dan mandat mereka dari Dia, dan kita, yang melihat mereka sebagai berkat, harus memuji Allah atas mereka. Allah harus dipuji juga dalam pembentukan keluarga, sebab Dialah pendirinya. Demikian pula, untuk segala penghiburan dari berbagai hubungan, penghiburan yang dirasakan dalam hubungan antara orangtua dan anak, kakak dan adik, Allah harus dipuji.
        2. Allah harus dimuliakan oleh semuanya ini. Biarlah segala macam orang memuji Allah.
            (1) Orang-orang dari setiap kedudukan, baik yang tinggi maupun yang rendah. Puji-pujian dari raja-raja, pembesar-pembesar, dan pemerintah-pemerintah dituntut. Orang-orang yang sudah diberi kehormatan oleh Allah haruslah menghormati Dia dengan kehormatan itu. Juga, kuasa yang dipercayakan kepada mereka dan peranan besar mereka di dunia, menempatkan mereka dalam kesanggupan untuk mendatangkan kemuliaan yang lebih besar kepada Allah, dan memberikan pelayanan yang lebih kepada-Nya melebihi orang lain. Namun, puji-pujian dari rakyat juga diharapkan, dan Allah akan menerimanya dengan penuh rahmat. Kristus tidak merendahkan seruan-seruan hosana dari orang banyak.
            (2) Semua orang dari setiap jenis kelamin, teruna dan anak-anak dara, yang terbiasa bergembira bersama-sama. Biarlah mereka menyalurkan kegembiraan mereka ke dalam puji-pujian. Biarlah kegembiraan itu sakral, supaya bisa murni.
            (3) Semua orang dari masing-masing angkatan. Orang tua masih harus menghasilkan buah ini dalam usia lanjut, dan jangan menyangka bahwa kerentaan ataupun kelemahan usia mereka dapat memberi mereka alasan untuk tidak memuji Allah. Orang muda juga harus memulai sejak dari dini untuk memuji Allah. Bahkan dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu pekerjaan yang baik ini disempurnakan. Sebuah alasan yang baik diberikan (ay. 13), mengapa semua orang ini harus memuji-muji TUHAN, yaitu sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur dan layak dipuji. Nama-Nya mengatasi segala nama, tidak ada nama, tidak ada sifat, selain kepunyaan-Nya yang memiliki segala keluhuran. Keagungan-Nya mengatasi baik bumi maupun langit, dan biarlah semua penghuni baik itu bumi maupun sorga memuji-Nya, serta mengakui bahwa nama-Nya ditinggikan mengatasi segala puji dan hormat.
    III. Sebagian besar dari seluruh umat-Nya sendiri, yang dimuliakan-Nya dengan hak-hak istimewa, haruslah secara istimewa memberikan kemuliaan kepada-Nya (ay. 14).
        Amatilah:
        1. Kehormatan yang diberikan Allah kepada umat-Nya, kepada orang Israel, melambangkan kehormatan yang disediakan bagi semua orang percaya yang sungguh-sungguh, yaitu umat Israel Allah secara rohani. Ia meninggikan tanduk mereka, kecemerlangan mereka, kelimpahan mereka, kekuatan mereka. Umat Israel, dalam banyak hal, dihormati di atas bangsa mana pun, sebab mereka telah diangkat menjadi anak, telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian (Rm. 9:4). Adalah kehormatan mereka sendiri bahwa mereka merupakan umat yang dekat pada Allah, segulla-Nya, harta kesayangan-Nya. Mereka diperbolehkan masuk ke dalam pelataran-Nya, sementara orang asing yang datang mendekat harus dihukum mati. Mereka memiliki-Nya dekat dengan mereka dalam segala hal yang untuknya mereka berseru kepada-Nya. Sebelumnya berkat ini tidak sampai kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi, tetapi melalui Kristus, orang-orang yang tadinya jauh, dibuat menjadi dekat dengan darah-Nya(Ef. 2:13). Adalah kehormatan terbesar yang dapat diberikan kepada seorang manusia untuk dibawa mendekat kepada Allah, semakin dekat semakin baik. Yang terbaik dari semuanya adalah berada paling dekat dari semuanya di kerajaan kemuliaan.
        2. Kewajiban yang dituntut Allah dari umat-Nya dengan menimbang hal tersebut. Biarlah mereka yang dihormati Allah menghormati Dia: pujilah Tuhan. Biarlah Dia menjadi puji-pujian bagi semua orang yang dikasihi-Nya. Biarlah Dia menjadi tujuan pujian mereka. Sebab Dia adalah pokok pujian bagi mereka. Dialah pokok puji-pujianmu dan Dialah Allahmu (Ul. 10:21). Sebagian orang memahami tanduk umat-Nya di sini sebagai Daud, sebagai pelambang Kristus, yang ditinggikan Allah menjadi Pemimpin dan Juruselamat, yang memang merupakan puji-pujian bagi semua orang kudus-Nya dan akan tetap demikian sampai selama-lamanya. Sebab, melalui Dialah mereka menjadi umat yang dekat pada Allah.


Label:   Mazmur 148:7,12 











NEXT:
Khotbah HKBP Sabtu, 15 Agustus 2015 Ibrani 13:7


PREV:
Khotbah HKBP Kamis, 13 Agustus 2015 Roma 8:8


All Garis Besar:

Warning: include(htmArtikel/LISTGarisBesar.htm): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/hkbp.lagu-gereja.com/baca10.php on line 96

Warning: include(htmArtikel/LISTGarisBesar.htm): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/hkbp.lagu-gereja.com/baca10.php on line 96

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/LISTGarisBesar.htm' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/hkbp.lagu-gereja.com/baca10.php on line 96
All Khotbah HKBP
(32)
1 Korintus 12:6 (1)
1 Korintus 4:5 (1)
1 Petrus 1:3 (1)
1 Petrus 5:10 (1)
1 Raja-raja 8:29 (1)
1 Samuel 14:6 (1)
1 Samuel 16:7b (1)
1 Samuel 2:1-10 (1)
1 Tesalonika 4:17-18 (1)
1 Tesalonika 5:17 (1)
1 Tesalonika 5:18 (1)
1 Timotius 4:12 (1)
1 Timotius 4:16 (1)
1 Yohanes 1:3 (1)
2 Kor 12:2-10 (1)
2 Kor 4:13-5:1 (1)
2 Kor 5:6-10 (1)
2 Raja-Raja 5:17 (1)
2 Samuel 15:26 (1)
2 Tawarikh 18:4 (1)
2 Tes 3:16 (1)
2 Timotius 4:17 (1)
Amsal 16:33 (1)
Amsal 20:9 (1)
Amsal 4:7 (1)
Bilangan 14:19 (1)
Efesus 2:14 (1)
Efesus 4:1-16 (1)
Efesus 5:19 (1)
Efesus 6:13 (1)
Epesus 3:14-21 (1)
Filipi 1:6 (1)
Filipi 2:27 (1)
Filipi 4:19 (1)
Filipi 4:5 (1)
Galatia 4:14 (1)
Galatia 5:13 (1)
Ibrani 12:15 (1)
Ibrani 13:7 (1)
Kejadian 12:4 (1)
Kejadian 16:13 (1)
Kejadian 24:7 (1)
Kis 10:44-48 (1)
Kis 1:1-11 (1)
Kis 2:1-21 (1)
Kisah Para Rasul 10:28 (1)
Kisah Para Rasul 17:27 (1)
Kisah Para Rasul 4:5-12 (1)
Kisah Para Rasul 6:1-15 (1)
Kisah Para Rasul 8:26-40 (1)
Kisah Para Rasul 9:3-4 (1)
Kisah Rasul 11:23 (1)
Kolose 1:12 (1)
Kolose 3:17 (1)
Kor 8:7-15 (1)
Lukas 15:20b (1)
Lukas 18:7 (1)
Lukas 19:2-3 (1)
Lukas 1:30 (1)
Lukas 1:39-45 (1)
Lukas 1:51-52 (1)
Lukas 1:68 (1)
Lukas 21:25-36 (1)
Lukas 3:1-6 (1)
Lukas 3:7-18 (1)
Mark 10:2-16 (1)
Mark 12:28-34 (1)
Mark 6:14-29 (1)
Markus 10:17-31 (1)
Markus 10:35-45 (1)
Markus 10:46-52 (1)
Markus 13:1-8 (1)
Markus 4:38 (1)
Markus 5:36 (1)
Markus 6:30-34, 53-56 (1)
Markus 9:38-50 (1)
Matius 10:30-31 (1)
Matius 14:19-20 (1)
Matius 25:31-32 (1)
Matius 25:35-36 (1)
Matius 5:11 (1)
Matius 5:16 (1)
Matius 5:45 (1)
Matius 5:9 (2)
Matius 6:13 (1)
Mazmur 100:2 (1)
Mazmur 102:25 (1)
Mazmur 118:25 (1)
Mazmur 119:2 (1)
Mazmur 121:5-6 (1)
Mazmur 135:14 (1)
Mazmur 139:5 (1)
Mazmur 147:3 (1)
Mazmur 148:7,12 (1)
Mazmur 14:3 (1)
Mazmur 17:7 (1)
Mazmur 25:12 (1)
Mazmur 25:5 (1)
Mazmur 33:11 (1)
Mazmur 34:8 (1)
Mazmur 89:16-27 (1)
Mazmur 97:10 (1)
Ratapan 3:25 (2)
Roma 10:14 (1)
Roma 11:33 (1)
Roma 12:2 (1)
Roma 5:20 (1)
Roma 5:3-4 (1)
Roma 7:24-25 (1)
Roma 8:8 (1)
Ulangan 11:7 (1)
Ulangan 18:10,12 (1)
Ulangan 28:1a,6 (1)
Ulangan 6:1-2 (1)
Ulangan 6:6-7 (1)
Wahyu 11:15 (1)
Wahyu 16:7 (1)
Wahyu 21:6 (1)
Wahyu 3:8 (1)
Yakobus 1:19 (1)
Yakobus 5:13 (1)
Yakobus 5:8 (1)
Yehezkiel 11:19 (1)
Yehezkiel 34:2 (1)
Yehezkiel 37:14 (1)
Yehezkiel 37:26 (1)
Yeremia 10:6 (1)
Yeremia 29:13-14 (1)
Yeremia 2:27 (1)
Yeremia 31:8 (1)
Yeremia 32:19 (1)
Yeremia 9:23-24 (1)
Yesaya 2:11 (1)
Yesaya 40:29 (1)
Yesaya 45:15 (1)
Yesaya 52:10 (1)
Yesaya 53:11 (1)
Yesaya 53:5 (1)
Yesaya 54:8 (1)
Yesaya 66:2 (1)
Yesaya 9:1-6 (1)
Yoel 2:13 (1)
Yohanes 14:6 (1)
Yohanes 15:14 (1)
Yohanes 18:33-37 (1)
Yohanes 1:1-14 (1)
Yohanes 3:13-17 (1)
Yohanes 3:14 (1)
Yohanes 6:25, 41-51 (1)
Yohanes 6:37 (1)
Yohanes 6:51-58 (1)
Yohanes 6:56-69 (2)
Yohanes 8:12-19 (1)
Yosua 24:24 (1)
Yosus 24:14 (1)
Yunus 2:8 (1)




NEXT:
Khotbah HKBP Sabtu, 15 Agustus 2015 Ibrani 13:7


PREV:
Khotbah HKBP Kamis, 13 Agustus 2015 Roma 8:8

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de