BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 
View : 4084 kali

Download MP3 Music
Second Sunday after the Epiphany
Minggu, 17 Januari 2016
DescriptionIsaiah 62:1-5
Psalm 36:5-10
1 Corinthians 12:1-11
Yohanes 2:1-11
Konteks
Perkawinan di Kana
2:1 Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ; 2:2 Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu. 2:3 Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur." 2:4 Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba." 2:5 Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!" 2:6 Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung. 2:7 Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan merekapun mengisinya sampai penuh. 2:8 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu merekapun membawanya. 2:9 Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu -- dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya -- ia memanggil mempelai laki-laki, 2:10 dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang." 2:11 Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.


Penjelasan:
* Tanda pertama: air menjadi anggur (2:1-11)
Dalam percakapan antara Yesus dan ibu-Nya kita merasa disepelekan, karena banyak yang tidak dapat kita pahami dari kata-kata mereka, sama seperti perasaan kita waktu kita membaca percakapan antara Tuhan Yesus dan Natanael. Tetapi tiba-tiba kita sadar bahwa melalui kesaksian Yohanes kita menyaksikan suatu mujizat yang besar, yang pertama dari apa yang akan menjadi ketujuh tanda dalam Injil Yohanes. Kita sadar bahwa walaupun kita ditutup diluar percakapan Tuhan Yesus dengan Natanael (yang menghasilkan iman dalam hati Natanael), tetapi kita diajak ikut bersama pelayan-pelayan pernikahan dan murid-murid-Nya untuk menyaksikan pewujudan kemuliaan Tuhan Yesus, suatu mujizat yang menghasilkan iman dalam hati murid-murid-Nya.

Kita akan lebih mengerti Injil Yohanes jika kita tetap mengingat pasal 21:21-22, yang berkata "Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: 'Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?' Jawab Yesus: 'Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.'" Rupanya pewujudan kemulian Tuhan kepada Natanael merupakan suatu hal yang privat, bukan untuk kita, sedangkan pewujudan kemulian Tuhan di pernikaan di Kana diberitakan kepada kita.

* Yoh 2:11

2:11 Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

Ayat ini merupakan catatan Yohanes sebagai penulis, suatu catatan yang dimaksudkan untuk mengarahkan para pembaca supaya menganggapi peristiwa ini secara benar, sesuai dengan tujuannya, yang akan dicantumkan dengan jelas dalam pasal 20:31.

Kontras tersebut, antara adat orang Yahudi dan apa yang ada bagi kita dalam Tuhan Yesus, memang cukup nyata dalam peristiwa ini, dan akan menjadi semakin nyata setiap kali kontras ini diulangi melalui peristiwa-peristiwa lain. Meskipun demikian, kontras itu merupakan tema yang ada di latar belakang, bukan tema yang ditekankan oleh Yohanes. Bagi dia, yang harus ditekankan adalah penyataan kemuliaan Yesus Kristus, serta tanggapan murid-murid-Nya, yaitu iman. Apa yang tidak diungkapkan kepada para pembaca dalam pengalaman Natanael, sudah menjadi nyata dan jelas dalam pengalaman murid-murid-Nya pada waktu mereka hadir di pesta perkawinan dua orang tanpa nama di Kana.

Brown218 mengamati bahwa ada tujuh tanda dalam Injil Yohanes: tiga dari tujuh tanda itu juga diceritakan dalam Injil Sinoptik, dan tiga lagi adalah mujizat yang sejenis dengan apa yang terjadi dalam Injil Sinoptik, tetapi tanda ini adalah yang satu-satunya yang lain dari pada apa yang diceritakan dalam Injil Sinoptik.

Sarjana radikal tertentu berkata bahwa peristiwa yang dilaporkan dalam nas ini tidak pernah terjadi. Menurut mereka seluruhnya suatu lelucon. Menurut sarjana radikal itu, setelah mereka kehabisan anggur, air putih dihidangkan, dan dalam suasana meriah di pesta itu mereka main-main, seolah-olah air putih itu merupakan anggur, bahkan sampai ada tamu yang berseru, "Anggur ini lebih enak daripada anggur yang tadi!" Kemudian ada pelayan yang mendengar ucapan tersebut, dan dia menceritakan kepada orang banyak bahwa air putih itu telah menjadi anggur yang baik. Demikianlah, menurut beberapa sarjana radikal, lahirnya kisah air menjadi anggur di Kana.

Morris219 menjelaskan beberapa kelemahan dari pendapat sarjana radikal tersebut. Rasul Yohanes berkata bahwa suatu mujizat terjadi. Jika sarjana berkata tidak ada mujizat, mereka juga berkata bahwa Yohanes, yang nampaknya hadir di situ, berdusta. Kita harus memilih antara pendapat sarjana radikal dan kesaksian Rasul Yohanes. Selain itu, mujizat yang dicatat dalam nas ini juga sangat mempengaruhi murid-murid Yesus. Apakah perubahan yang besar itu, orang yang tidakpercaya menjadi orang yang percaya, dapat terjadi berdasarkan suatu lelucon? Padahal sebagai tamu di pesta itu mereka juga ikut minum. Tidakkah mereka dapat membedakan antara air putih dan anggur yang baik?

Sarjana radikal yang lain220 berkata bahwa peristiwa itu tidak pernah terjadi, tetapi pasal 2:1-11 itu dibentuk berdasarkan dongeng Dewa Dionysus,221 yaitu dewa tanaman (terutama anggur).222 Bukankah cara menulis itu sangat merusak kesaksian Yohanes, jika dia memakai dongeng yang juga diketahui oleh para pembaca pada zaman itu?

Yohanes mencatat apa yang dia saksikan di Kana. Jika kesaksian ini dibaca oleh orang Yahudi, mereka akan beranggapan heran, karena mereka mengerti dan mengaku bahwa hanya Tuhan Allah yang menciptakan anggur. (Atau mereka akan marah, karena Yesus mencemarkan tempayan yang disediakan untuk pembasuhan!) Sedangkan jika nas ini dibaca oleh orang kafir, mereka akan berpikir, "Wah, Dewa Dionysus tidak melakukan hal seperti itu bagi saya....223 Maka nas ini luar biasa karena sangat kontekstual bagi orang Yahudi, dan bagi orang bukan Yahudi.

Label:   Yohanes 2:1-11 











NEXT:
Khotbah HKBP Third Sunday after the Epiphany Minggu, 24 Januari 2016 - Lukas 4:14-21


PREV:
Khotbah HKBP Baptism of the Lord Minggu, Jan 10, 2016 - Lukas 3:15-17


All Garis Besar:

Warning: include(htmArtikel/LISTGarisBesar.htm): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/hkbp.lagu-gereja.com/baca10.php on line 96

Warning: include(htmArtikel/LISTGarisBesar.htm): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/hkbp.lagu-gereja.com/baca10.php on line 96

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/LISTGarisBesar.htm' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/hkbp.lagu-gereja.com/baca10.php on line 96
All Khotbah HKBP 2016
(12)
1 Timotius 6:6-19 (1)
2 Timotius 1:1-14 (1)
2 Timotius 2:8-15 (1)
Filipi 4:4-9 (1)
Ibrani 11:29--12:2 (1)
Kejadian 15:1-6 (1)
Kejadian 32:22-31 (1)
Lukas 10:1-11 (1)
Lukas 10:25-37 (1)
Lukas 11:1-13 (1)
Lukas 13:10-17 (1)
Lukas 14:1, 7-14 (1)
Lukas 14:25-33 (1)
Lukas 15:1-10 (1)
Lukas 16:1-13 (1)
Lukas 19:28-40 (1)
Lukas 2:22-40 (1)
Lukas 3:15-17 (1)
Lukas 3:15-22 (1)
Lukas 4:14-21 (2)
Lukas 4:21-30 (2)
Lukas 8:26-39 (1)
Lukas 9:28-36 (1)
Matius 27:57-66 (1)
Matius 6:1-21 (1)
Roma 15:4-13 (1)
Roma 1:1-7 (1)
Yesaya 1:10-18 (1)
Yesaya 35:1-10 (1)
Yohanes 12:1-11 (1)
Yohanes 12:1-8 (1)
Yohanes 12:20-36 (1)
Yohanes 13:21-32 (1)
Yohanes 20:1-18 (2)
Yohanes 2:1-11 (2)
Yohanes 3:13-17 (1)




NEXT:
Khotbah HKBP Third Sunday after the Epiphany Minggu, 24 Januari 2016 - Lukas 4:14-21


PREV:
Khotbah HKBP Baptism of the Lord Minggu, Jan 10, 2016 - Lukas 3:15-17

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de