BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 

View : 30622 kali

Download MP3 Music
Khotbah HKBP Jumat, 7 Agustus 2015
Yakobus 1:19

Konteks
Pendengar atau pelaku firman
1:19 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;


Penjelasan:
* cepat ... mendengar, lambat ... berkata-kata, // lambat ... marah
19. Di antara bagian ini dengan bagian sebelumnya mungkin ada hubungan. Nasihat yang kuat untuk cepat ... mendengar, lambat ... berkata-kata, dan lambat ... marah bisa merupakan acuan tentang adanya tuduhan dari para pembacanya terhadap Allah. Atau bisa juga ini hanyalah sebuah pernyataan yang umum mengenai cara mendengar dan berbicara.

* Kerohanian utuh
Dampak pembaruan dan pengaruh operasi firman dalam kehidupan orang Kristen harus menyangkut segala segi kehidupan. Tidak cukup mengakui diri beriman, sudah lahir baru, atau rajin mempelajari Alkitab. Itu semua harus diiringi oleh perilaku dan sikap sepadan.

Seorang Kristen menurut Yakobus adalah orang yang di dalam dirinya tertanam firman (1Ptr. 1:23). Firman Injil memperbarui hidup sehingga bukan hanya jadi pengetahuan, tetapi penghayatan kebenaran yang mewujud dalam perilaku sehari-hari. Misalnya dalam penggunaan lidah, firman menghendaki orang untuk lambat berbicara namun cepat mendengar (19). Kata-kata bisa jadi berkat, bisa juga mencelakakan. Perkataan yang tumpah ruah tidak akan berbuahkan kebenaran. Berkata-kata dengan benar adalah bentuk ibadah sejati (26). Pengendalian dalam berbicara terjadi bila orang tidak mengikuti emosi, khususnya amarah (20). Menaati firman juga mengakibatkan pertobatan yang terus menerus (21). Membuang segala dosa dan memberlakukan kebenaran harus terjadi sepanjang hidup orang beriman (21).

Oleh Yakobus firman disebut "hukum", maka firman perlu menguasai hidup orang percaya (25). Maksudnya, orang bukan sekadar tahu tetapi menjadikan firman sebagai prinsip hidup, norma mutlak yang sepenuhnya ditaati (23-25). Firman akan mendorong orang percaya melakukan ibadah yang murni, yaitu melayani yatim piatu dan para janda (27). Kelompok itu harus diperhatikan dalam rangka kesaksian kepada sekitar. Semua itu adalah ibadah yang murni dalam kehidupan yang mengalami pembaruan terus menerus.

Kesungguhan kita beriman kepada Kristus tercitra saat firman-Nya menjadi nyata dalam kehidupan: saat tingkah laku kita menjadi berkat bagi sesama dan pelayanan kita menjangkau orang yang memerlukan kasih Allah. Semuanya itu tak boleh tererosi meskipun keadaan tidak memihak kita. Juga bukan dengan alasan yang menguntungkan pribadi, melainkan karena kita telah mengalami penebusan-Nya.












Label:   Yakobus 1:19 











NEXT:
Khotbah HKBP Sabtu, 8 Agustus 2015 Yeremia 2:27


PREV:
Khotbah HKBP Kamis, 6 Agustus 2015 Yesaya 53:11


Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de