BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 

View : 9131 kali

Download MP3 Music
Khotbah HKBP Jumat, 21 Agustus 2015
1 Korintus 4:5

Konteks
4:5 Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.

Penjelasan:
* 1Kor 4:1-5
Di bagian ini penelitian terhadap penyebab terjadinya perpecahan diakhiri. Para hamba Allah adalah pelayan yang hanya diwajibkan untuk setia (ay. 1, 2). Mereka hanya akan dihakimi oleh Tuhan saja (ay. 3. 4). Oleh karena itu semua penghakiman harus menanti kedatangan-Nya yang kedua (ay. 5). Sebelumnya tidak boleh ada penghakiman!

* 1Kor 4:5 - Karena itu // waktu // apa yang tersembunyi dalam kegelapan // tiap-tiap orang // akan menerima pujian dari Allah
Karena itu (kesimpulan), sebab hanya Tuhan yang dapat menghakimi, maka penghakiman harus menantikan Dia. Pada waktu yang tepat Dia akan melaksanakannya dengan adil dan menyeluruh, dengan menyelidiki apa yang tersembunyi dalam kegelapan. Saat tersebut adalah kadatangan-Nya kembali (bdg. 1:7). Dan - yang sangat luar biasa - tiap-tiap orang (orang percaya) akan menerima pujian dari Allah.

* Jika ini adalah milikku, maka ... ?
Biasanya, kita akan melanjutkannya dengan "... saya bebas melakukan apa saja dengannya dan kepadanya." Benar demikian? Apa yang Paulus katakan dalam bagian ini memberikan kepada kita suatu pengertian yang agak berbeda tentang arti kepemilikian atau memiliki sesuatu.

Dalam bagian ini, Paulus meringkaskan argumen-argumen terdahulunya demikian: mengapa bermegah pada manusia; mengapa memfavoritkan seorang pelayan dan berselisih sehingga ada perpecahan? Semuanya tidak perlu, karena segala sesuatu adalah milik-"mu", milik jemaat Korintus (ayat 21,22). Argumen seperti ini menarik, karena bagi sebagian orang, masalah hak milik justru menjadi sumber perpecahan dan perselisihan. Lalu apa arti kepemilikan seperti ini? Jemaat Korintus memiliki segala sesuatu, karena mereka adalah milik Kristus, Sang Pemilik segala sesuatu. Mereka memiliki segala sesuatu dalam Kristus, oleh kasih karunia Allah, demi statusnya sebagai bait Allah: sebagai tempat Roh Allah nyata dalam kehidupan jemaat, sehingga menjadi alternatif ilahi yang kontras dengan gaya hidup kota Korintus yang dekaden.

Memiliki segala sesuatu dalam Kristus bagi orang percaya berimplikasi dua hal. Pertama, karena di dalam Kristus kita memiliki segala sesuatu, maka kita hanya dapat bermegah dalam Tuhan dan tidak mengandalkan diri sendiri. Hidup Kristen yang memiliki segala sesuatu adalah hidup yang mencari hikmat Allah dan taat kepada kehendak-Nya dalam segala sesuatu. Kedua, memiliki segala sesuatu di dalam Kristus berarti sadar bahwa kita semua adalah milik Kristus; hamba Kristus. Sesama hamba Kristus kita tidak diperkenankan untuk saling menghakimi, karena hanya Tuhanlah satu-satunya hakim.

Renungkan: Jangan biarkan hidup Anda menjadi hidup yang melulu mengumpulkan barang milik, tetapi hidup kehambaan. Karena hanya dalam Yesus Kristus Anda sejati telah memiliki segala sesuatu.


Label:   1 Korintus 4:5 











NEXT:
Khotbah HKBP Sabtu, 22 Agustus 2015 Ratapan 3:25


PREV:
Khotbah HKBP Kamis, 20 Agustus 2015 Yesaya 45:15


Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de