BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 

View : 9237 kali

Download MP3 Music
Kamis, 29 Oktober 2015
Yeremia 9:23-24
Konteks
Mengenal Allah adalah kebahagiaan manusia
9:23 Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, 9:24 tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."


Penjelasan:
* YANG MAU BERMEGAH, BAIKLAH BERMEGAH KARENA YANG BERIKUT. Nas : Yer 9:24
Kita tidak boleh membanggakan pengetahuan duniawi, kemampuan manusia, atau kekayaan dunia (ayat Yer 9:23); sebaliknya kita hanya boleh bermegah dan bersukacita karena hubungan pribadi kita dengan Tuhan dan kasih karunia-Nya, yang memungkinkan kita hidup benar. Semua nilai dunia ini hilang maknanya bilamana dibandingkan dengan pengenalan akan Allah. Nilai yang sesungguhnya terdiri atas menyerahkan diri kita kepada Tuhan Allah dan standar-standar-Nya serta membiarkan Dia memenuhi kita dengan Roh Kudus-Nya.

* Berubahlah sebelum dihukum
Allah yang kita sembah adalah Allah yang kudus (1Pet. 1:16). Allah yang kudus tidak mungkin akan membiarkan umat-Nya terus berbuat dosa tanpa menghukum mereka. Apakah yang harus dilakukan oleh umat Allah ketika mereka berada dalam penghakiman Allah?

Nas hari ini memanggil umat Israel untuk meratapi keadaan mereka yang sedang berada dalam penghakiman Allah (17-20). Ratapan atas hancurnya kota Yerusalem ditekankan dengan perintah untuk memanggil perempuan-perempuan yang berprofesi sebagai peratap untuk menangis dan meratap dengan suara nyaring (17). Bukan itu saja, semua anak perempuan juga dipanggil untuk meratap (20). Dahsyatnya kebinasaan yang dialami oleh umat Israel digambarkan Yeremia dengan sangat mengerikan (21-22).

Namun meratap saja tidak bisa menyelesaikan masalah. Israel akan binasa karena tidak mengenal Allah dan firman-Nya (Yer. 8:8-15). Oleh karena itu, mereka harus belajar mengenal Allah dengan benar. Mereka harus sadar bahwa kebanggaan terhadap diri sendiri adalah sia-sia (23). Mereka memerlukan pengenalan akan Allah sebagai Tuhan yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi. Sebagai umat Allah mereka juga harus mengikuti jejak Allah dan melakukan perbuatan-Nya, yakni kasih setia, keadilan, dan kebenaran, karena inilah yang disukai Allah (24). Dengan demikian barulah mereka dapat dipulihkan Tuhan.

Hukuman Allah juga dapat terjadi dalam kehidupan orang percaya. Karena itu kita harus belajar mengenal Allah dengan benar. Pengenalan yang benar akan Allah bukan saja meliputi pengenalan secara intektual, tetapi merupakan pengenalan secara menyeluruh, yang akan terwujud dalam tindakan sehari-hari melakukan kasih setia, keadilan, dan kebenaran.

Renungkan: Sebelum kita dihukum Allah sehingga kita harus menangis dan meratap, lebih baik kita hidup dalam kekudusan serasi dengan kekudusan Allah.

Label:   Yeremia 9:23-24 











NEXT:
Khotbah HKBP Jumat, 30 Oktober 2015 Kisah Para Rasul 17:27


PREV:
Khotbah HKBP Rabu, 28 Oktober 2015 1 Timotius 4:12


Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de