BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 

View : 6213 kali

Download MP3 Music
Khotbah HKBP
Senin, 14 Desember 2015
(1 Samuel 16:7b)

Khotbah Senin, 14 Desember 2015 1 Samuel 16:7b

Senin, 14 Desember 2015
1 Samuel 16:7b
Konteks
16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."

* Perawakan yang tinggi
7. Perawakan yang tinggi. Perawakan Saul yang tinggi merupakan salah satu syarat pengangkatannya sebagai raja, dan Samuel memandang perawakan Eliab yang tinggi juga namun kini dia Salah.

* Hikmat dan urapan Roh
Orang yang dipakai Tuhan, pasti Tuhan karuniai hikmat dan urapan Roh. Tanpa hikmat, pelayanan tak bisa dijalankan secara maksimal dan kehendak Tuhan tak bisa dilaksanakan dengan sempurna. Tanpa pengurapan Roh, maka yang dilakukan seseorang bukanlah pelayanan, tetapi hanya kegiatan agamawi semata, tanpa arah.

Samuel adalah seorang yang dikaruniai hikmat dan urapan Roh. Saat itu Samuel menghadapi dilema: ia harus menaati firman Tuhan untuk pergi mengurapi Daud, menggantikan Saul sebagai raja. Namun bila ia berterus terang akan misinya, Saul akan membunuh dia. Hikmat Tuhan menolong Samuel untuk menyatakan hal yang tepat. Dia diutus Tuhan untuk mengadakan upacara persembahan kurban. Nanti di tengah upacara tersebut, Tuhan akan menyatakan pengurapan-Nya. Hikmat Tuhan juga nyata ketika Samuel harus menemukan siapa di antara anak-anak Isai yang Tuhan pilih. Jelas kriteria Tuhan sangat berbeda daripada yang dipikirkan manusia: "Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati" (ayat 7b).

Daud yang diurapi Tuhan melalui Samuel adalah pemimpin yang diurapi. Pernyataan Alkitab sangat jelas. "berkuasalah Roh TUHAN atas Daud" (ayat 13b). Pada saat yang sama, Roh Tuhan undur daripada Saul (ayat 14). Memang pada masa Perjanjian Lama, Roh Kudus belum dicurahkan dalam hati orang percaya secara permanen. Roh Tuhan dicurahkan kepada orang-orang yang Tuhan pilih untuk melakukan tugas tertentu. Mereka yang tidak taat pada Tuhan akan mengalami nasib seperti Saul, ditolak Tuhan.

Apa yang nyata buat Samuel dan Daud seharusnya nyata pula buat kita hamba-hamba-Nya pada masa kini. Terlebih Roh Kudus sudah dicurahkan secara permanen di hati setiap orang percaya. Mari andalkan pimpinan Roh Kudus dan minta hikmat Allah dalam pelayanan kita agar dengan cerdik dan tulus (Mat. 10:16) kita menjadi berkat bagi sesama.



Label:   1 Samuel 16:7b 











NEXT:
Khotbah Selasa, 15 Desember 2015 Kolose 3:17


PREV:
Minggu, 13 Desember 2015 ADVENT III Third Sunday of Advent - Lukas 3:7-18


Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de