BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
|
Download MP3 Music Khotbah HKBP 2016 Khotbah HKBP Minggu, 11 Desember 2016 (Yesaya 35:1-10)Khotbah HKBP Minggu, 11 Desember 2016 - Yesaya 35:1-10Minggu, 11 Desember 2016 Yesaya 35:1-10 Keselamatan bagi umat TUHAN 35:1 Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga; 35:2 seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai. Kemuliaan Libanon akan diberikan kepadanya, semarak Karmel dan Saron; mereka itu akan melihat kemuliaan TUHAN, semarak Allah kita. 35:3 Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah. 35:4 Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!" 35:5 Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. 35:6 Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara; 35:7 tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam, dan tanah kersang menjadi sumber-sumber air; di tempat serigala berbaring akan tumbuh tebu dan pandan. 35:8 Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebutkan Jalan Kudus; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya. 35:9 Di situ tidak akan ada singa, binatang buas tidak akan menjalaninya dan tidak akan terdapat di sana; orang-orang yang diselamatkan akan berjalan di situ, 35:10 dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh. Penjelasan: * Berbeda sekali dengan hari depan orang-orang yang tidak bertobat, yaitu dunia yang menentang Allah, adalah hari depan umat Allah. 1, 2. Bermekarannya tumbuhan padang gurun melambangkan perubahan batin yang terjadi pada jiwa yang telah ditebus. Sebaliknya dari gersang tak berbuah dan mati secara rohani, muncul bunga cantik dari iman yang baru bersemi serta keagungan yang lebih matang dari pohon aras Libanon. Sampai tingkat tertentu, orang-orang yang ditebus ini mencerminkan kemuliaan sang Juruselamat yang telah datang untuk menebus mereka. 3, 4. Allahmu akan datang. Jaminan yang menghibur orang yang berputus asa dan berkecil hati, bahwa Tuhan akan campur tangan dalam kejadian-kejadian di dunia, untuk membuat masyarakat tunduk pada tuntutan keadilan dan untuk menyelamatkan umat-Nya dari para penindas mereka. 5-7. Suatu jaminan bahwa kekuatan Allah akan menggantikan ketidakberdayaan manusia. Orang-orang percaya akan dapat melihat kebenaran Allah dan mendengar suara-Nya, hidup menurut jalan-Nya tanpa rintangan, dan menyatakan kesaksian dan pujian. Kekayaan dan makanan yang memuaskan akan merupakan bagian tetap mereka, bukan lagi kepanasan serta kehausan seperti pada masa lalu ketika mereka belum lahir baru. Perhatikan, tanah pasir yang hangat, mungkin adalah istilah Ibrani untuk "fatamorgana di padang pasir," yang mengecoh orang haus yang berjalan di padang pasir dengan pandangan menyesatkan seolah-olah ada air di bawah langit di sana. 8-10. Umat yang ditebus akan hidup menurut jalan kudus, di mana kekotoran moral akan ditiadakan, demikian juga singa-singa rakus yang melambangkan kejahatan Iblis. Di jalan itu orang bodoh atau yang tidak berhati-hati pun, jika mereka telah ditebus dan lahir baru, bisa lewat dan tidak tersesat. Orang-orang yang pergi ke Kota Kudus melalui jalan raya ini dari Babel, yaitu Kota Kebinasaan, akan ditandai oleh sukacita khusus yang tidak dikenal oleh dunia, mereka akan menyanyikan pujian syukur yang tidak pernah bisa dinyanyikan oleh orang yang tidak diselamatkan. * Sulit memiliki konsep positif tentang hukuman dalam zaman ini. Menggandengkan Yesaya 34 dan 35 akan menolong kita memahami bahwa hukuman dan pembayaran terhadap hutang dosa, tidak dapat dipisahkan. Demikian juga pembaruan dari pemulihan tidak dapat dipisahkan. Karena Allah dan hukum-hukum-Nya kudus dan kasih adanya, kedua hal tersebut pun berjalan seiring. Hukuman atas dosa berakibat fatal. Gambaran-gambaran ngeri dalam pasal 35 disarikan dalam ayat 1: padang gurun dan padang tandus. Namun, Allah yang menghukum itu adalah juga Allah sumber hidup yang menerbitkan dan mengembalikan segala sesuatu menjadi baru dan indah. Kengerian akan diganti dengan kesukaan, kebinasaan akan ditaklukkan oleh kehidupan baru. Sukacita seperti apa akan terjadi? Pertama, sukacita yang mencelikkan mata yang buta dan menguatkan lutut yang gemetar (ayat 5-6a). Artinya sukacita karena terbukanya "mata" kita untuk melihat Tuhan sebagai penolong. Kedua, sukacita yang menyebabkan mata air di padang gurun memancarkan air segar dan tanah kersang (kering tidak subur) menjadi sumber-sumber air (ayat 6b-7). Kias ini ingin menekankan pembaruan yang ajaib dan dahsyat jauh melebihi kuasa pemerintahan ketika hukuman dijatuhkan. Ketiga, sukacita yang menghantarkan orang-orang yang diselamatkan Allah memasuki "Jalan kudus" (tempat suci) (ayat 8-9). Keempat, sukacita yang abadi (ayat 10). Sukacita dari Allah ini memberi kekuatan bagi kita untuk dapat berdoa di tengah kesulitan. Banyak hal yang dapat menyebabkan kita kehilangan sukacita, seperti: kesedihan, perasaan tertolak, kehilangan orang yang dikasihi, marah, iri hati, kebencian, dendam, permusuhan, dll. Bagaimana cara mengatasi hal ini? Pertama, memercayai janji pembelaan dari Tuhan sungguh nyata bagi kita. Tuhan tidak meninggalkan kita sendiri sebab dengan iman seseorang dibenarkan (Luk. 18:7-8). Kedua, tetap setia melakukan firman Tuhan, meski sendiri saja sebab pada waktu-Nya pasti Tuhan akan membela kita. Label: Yesaya 35:1-10
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, |
NEXT: Khotbah HKBP Minggu, 18 Desember 2016 - Roma 1:1-7 PREV: Khotbah HKBP Minggu, 04 Desember 2016 - Roma 15:4-13 Minggu, 25 Oktober 2026 Jamita HKBP Minggu, 25 Oktober 2026 - Mangalului Pangondianan di Goar ni Jahowa (Mencari Perlindungan pada Nama TUHAN) - Zefanya 3:9-15 Minggu, 18 Oktober 2026 Jamita HKBP Minggu, 18 Oktober 2026 - DEBATA DO MANJOU JALA MAMILLIT HAMU (DIPANGGIL DAN DIPILIH ALLAH) - 2 Petrus 1:3-10
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |