BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 
View : 2734 kali
Minggu, 3 September 2023
XIII DUNG TRINITATIS
Tutup Langgatan : Na Ratarata

Ev. 2 Korintus 8:1-7
Ep. 2 Tawarikh9:1-8

Ev. 2 Korintus 8:1-7
Pelayanan kasih
8:1 Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia. 8:2 Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. 8:3 Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka. 8:4 Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus. 8:5 Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami. 8:6 Sebab itu kami mendesak kepada Titus, supaya ia mengunjungi kamu dan menyelesaikan pelayanan kasih itu sebagaimana ia telah memulainya. 8:7 Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, -- dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami -- demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini.

Penjelasan:
* Perbuatan Amal Orang-orang Makedonia (2 Korintus 8:1-6)
Perhatikanlah di sini,
I. Rasul Paulus memanfaatkan teladan baik jemaat-jemaat di Makedonia, yaitu di Filipi, Tesalonika, Berea, dan lain-lain di wilayah Makedonia, untuk mendesak orang-orang Korintus dan orang Kristen di Akhaya untuk melakukan pekerjaan amal yang baik itu. Dan,
1. Dia memberi tahu mereka tentang kemurahan hati yang besar dari jemaat-jemaat di Makedonia itu, yang dia sebut sebagai kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat (ay. 1). Sebagian orang berpendapat bahwa kata-kata itu seharusnya diterjemahkan menjadi pemberian Allah yang diberikan di dalam atau melalui jemaat-jemaat. Sudah pasti yang dia maksudkan adalah pemberian-pemberian murah hati dari jemaat-jemaat ini, yang disebut sebagai kasih karunia atau pemberian Allah. Ini disebut demikian karena jumlahnya sangat besar, atau lebih karena perbuatan amal mereka kepada orang-orang kudus yang miskin itu memang berasal dari Allah sebagai perancangnya, dan disertai dengan kasih sejati kepada Allah, yang juga diwujudkan dengan cara ini. Kasih karunia Allah harus diakui sebagai akar dan sumber dari segala kebaikan yang ada di dalam diri kita, atau yang kita kerjakan, kapan saja. Dan jika kita dijadikan berguna bagi orang lain, dan siap sedia untuk pekerjaan baik apa pun, itu adalah kasih karunia dan kemurahan hati yang besar dari Allah, yang dianugerahkan kepada kita.
2. Dia memuji perbuatan amal orang-orang Makedonia itu, dan menyarankannya sebagai sesuatu yang membawa kebaikan. Dia memberi tahu jemaat Korintus,
(1) Orang-orang Makedonia sedang dalam keadaan sulit dan bersusah hati, namun mereka menyumbang untuk menolong orang lain. Mereka ada dalam pelbagai penderitaan dan sangat miskin (ay. 2). Itu adalah masa kesusahan besar bagi mereka, seperti yang dapat dilihat dalam Kisah Para Rasul 16. Orang-orang Kristen di daerah-daerah ini mengalami perlakuan buruk, yang membuat mereka jatuh miskin. Namun, karena mereka memiliki sukacita yang melimpah di tengah penderitaan, mereka kaya dalam kemurahan. Mereka memberi dari milik mereka yang sedikit, dengan percaya bahwa Allah akan memenuhi kebutuhan mereka, dan mencukupi kekurangan mereka.
(2) Mereka memberi sangat banyak, kaya dalam kemurahan (ay. 2), yaitu sangat murah hati seolah-olah mereka kaya. Sumbangan mereka banyak, bila dipikirkan keadaan mereka. Itu menurut kemampuan, bahkan melampaui kemampuan mereka (ay. 3), sebanyak yang benar-benar bisa diharapkan dari mereka, kalau bukan lebih. Perhatikanlah, walaupun manusia mungkin mengecam tindakan yang tidak bijak, namun Allah akan menerima semangat yang saleh, dari orang-orang yang melakukan perbuatan saleh dan amal yang nyata yang melampaui kekuatan mereka.
(3) Mereka sangat siap dan bersedia melakukan pekerjaan baik ini. Mereka dengan kerelaan sendiri (ay. 4), dan Paulus sama sekali tidak perlu mendesak dan menekan mereka dengan banyak alasan, bahkan mereka yang meminta dan mendesak kepada kami (ay. 4). Tampaknya Paulus ragu-ragu dalam menerima kepercayaan ini, karena dia ingin mengabdikan dirinya untuk firman dan doa. Atau mungkin juga dia menyadari betapa musuh-musuhnya siap untuk mencela dan merendahkan dia dalam setiap kesempatan. Dan mereka mungkin akan menentang dia karena jumlah yang diserahkan ke tangannya sangat besar, mencurigai atau menuduh dia tidak bijaksana dan pilih kasih sewaktu pembagian, atau bersikap tidak adil. Perhatikanlah, betapa harus hati-hatinya para hamba Tuhan, terutama dalam hal keuangan, supaya tidak memberi kesempatan kepada orang-orang yang mencari kesempatan untuk mencela!
(4) Perbuatan amal mereka didasarkan atas kesalehan sejati, dan ini sungguh merupakan pujian yang tinggi untuk perbuatan itu. Mereka melakukan pekerjaan yang baik ini dengan cara yang benar: Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian memberikan sumbangan mereka kepada kami oleh karena kehendak Allah (ay. 5), yaitu, sesuai seperti yang Allah kehendaki supaya mereka lakukan, atau untuk dipakai menurut kehendak Allah, dan untuk kemuliaan-Nya. Ini tampaknya melampaui harapan Rasul Paulus. Adalah lebih dari yang dia harapkan, melihat betapa hangat dan salehnya kasih sayang yang bersinar dalam diri orang-orang Makedonia ini, dan pekerjaan baik ini dilakukan dengan begitu penuh pengabdian dan khidmat. Mereka dengan khidmat, bersama-sama, dan dengan suara bulat, membuat penyerahan baru diri mereka, dan semua yang mereka miliki, kepada Tuhan Yesus Kristus. Mereka pernah melakukan hal ini sebelumnya, dan sekarang mereka melakukannya lagi pada kesempatan ini, menguduskan sumbangan mereka untuk kemuliaan Allah dengan pertama-tama memberikan diri mereka kepada Tuhan. 

Perhatikanlah,
[1] Kita harus memberikan diri kita kepada Allah. Kita tidak dapat mempersembahkan diri kita dengan lebih baik.
[2] Ketika memberikan diri kita kepada Tuhan, kita memberikan segala yang kita miliki, untuk dipanggil dan dipakai menurut kehendak-Nya.
[3] Apa pun yang kita pakai atau serahkan untuk Allah, itu hanya berarti memberikan kepada-Nya kepunyaan-Nya sendiri.
[4] Apa yang kita berikan atau persembahkan untuk kepentingan amal tidak akan diterima Allah, atau menjadi keuntungan kita, kecuali kita terlebih dulu memberikan diri kita kepada Tuhan.
II. Rasul Paulus memberi tahu mereka bahwa Titus diminta pergi dan mengumpulkan pemberian mereka (ay. 6), dan dia tahu bahwa Titus akan diterima dengan baik oleh mereka. Titus sudah per nah merasakan sambutan hangat dari mereka sebelumnya. Mereka telah menunjukkan kasih kepadanya, dan dia pun memiliki kasih yang besar untuk mereka. Selain itu, Titus sudah memulai pekerjaan ini di antara mereka, oleh karena itu dia diminta untuk menyelesaikannya. Jadi dengan mempertimbangkan segala sesuatunya, dia adalah orang yang pantas untuk dipekerjakan. Dan, ketika suatu pekerjaan yang sedemikian baik sudah sangat berhasil dikerjakan oleh tangan yang sangat baik, maka sayang jika tidak diteruskan dan diselesaikan. Perhatikanlah, adalah suatu tindakan yang bijaksana jika menggunakan alat yang tepat dalam pekerjaan yang kita inginkan berhasil. Dan pekerjaan amal akan sering berhasil baik ketika orang-orang yang paling tepat dipekerjakan untuk mengumpulkan dan mengelolanya.

* Dia meminta mereka mempertimbangkan keunggulan mereka dalam karunia-karunia dan anugerah-anugerah lain, dan ingin mereka unggul juga dalam karunia untuk berbuat amal ini (ay. 7). Kecakapan besar dan banyak keterampilan kudus digunakan oleh Rasul Paulus di sini. Ketika dia hendak membujuk orang-orang Korintus untuk hal baik ini, dia memuji mereka atas hal-hal baik lainnya yang ditemukan dalam diri mereka. Kebanyakan orang senang dipuji, terutama ketika kita meminta pemberian mereka untuk kita sendiri atau orang lain. Dan kita berutang kepada orang-orang yang memiliki anugerah Allah yang bersinar dalam diri mereka, untuk bersikap adil dengan memberikan pujian yang sepantasnya. Perhatikanlah di sini, dalam hal apa orang-orang Korintus kaya. Iman disebutkan pertama, karena itu adalah akarnya. Dan, karena tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah (Ibr. 11:6), maka orang-orang yang kaya dalam iman akan kaya juga dalam anugerah-anugerah dan pekerjaan-pekerja-an baik yang lain. Dan iman akan bekerja dan menampakkan diri melalui kasih. Kepada iman mereka ditambahkan perkataan, yang merupakan karunia yang sangat baik, dan banyak mendatangkan kemuliaan bagi Allah dan kebaikan bagi jemaat. Banyak orang beriman yang kurang dalam perkataan. Namun orang-orang Korintus ini mengungguli sebagian besar jemaat dalam karunia-karunia rohani, dan khususnya dalam perkataan. Dan pada diri mereka tidak ada tanda maupun bukti kebodohan, seperti yang ada pada banyak sekali orang, karena bersama perkataan mereka tampak terdapat juga pengetahuan, pengetahuan yang melimpah. Mereka memiliki perbendaharaan hal-hal baru dan lama, dan mereka mengeluarkan perbendaharaan ini dalam perkataan. mereka juga kaya dalam segala kerajinan (TB: kesungguhan untuk membantu). Orang-orang yang berpengetahuan hebat dan fasih lidah tidak selalu merupakan orang-orang Kristen yang paling rajin. Pembicara-pembicara besar tidak selalu merupakan pelaku-pelaku hebat. Tetapi orang-orang Korintus ini rajin untuk berbuat baik, seperti halnya dalam berpengetahuan dan berbicara yang baik. Dan lebih jauh lagi, mereka memiliki kasih yang melimpah bagi hamba Tuhan mereka. Mereka tidak seperti banyak sekali orang yang, karena memiliki karunia-karunia mereka sendiri, suka sekali meremehkan hamba-hamba Tuhan, dan mengabaikan mereka. Nah, kepada semua hal baik ini Rasul Paulus ingin mere ka menambahkan kasih karunia ini juga, yaitu kaya dalam perbuatan amal kepada orang miskin. Dengan demikian, di mana ada begitu banyak kebaikan ditemukan, masih dapat ditemukan lebih banyak lagi kebaikan. Sebelum melanjutkan dengan alasan lain lagi, Rasul Paulus berusaha mencegah timbulnya salah pengertian bahwa dia bermaksud memaksa mereka, atau mengikatkan beban berat pada mereka dengan wewenangnya. 



Ep. 2 Tawarikh 9:1-8
Kunjungan ratu negeri Syeba
9:1 Ketika ratu negeri Syeba mendengar kabar tentang Salomo, maka dengan pasukan pengiring yang sangat besar dan dengan unta-unta yang membawa rempah-rempah, banyak emas dan batu permata yang mahal-mahal datanglah ia ke Yerusalem hendak menguji Salomo dengan teka-teki. Setelah ia sampai kepada Salomo, dipercakapkannyalah segala yang ada dalam hatinya dengan dia. 9:2 Dan Salomo menjawab segala pertanyaan ratu itu; bagi Salomo tidak ada yang tersembunyi, yang tidak dapat dijawabnya untuk ratu itu. 9:3 Ketika ratu negeri Syeba melihat hikmat Salomo dan rumah yang telah didirikannya, 9:4 makanan di mejanya, cara duduk pegawai-pegawainya, cara pelayan-pelayannya melayani dan berpakaian, juru-juru minumannya dan pakaian mereka, dan korban bakaran yang biasa dipersembahkannya di rumah TUHAN, maka tercenganglah ratu itu. 9:5 Dan ia berkata kepada raja: "Benar juga kabar yang kudengar di negeriku tentang engkau dan tentang hikmatmu, 9:6 tetapi aku tidak percaya perkataan-perkataan mereka sampai aku datang dan melihatnya dengan mataku sendiri; sungguh, setengah dari hikmatmu yang besar itu belum diberitahukan kepadaku; engkau melebihi kabar yang kudengar. 9:7 Berbahagialah orang-orangmu, dan berbahagialah para pegawaimu ini yang selalu melayani engkau dan menyaksikan hikmatmu! 9:8 Terpujilah TUHAN, Allahmu, yang telah berkenan kepadamu sedemikian, hingga Ia mendudukkan engkau di atas takhta-Nya sebagai raja untuk TUHAN, Allahmu! Karena Allahmu mengasihi orang Israel, maka Ia menetapkan mereka untuk selama-lamanya, dan menjadikan engkau raja atas mereka untuk melakukan keadilan dan kebenaran."

Penjelasan:
* Kesaksian tentang kebesaran Tuhan.

Apabila Tuhan menyertai hidup seseorang atau suatu komunitas, penyertaan dan kehadiran-Nya itu dapat dirasakan pihak lain. Kesan adanya kekudusan, kasih, kewibawaan, dlsb. timbul dalam hati orang-orang yang pernah berjumpa dengan mereka yang dalam hidupnya Allah hadir secara kuat. Sebutlah contoh hidup orang-orang seperti John Sung, Ibu Teresa, atau para pengkhotbah berwibawa masa kini.Hal yang sama dialami Ratu Syeba dari Arab Selatan. Tujuan utamanya adalah berdagang. Pada waktu itu negerinya terkenal secara luas dalam perdagangan rempah-rempah. Tertarik oleh berita tentang hikmat yang Salomo miliki, Ratu Syeba sendiri langsung memimpin delegasi dagang itu. Akibatnya, bukan saja transaksi dagang yang terjadi, tetapi kesempatan menyaksikan penyertaan dan berkat Tuhan atas Salomo dalam bentuk hikmat administratif kenegaraan (ayat 2-5). Ratu Syeba bukan saja memuji Salomo dan segala kemegahannya melainkan terutama juga memuji Tuhan. Ketika ia menyebut, “terpujilah Tuhan Allahmu,” (ayat 8) pada hakikatnya Ratu Seba mengakui bahwa Tuhan Allah Salomo memang besar adanya dan Dialah yang membuat Salomo besar, berhikmat, dan menjadi berkat bagi rakyatnya. Tukar-menukar hadiah pun pada hakikatnya bukan saja saling menghargai, tetapi dalam catatan Tawarikh, ini dilihat sebagai cara untuk Tuhan menambahkan kekayaan Salomo.














NEXT:
Renungan HKBP SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 - MENYAMBUT KERAJAAN ALLAH SEPERTI ANAK KECIL - BACAAN PAGI (YEREMIA 3:1-10) - BACAAN MALAM (LUKAS 15:18-19)


PREV:
Renungan HKBP SABTU, 02 SEPTEMBER 2023 - MENSYUKURI KASIH SETIA TUHAN - BACAAN PAGI (YEREMIA 2:1-13) - BACAAN MALAM (MARKUS 10:17-27)

All Renungan HKBP 2023
(136)




NEXT:
Renungan HKBP SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 - MENYAMBUT KERAJAAN ALLAH SEPERTI ANAK KECIL - BACAAN PAGI (YEREMIA 3:1-10) - BACAAN MALAM (LUKAS 15:18-19)


PREV:
Renungan HKBP SABTU, 02 SEPTEMBER 2023 - MENSYUKURI KASIH SETIA TUHAN - BACAAN PAGI (YEREMIA 2:1-13) - BACAAN MALAM (MARKUS 10:17-27)

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de