BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 
View : 5274 kali

Download MP3 Music
Ash Wednesday
Rabu, 10 Februari 2016
DescriptionJoel 2:1-2, 12-17 or Isaiah 58:1-12
Psalm 51:1-17
2 Corinthians 5:20b-6:10
Matius 6:1-21
Konteks
Hal memberi sedekah
6:1 "Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga. 6:2 Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. 6:3 Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. 6:4 Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
Hal berdoa
6:5 "Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. 6:6 Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. 6:7 Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. 6:8 Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. 6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.) 6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. 6:15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."
Hal berpuasa
6:16 "Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. 6:17 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, 6:18 supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
Hal mengumpulkan harta
6:19 "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. 6:20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.


Penjelasan:
* Mat 6:1-4 - Sedekah // perbuatan-perbuatan kebenaran, // Di hadapan orang // (supaya dilihat mereka). Sedekah // Mencanangkan // Orang munafik // Mereka sudah mendapat upahnya // Bapa
Contoh pertama: sedekah. Sedekah. Naskah-naskah yang lebih baik mencantumkan perbuatan-perbuatan kebenaran, dan merupakan pendahuluan bagi seluruh pembahasan. Yang dibahas di sini adalah kebenaran praktis. Di hadapan orang. Sekalipun kita diperintah untuk memancarkan terang (5:16), perbuatan-perbuatan kebenaran tidak boleh dilakukan untuk memuliakan diri (supaya dilihat mereka). Sedekah yang tepat disebutkan dalam ayat 2 dan berarti pemberian dengan murah hati. Mencanangkan. Berarti menyebarluaskan. Orang munafik. Dari istilah Yunani untuk aktor yang memainkan suatu peranan. Mereka sudah mendapat upahnya. Penggunaan istilah ini secara komersial menunjukkan pembayaran lunas dengan tanda terima. Perbuatan kebenaran yang untuk pamer telah langsung mendapat pembayaran lunas; Allah tidak akan menambahkan apa-apa. Mereka yang senang memberikan sumbangan secara diam-diam akan memperoleh upah tersendiri, bukan dengan pujian manusia. namun oleh Bapa surgawi.

* Mat 6:5-15 - Berdiri dalam rumah-rumah ibadat // Masuklah ke dalam kamarmu // Bertele-tele // Bapa kami // Dimuliakan // Datanglah Kerajaan-Mu // Makanan kami secukupnya // pada hari ini // Seperti kami juga mengampuni // Janganlah membawa kami ke dalam pencobaan
Contoh kedua: doa. Berdiri dalam rumah-rumah ibadat. Ini merupakan cara (Mrk. 11:25) dan tempat berdoa yang umum dan tidak dilarang. Tetapi tujuan dari orang yang mengatakan bahwa waktu tiba saat berdoa ia terjebak di tempat yang mencolok itulah yang dikecam. Masuklah ke dalam kamarmu. Berdoa di depan umum tidak dinyatakan sebagai bersalah (Yesus sendiri berdoa di depan umum, Luk. 10:21, Yoh. 11:41, 42). tetapi memamerkan diri untuk sombong itulah yang salah. Berdoa secara pribadi merupakan dasar latihan yang paling baik untuk berdoa di depan umum. Bertele-tele (mengulang dengan sia-sia, maksudnya: mengoceh) merupakan ciri khas dari doa orang yang tidak mengenal Allah (kafir). seperti halnya orang munafik yang senang berlagak. Tindakan semacam itu menganggap doa sebagai usaha untuk mengatasi ketidaksediaan Allah untuk menjawab, dengan Cara membuat-Nya lelah mendengar kata-kata kita. Tetapi bukan sekadar panjangnya doa atau pengulangan yang dikecam oleh Kristus (Yesus berdoa sepanjang malam, Luk. 6:12 dan mengulangi permohonan-Nya, Mat. 26:44), melainkan motivasi yang. tidak pantas yang melatarbelakangi tindakan-tindakan itulah yang dikecam-Nya.

Yesus selanjutnya memberikan sebuah contoh tentang doa yang baik, doa yang lingkup serta ringkasnya mengagumkan. Sekalipun jelas doa itu tidak dimaksudkan untuk diucapkan karena takhayul (tindakan yang dikecam Yesus, ay. 7), dan tidak mencakup seluruh ajaran-Nya tentang doa (bdg. Yoh. 16:23, 24), doa ini tetap dapat dipakai (bukan sekadar diucapkan) dengan kesungguhan hati yang diucapkan oleh semua orang yang sungguh-sungguh percaya. Orang Kristen, tentu saja, akan menyadari berdasarkan pernyataan yang belakangan bahwa doa itu dimungkinkan karena jasa Kristus.

Bapa kami. Suatu bentuk sapaan yang tidak biasa dalam doa Perjanjian Lama, namun amat berarti bagi orang percaya Perjanjian Baru. Tiga permohonan pertama dari doa ini berkenaan dengan Allah dan rencana-Nya; dan empat permohonan terakhir berkenaan dengan manusia dan kebutuhannya. Dimuliakan. Di sini maksudnya adalah "disembah, diperlakukan sebagai kudus." Datanglah Kerajaan-Mu. Kerajaan Mesianis. Bukan hanya orang Yahudi tetapi semua orang percaya di dalam Kristus harus sangat menantikan kedatangan Kerajaan tersebut.

Makanan kami secukupnya. Permohonan pertama tentang kebutuhan pribadi mempergunakan istilah pada hari ini (setiap hari), yang hanya dijumpai satu kali saja di dalam bahasa Yunani sekular (Arndt, hlm. 296). Pandangan mengenai artinya berbeda di antara "setiap hari," "diperlukan untuk hidup," dan "untuk hari selanjutnya." Tetapi tidak ada alasan kuat untuk mengubahnya. Ampunilah kami akan kesalahan kami. Dosa dianggap sebagai hutang moral dan rohani terhadap kebenaran Allah. Tidak termasuk di sini dosa orang yang belum dilahirkan baru (doa ini hanya diajarkan kepada para murid saja), ini hanya mencakup dosa orang percaya yang harus diakui oleh mereka. Seperti kami juga mengampuni. Pengampunan dosa, entah di bawah Hukum Musa atau di dalam Gereja, senantiasa melalui kasih karunia Allah dan berlandaskan pada pendamaian Kristus. Sekalipun demikian, kasus seorang percaya yang mengaku dosa dan memohon pengampunan dari Allah tetapi ia sendiri tidak mengampuni orang lain bukan hanya tidak pantas, namun juga munafik. Kerelaan untuk mengampuni menjadi lebih mudah bagi orang Kristen apabila mereka ingat betapa besarnya pengampunan Allah kepada mereka (Ef. 4:32). Sikap tidak mau mengampuni itu dosa, dan karena itu perlu diakui juga. Janganlah membawa kami ke dalam pencobaan. Bandingkan Yakobus 1:13, 14; Lukas 22:40. Suatu permohonan kepada Allah yang mahakuasa agar memelihara si pemohon dari pencobaan yang tidak perlu. Pujian bagi Allah dalam 6:13 merupakan suatu sisipan liturgis dari I Tawarikh 29:11.

* Mat 6:12 - Waktu Yesus mendengar
Waktu Yesus mendengar. Pemenjaraan Yohanes, yang diikuti dengan penyebarluasan berita tersebut, menjadikan pengunduran diri Kristus suatu keperluan praktis demi pekerjaan-Nya.

* Mat 6:13 - Meninggalkan Nazaret
Meninggalkan Nazaret. Lukas 4:16-31 menunjukkan bahwa Kristus pindah ke Kapernaum karena ada usaha untuk membunuh-Nya setelah suatu kebaktian di sinagoge. Kapernaum menjadi tempat tinggal Yesus sepanjang sisa masa pelayanan-Nya.

* Mat 6:14-16 - Supaya genaplah firman // Seberang Sungai Yordan // Terang // kegelapan
Supaya genaplah firman. mengacu kepada Yesaya 9:1, 2 dengan pengutipan tempat-tempat geografis secara agak bebas. Seberang Sungai Yordan adalah ungkapan yang agak membingungkan, tetapi paling baik dipahami sebagai Perea, yang bersama dengan Galilea merupakan daerah perbatasan Israel. Wilayah ini, yang lebih terbuka terhadap pengaruh asing daripada di Yudea, memiliki penduduk yang sempurna, dan keadaan rohani orang-orang pada umumnya rendah. Kedatangan Terang yaitu Kristus ke wilayah kegelapan rohani tersebut telah dinubuatkan oleh sang nabi. dan sekarang nubuat tersebut digenapi.

* Mat 6:16-18 - Apabila kamu berpuasa
Contoh ketiga: puasa. Apabila kamu berpuasa. Hukum Musa (yang dianut oleh para pendengar Kristus) mewajibkan satu puasa setiap tahun, pada Hari Raya Pendamaian (Im. 16:29, merendahkan diri dengan berpuasa). Farisiisme menambahkan dua kali puasa seminggu, pada hari Senin dan Kamis, dan mempergunakannya sebagai saat pamer kesalahan. Tetapi, fungsi puasa sesungguhnya, ialah mengungkapkan kesedihan yang mendalam, dan untuk sementara orang mengerahkan seluruh tenaga untuk berdoa dan persekutuan rohani. Tetapi puasa yang memerlukan penonton hanya sekadar sandiwara saja. Yesus tidak mewajibkan puasa bagi murid-murid-Nya, walaupun puasa sukarela kadang-kadang tampak dilakukan gereja rasuli (Kis. 13:2, 3).

* Mat 6:17 - Bertobatlah
Bertobatlah. Pesan yang dikhotbahkan Yohanes Pembaptis di Yudea sekarang diberitakan oleh Yesus di Galilea (bdg. 3:2).
Wycliffe: Mat 6:19-24 - harta di bumi // ngengat // brosis, // pencuri // harta di surga // Pelita tubuh, // mata // mata, // baik // jahat - // Mamon
Contoh keempat: kekayaan. Kesalahan biasa yang pada umumnya dilakukan oleh orang Farisi dan Yahudi ialah terlalu menitikberatkan pada kekayaan materi sebagai tanda perkenan Allah. Yesus menerangkan bahwa harta di bumi ini mudah hilang, bisa habis karena ngengat (bdg. pakaian, ay. 25), karena dimakan (lebih besar kemungkinan diterjemahkan dari istilah brosis, bdg. makanan ay. 25), dan karena pencuri. Warga Kerajaan sebaiknya mengumpulkan harta di surga dengan mencari kebenaran secara sungguh-sungguh (lih. ay. 33). Pelita tubuh, yang menerima dan memancarkan terang adalah mata. Apabila mata, di sini dipakai secara kiasan untuk pemahaman rohani seseorang, itu baik (tunggal; lawan dari mendua), tidak terganggu oleh penglihatan ganda dalam hal kekayaan ini - suatu gangguan yang jahat - maka seseorang dapat melihat kekayaan sebagaimana adanya. Kemustahilan mengabdi kepada dua tuan di dalam hubungan tuan - budak merupakan sebuah ilustrasi yang sangat jelas. Mamon. Sekalipun asal katanya tidak jelas, tampaknya merupakan sebuah istilah Aram untuk kekayaan, dan di sini dipersonifikasikan. Perhatikan bahwa Yesus tidak mengecam kekayaan. tetapi keterikatan pada kekayaan.


Label:   Matius 6:1-21 











NEXT:
Khotbah HKBP Minggu, 14 Februari 2016 - Pencobaan di padang gurun - Lukas 4:1-13


PREV:
Transfiguration Sunday Minggu, 7 Februari 2016 - Lukas 9:28-36

All Khotbah HKBP 2016
(12)
1 Timotius 6:6-19 (1)
2 Timotius 1:1-14 (1)
2 Timotius 2:8-15 (1)
Filipi 4:4-9 (1)
Ibrani 11:29--12:2 (1)
Kejadian 15:1-6 (1)
Kejadian 32:22-31 (1)
Lukas 10:1-11 (1)
Lukas 10:25-37 (1)
Lukas 11:1-13 (1)
Lukas 13:10-17 (1)
Lukas 14:1, 7-14 (1)
Lukas 14:25-33 (1)
Lukas 15:1-10 (1)
Lukas 16:1-13 (1)
Lukas 19:28-40 (1)
Lukas 2:22-40 (1)
Lukas 3:15-17 (1)
Lukas 3:15-22 (1)
Lukas 4:14-21 (2)
Lukas 4:21-30 (2)
Lukas 8:26-39 (1)
Lukas 9:28-36 (1)
Matius 27:57-66 (1)
Matius 6:1-21 (1)
Roma 15:4-13 (1)
Roma 1:1-7 (1)
Yesaya 1:10-18 (1)
Yesaya 35:1-10 (1)
Yohanes 12:1-11 (1)
Yohanes 12:1-8 (1)
Yohanes 12:20-36 (1)
Yohanes 13:21-32 (1)
Yohanes 20:1-18 (2)
Yohanes 2:1-11 (2)
Yohanes 3:13-17 (1)




NEXT:
Khotbah HKBP Minggu, 14 Februari 2016 - Pencobaan di padang gurun - Lukas 4:1-13


PREV:
Transfiguration Sunday Minggu, 7 Februari 2016 - Lukas 9:28-36

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de