BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 
View : 3708 kali
IX DUNG TRINITATIS
Tutup Langgatan : Na Ratarata
Ev. Matius 14:13-21
Ep. Pengkhotbah 3:11-15
Topik:
SILEHONLEHON NI DEBATA DO SIPANGANON DOHOT SIINUMON
(MAKANAN DAN MINUMAN ADALAH PEMBERIAN ALLAH)

Jamita Sikkola Minggu :Jona 2:1-10
PHD Remaja: 1 Petrus 5:8-11
PHD Naposobulung : Mateus 3:1-11
PHD Ina : Ester 4:11, 5:1
PHD Ama : Parjamita 7:1-12
PHD Lansia:Jeremia 9:23-25

Ev. Matius 14:13-21
Yesus memberi makan lima ribu orang
14:13 Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka. 14:14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit. 14:15 Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa." 14:16 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan." 14:17 Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan." 14:18 Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku." 14:19 Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak. 14:20 Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh. 14:21 Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak.

Penjelasan:
* Mat 14:13-14 - Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia // mengambil jalan darat

13, 14. Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia. Pembunuhan Yohanes oleh Herodes dan perhatiannya sesudah itu kepada kegiatan-kegiatan Yesus mendorong dilakukannya penyingkiran ini. Alasan lain ialah kembalinya Dua Belas Murid dari misi mereka (Mrk. 6:30; Luk. 9:10). dan mereka memerlukan istirahat dari orang banyak serta pengajaran Yesus selanjutnya. Tetapi, tidak lama kemudian, Yesus mengorbankan privasi-Nya untuk melayani orang banyak yang mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat (berjalan kaki).

* Mat 14:15 - Menjelang malam // murid-murid-Nya // orang banyak itu pergi // hari sudah mulai malam

Menjelang malam. Orang Yahudi membedakan adanya dua sore. yang pertama dimulai sekitar jam tiga, dan kedua pada saat matahari terbenam (bdg. Kel. 12:6). Sore dalam ayat 15 ialah sore pertama; ayat 23 ialah sore kedua. Yang cocok adalah pemahaman bahwa Yohanes 6:5-7 terjadi sebelumnya. Tetapi sekalipun Yesus telah memperhadapkan Filipus dengan persoalan ini sebelumnya. tidak ada pemecahan yang dapat dicapai oleh murid-murid-Nya selain menyuruh orang banyak itu pergi. Dan hari sudah mulai malam di tempat yang sunyi ini.

* Mat 14:16-18 - Kamu harus memberi mereka makan // lima roti // dua ikan,

Kamu harus memberi mereka makan. Dengan memberikan tanggung jawab ini kepada murid-murid-Nya, Kristus bermaksud membangkitkan di dalam diri mereka suatu kesadaran bahwa pergaulan dengan diri-Nya mencakup persediaan bagi semua kebutuhan. Andreas menyebut tentang anak laki-laki yang mempunyai lima roti dan dua ikan, tetapi dia rupanya sama sekali tidak sadar akan berbagai kemungkinan ilahi (Yoh. 6:8, 9).

* Mat 14:19 - mengucap berkat // kepada orang banyak melalui murid-murid-Nya. 20. Potongan-potongan ... yang sisa // Dua belas bakul penuh

Tetapi Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di rumput dengan teratur, dan setelah Dia mengucap berkat atas roti dan ikan itu (sama dengan "mengucap syukur," Yoh. 6:11), Ia membagi-bagikan roti dan ikan itu kepada orang banyak melalui murid-murid-Nya. 20. Potongan-potongan ... yang sisa. Potongan roti yang tidak termakan (yang dimaksudkan bukan sekadar remah-remahnya). Dua belas bakul penuh. Keranjang anyaman kecil (berbeda dengan keranjang besar yang tercantum di dalam 15:37), yang dipakai untuk membawa barang ketika mengadakan perjalanan. Semua keranjang itu mungkin adalah kepunyaan para rasul, dan hasil pengumpulan potongan sisa tersebut mungkin cukup untuk perbekalan yang mereka butuhkan.

* Mat 14:21 - Lima ribu laki-laki tidak termasuk perempuan dan anak-anak

Lima ribu laki-laki tidak termasuk perempuan dan anak-anak. Dekatnya peristiwa ini dengan Paskah menunjukkan bahwa mereka ini mungkin berkumpul di Galilea untuk menuju ke Yerusalem.



* Lima Ribu Orang Diberi Makan (14:13-21)

    Kisah dalam perikop ini, mengenai Kristus yang memberi makan lima ribu laki-laki dengan lima roti dan dua ikan, dicatat oleh keempat penulis Injil, dan ini tidak biasanya, kalaupun ada, terjadi dengan mujizat-mujizat Kristus yang lain. Ini menunjukkan bahwa ada sesuatu di dalamnya yang patut mendapatkan ulasan khusus. Perhatikanlah:

    I. Orang banyak yang berbondong-bondong mengikuti Kristus, ketika Dia hendak mengasingkan diri ke tempat yang sunyi (ay. 13). Dia menyingkir untuk menyendiri ketika Dia mendengar, bukan tentang kematian Yohanes, melainkan tentang pikiran Herodes mengenai Dia, bahwa Dia adalah Yohanes Pembaptis yang sudah bangkit dari antara orang mati, sehingga membuat Herodes begitu takut terhadap Dia sampai sangat membenci-Nya. Dia berangkat ke tempat yang lebih jauh, untuk keluar dari wilayah hukum Herodes. Perhatikanlah, pada saat-saat yang berbahaya, ketika Allah membukakan pintu bagi kita untuk menghindar, tidaklah salah bagi kita untuk menyelamatkan diri, kecuali kita mempunyai panggilan yang khusus untuk bertahan di situ. Saat Kristus belum tiba, dan oleh sebab itu Dia tidak mau menyerahkan diri ke dalam penderitaan. Dia bisa saja mengamankan diri-Nya dengan kuasa ilahi, tetapi karena hidup-Nya dimaksudkan sebagai suatu teladan, Dia melakukannya dengan kebijaksanaan manusia. Yesus menyingkir dengan perahu. Tetapi kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Ketika orang banyak mendengarnya, mereka mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari berbagai daerah. Betapa Kristus sangat dikasihi orang banyak itu, sampai-sampai ketika Dia mengundurkan diri dari mereka, hal itu hanya membawa mereka datang mencari-Nya dengan keinginan yang lebih besar lagi. Di sini, seperti yang sering kali terjadi, genaplah nas Alkitab, yang mengatakan bahwa kepadanya akan takluk bangsa-bangsa (KJV: "Kepadanyalah orang-orang akan datang berkumpul"). Sepertinya, semakin banyak saja orang yang datang berbondong-bondong mengikuti Kristus setelah kematian syahid Yohanes daripada sebelumnya. Kadang kala penderitaan orang-orang kudus dijadikan sebagai sarana untuk memajukan Injil (Flp. 1:12), dan "darah para martir adalah benih Gereja." Sekarang kesaksian Yohanes telah berakhir, namun kesaksiannya itu tetap dikenang, dan semakin dikenang dan dikenang. Perhatikanlah:
        . Apabila Kristus dan firman-Nya menjauh dari kita, alangkah baiknya bagi kita untuk mengikutinya sekalipun darah dan daging merasa berat. Dahulukan apa yang terbaik bagi jiwa kita daripada segala keuntungan duniawi apa pun. Sesudah tabut perjanjian diangkat, kamu harus berangkat dari tempatmu dan mengikutinya (Yos. 3:3).
        . Orang-orang yang sungguh-sungguh haus akan air susu yang murni dan yang rohani tidak akan dapat bertahan menghadapi kesulitan-kesulitan yang akan mereka jumpai. Sekalipun itu daerah gurun, hadirat Kristus dan Injil-Nya sanggup membuatnya bukan hanya menjadi tempat yang dapat diterima, melainkan juga yang selalu diidamkan; Ia mengubah padang belantara menjadi taman Eden (Yes. 51:3; 41:19-20).

    II. Rasa kasih yang lembut dari Yesus Tuhan kita terhadap orang-orang yang mengikuti-Nya itu (ay. 14).
        . Ia memperlihatkan diri dan tampil di antara mereka. Walaupun Ia menyingkir demi keamanan dan ketenangan-Nya sendiri, Ia bersedia keluar dari peristirahatan-Nya itu saat melihat orang banyak begitu rindu untuk mendengar-Nya. Ia bersedia bekerja keras dan menampakkan diri demi kebaikan jiwa-jiwa, karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri.
        . Ketika Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya. Perhatikanlah, dengan melihat orang yang banyak jumlahnya seperti itu, hati kita memang bisa tersentuh oleh rasa kasih. Bila melihat begitu banyak orang, dan merenungkan betapa banyaknya jiwa kekal yang berharga ini, wajar saja bagi kita untuk merasa takut berapa banyak di antara mereka yang terlantar dan segera akan binasa, dan ini sungguh mendukakan hati. Tidak ada orang yang begitu mengasihani jiwa-jiwa seperti Kristus; tidak habis-habis rahmat-Nya.
        . Ia tidak hanya mengasihani mereka, tetapi juga menolong mereka. Banyak dari antara mereka yang sakit, dan Ia, dalam belas kasihan-Nya kepada mereka, menyembuhkan mereka, sebab Ia datang ke dunia untuk menjadi Penyembuh yang agung. Tidak lama kemudian, mereka semua merasa lapar, dan Ia, dalam belas kasihan-Nya kepada mereka, memberi mereka makan. Perhatikanlah, dalam semua kemurahan hati yang ditunjukkan Kristus kepada kita, Ia selalu tergerak oleh belas kasihan (Yes. 63:9).

    III. Ajakan para murid untuk membubarkan kumpulan orang banyak itu, dan penolakan Kristus terhadap ajakan itu.
        . Karena hari sudah menjelang malam, para murid meminta Kristus menyuruh orang banyak itu pergi. Mereka berpikir mereka sudah menyelesaikan pekerjaan yang baik untuk hari itu dan sekarang tiba saatnya untuk bubar. Perhatikanlah, murid-murid Kristus sering kali lebih berusaha menunjukkan kehati-hatian mereka daripada menunjukkan semangat mereka dan perasaan kasih mereka terhadap hal-hal mengenai Allah.
        . Kristus tidak mau membubarkan orang banyak itu dalam keadaan lapar, atau menahan mereka lebih lama di sana tanpa makanan, atau menyuruh mereka bersusah payah membeli makanan sendiri. Sebaliknya, Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan makanan bagi orang banyak itu. Demikianlah, dibandingkan dengan murid-murid-Nya, Kristuslah yang selalu bersikap lembut terhadap orang banyak itu. Apalah artinya belas kasihan manusia yang paling bermurah hati sekalipun, dibandingkan dengan rahmat Allah dalam Kristus? Lihatlah, betapa enggannya Kristus berpisah dengan orang-orang yang bertekad untuk melekat pada-Nya! Tidak perlu mereka pergi. Perhatikanlah, orang-orang yang memiliki Kristus sudah memiliki segala sesuatu yang perlu untuk hidup, mereka tidak perlu pergi mencari-cari kebahagiaan dan penghidupan dari ciptaan. Kalau orang sudah mendapatkan apa yang diperlukannya, tidak perlu sibuk mencari-cari lagi. Kristus juga tidak akan membebani para pengikut-Nya dengan pengeluaran yang tidak perlu, Ia akan membuat biaya untuk mengikuti-Nya itu murah.

        Jika orang banyak itu merasa lapar, memang mereka harus pergi, sebab itu memang suatu keharusan yang tidak usah diatur oleh hukum lagi, tetapi kamu harus memberi mereka makan. Perhatikanlah, Tuhan adalah untuk tubuh; tubuh itu adalah buatan tangan-Nya, bagian dari kuasa-Nya. Dia sendiri terbungkus dalam tubuh, supaya Dia dapat mendorong kita untuk bergantung pada-Nya untuk keperluan kebutuhan-kebutuhan jasmani kita. Tetapi Dia memberikan perhatian khusus kepada tubuh ketika tubuh digunakan secara khusus untuk melayani jiwa. Jika kita mencari dahulu Kerajaan Allah dan menjadikannya perhatian utama kita, maka kita boleh mengandalkan Allah untuk menambahkan hal-hal lainnya kepada kita, sejauh itu sesuai dalam pandangan-Nya, dan kita dapat menyerahkan segala kekhawatiran kita mengenai hal-hal lainnya itu kepada-Nya. Orang banyak ini baru mencoba-coba mengikuti Kristus, semangat mereka baru muncul, namun Kristus tetap memerhatikan mereka. Karena itu, terlebih lagi Dia akan memelihara orang-orang yang mengikuti-Nya dengan sepenuh hati.

    IV. Sedikit persediaan yang tersedia bagi orang banyak ini, dan di sini kita harus membandingkan jumlah tamu yang diundang dengan daftar makanan yang tersedia.
        . Jumlah tamu yang hadir ada lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak. Mungkin saja jumlah wanita dan anak-anak itu sama banyaknya dengan jumlah kaum pria, kalau tidak lebih banyak. Sungguh besar jumlah pendengar yang mendengarkan khotbah Kristus, dan cukup beralasan untuk menduga bahwa mereka memang bersungguh-sungguh dalam mendengarkan Dia. Namun, sepertinya sebagian besar dari pengajaran-Nya tidak menghasilkan apa-apa, kendati dengan segala semangat dan kegigihan yang tampak pada mereka ini. Mereka pergi begitu saja dan tidak mengikuti-Nya lagi, sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih. Lebih baik penerimaan atas firman Tuhan itu diukur melalui pertobatan daripada melalui banyaknya orang yang mendengarkannya, meskipun ini juga merupakan suatu pemandangan dan pertanda yang baik.
        . Daftar makanan yang tersedia sangat tidak seimbang dengan jumlah tamu yang hadir, yakni hanya lima roti dan dua ikan. Bekal ini dibawa-bawa para murid untuk keperluan mereka sendiri, karena mereka berada di tempat yang sunyi. Kristus bisa saja memberi murid-murid-Nya itu makan dengan mujizat, tetapi untuk memberikan teladan bagi kita agar kita menyediakan makanan bagi keluarga kita sendiri, Ia mau mereka menyediakan makanan bagi mereka sendiri dengan cara yang biasa. Di sini kita melihat makanan yang tidak banyak, tidak beragam, dan tidak mewah. Sepiring ikan bukanlah makanan langka bagi mereka yang adalah para nelayan, namun itulah makanan yang cocok bagi kedua belas murid itu. Dua potong ikan untuk makan malam mereka, dan roti yang mungkin cukup untuk satu atau dua hari. Tidak ada anggur atau minuman keras di sini. Air jernih dari sungai-sungai di padang belantara itulah minuman terbaik yang harus mereka minum untuk menemani makanan mereka. Namun dari semuanya ini Kristus akan memberi makan orang banyak. Perhatikanlah, orang yang hanya mempunyai sedikit, ketika ada keperluan yang sangat mendesak, harus membantu melegakan orang lain dengan yang sedikit itu, sebab itulah cara untuk membuatnya lebih banyak. Sanggupkah Allah menyajikan hidangan di padang gurun? Ya, Dia sanggup, dan bila dihendaki-Nya, dengan sangat berlimpah.

V. Makanan dibagi-bagikan dengan melimpahnya kepada orang banyak (ay. 18-19). Bawalah ke mari kepada-Ku. Perhatikanlah, bila kita ingin mendapatkan kenikmatan hidup, yang sungguh-sungguh nikmat, bawalah apa yang mau kita nikmati itu kepada Kristus, sebab segala sesuatu dikuduskan oleh firman-Nya dan melalui doa kepada-Nya. Itulah yang membuat kita sejahtera dan makmur, karena apa yang kita serahkan ke dalam tangan Yesus Tuhan kita, itu akan dipakai-Nya sesuai kehendak-Nya; dan ketika kita mengambilnya kembali, itu akan berlipat ganda manisnya bagi kita. Apa yang kita berikan dalam kasih harus kita bawa terlebih dulu kepada Kristus, agar Ia dapat menerimanya dengan senang hati dari tangan kita, dan memberkatinya dengan senang hati bagi orang-orang yang menerimanya. Inilah yang dinamakan perbuatlah itu seperti kepada Tuhan.
    
VI. Rasa puas yang tidak terkatakan dari para tamu atas persediaan makanan itu. Walaupun perbandingannya sangat tidak seimbang, ada cukup makanan dan bahkan sampai tersisa.
        . Ada cukup banyak makanan. Mereka semuanya makan sampai kenyang. Perhatikanlah, orang-orang yang diberi makan oleh Kristus akan dikenyangkan-Nya, demikianlah bunyi janji dalam Mazmur 37:19, mereka akan menjadi kenyang. Karena ada cukup banyak makanan bagi semua, mereka semuanya makan; jadi ada cukup untuk setiap orang, mereka menjadi kenyang. Meskipun hanya ada sedikit, tetapi cukup, malah sama baiknya seperti sebuah perjamuan pesta. Perhatikanlah, berkat Allah dapat mengubah yang sedikit menjadi sangat banyak; sebaliknya pula, jika Allah menghancurkan apa yang kita miliki, maka kita akan makan, tetapi tidak sampai kenyang (Hag. 1:6).
        . Masih terdapat sisa. Orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh, satu bakul untuk setiap rasul. Dengan demikian apa yang mereka berikan kembali lagi kepada mereka, bahkan dalam jumlah yang jauh lebih besar. Karena mereka tidak pilih-pilih, mereka mau menyimpan potongan-potongan roti yang tersisa ini untuk lain waktu, dan mereka bersyukur karenanya. Hal ini terjadi untuk menyatakan dan memperbesar mujizat itu, dan untuk menunjukkan bahwa penyediaan yang dibuat Kristus bagi orang-orang kepunyaan-Nya tidaklah hanya seadanya dan sedikit, melainkan bergelimang dan berlimpah, ada banyak makanan, dan berlimpah-limpah (Luk. 15:17), suatu kepenuhan yang melimpah ruah. Cara Elisa melipatgandakan roti agak mirip dengan ini, namun kalah jauh dibandingkan dengannya. Begitulah, orang akan makan, bahkan akan ada sisanya (2Raj. 4:43).

        Kuasa ilahi yang samalah, walaupun memakai cara biasa, yang melipatgandakan benih yang ditabur di tanah setiap tahun, dan yang membuat tanah memberi hasilnya, sehingga apa yang ditaburkan dalam beberapa genggam akan dibawa pulang dengan berberkas-berkas. Hal itu terjadi di pihak TUHAN. Oleh Kristuslah semua yang terjadi di alam semesta ini ada, dan dengan kuasa firman-Nyalah semuanya itu ditopang.


Ep. Pengkhotbah 3:11-15
3:11 Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. 3:12 Aku tahu bahwa untuk mereka tak ada yang lebih baik dari pada bersuka-suka dan menikmati kesenangan dalam hidup mereka. 3:13 Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah. 3:14 Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia. 3:15 Yang sekarang ada dulu sudah ada, dan yang akan ada sudah lama ada; dan Allah mencari yang sudah lalu.

Penjelasan:
* Pkh 3:11 - Segala sesuatu indah // Segala sesuatu // Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka // world // tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah;

Segala sesuatu indah. Walaupun Perjanjian Lama umumnya memakai kata indah dalam arti keindahan fisik, tampaknya ini adalah kiasan untuk konsep seperti dalam Kejadian 1:31, bahwa keadaan semua ciptaan adalah "baik." Segala sesuatu adalah tepat seperti yang Allah inginkan. Frasa Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka (AV, he hath set the world in their heart) memiliki banyak tafsiran. Terjemahan AV, world (dunia), agak kaku dalam konteksnya dan bertentangan dengan pemakaian kata itu di tempat lain. Ayat-ayat sebelumnya kelihatannya mengharuskan kata itu diterjemahkan dengan arti lazimnya yaitu "kekekalan." Penulis menunjukkan perbedaan antara waktu (kejadian-kejadian tersendiri) dengan kekekalan (kesinambungan waktu yang tidak dapat diketahui batas-batasnya). Allah telah mengatur segala kejadian dalam hidup ini menurut kehendak-Nya. Dia juga telah memberi manusia akal budi atau pikiran yang bisa melihat di luar kejadian-kejadian sehari-hari, bahkan sampai kehidupan yang luas. Meskipun demikian, akal budi manusia terbatas, sehingga tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah; manusia tidak pernah dapat menjawab semua paradoks kehidupan. Allah telah memberi manusia daya nalar, tetapi Dia tidak memberi cukup bagi manusia untuk dapat membuka semua misteri.

* Pkh 3:15 - Allah mencari yang sudah lalu

Allah mencari yang sudah lalu. Harfiahnya, Allah mencari yang dikejar. Maksudnya, Allah telah menetapkan siklus kejadian yang terus-menerus dalam hidup ini, sehingga masing-masing memiliki masa yang sudah ditentukan sebelumnya. Itu adalah gambaran mengenai Allah yang terus mencari hal-hal yang telah lalu untuk melihatnya dan membuatnya kembali terjadi.













NEXT:
Renungan HKBP Minggu, 13 Agustus 2023 - MENJADI BERKAT DI DALAM TUHAN - Ev. Kejadian 39:1-5 (Penjelasan) - Ep. Matius 8:5-13 (Penjelasan) - X DUNG TRINITATIS


PREV:
Renungan HKBP Minggu, 30 Juli 2023 - PANDONGANION DOHOT PANGARAMOTION NI DEBATA (ALLAH YANG MENYERTASI DAN MELINDUNGI) - Ev. 1 Musa 18:10-22 Ep. 2 Korint 13:5-13 - VIII DUNG TRINITATIS

All Renungan HKBP 2023
(136)




NEXT:
Renungan HKBP Minggu, 13 Agustus 2023 - MENJADI BERKAT DI DALAM TUHAN - Ev. Kejadian 39:1-5 (Penjelasan) - Ep. Matius 8:5-13 (Penjelasan) - X DUNG TRINITATIS


PREV:
Renungan HKBP Minggu, 30 Juli 2023 - PANDONGANION DOHOT PANGARAMOTION NI DEBATA (ALLAH YANG MENYERTASI DAN MELINDUNGI) - Ev. 1 Musa 18:10-22 Ep. 2 Korint 13:5-13 - VIII DUNG TRINITATIS

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de