BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 
View : 2871 kali
MINGGU JUDIKA, 26 MARET 2023
LAKUKANLAH KEADILAN DAN KEBENARAN
BE. 730:1-2 SAI PATAU MA AU TUHAN
Sai patau ma diringku ale Tuhan,
Papatarhon HinauliMi Tuhan,
Suru ma tondiMi saor tu rohangki,
Lao papatar HolongMu tu donganki.
Sai patau ma diringku ale Tuhan,
Papatarhon hinauliMi Tuhan,
Suruma TondiMi saor tu rohangki
Patariparhon basaM tu donganki
EPISTEL (KISAH PARA RASUL 6:1-7)
EVANGELIUM (YEHEZKIEL 45:9-17)
Sahabat Ikutlah Aku yang dikasihi Tuhan Yesus ! Para pemimpin atau raja pada masa nabi Yehezkiel yang selalu berprilaku jahat dan kejam terhadap rakyatnya. Sehingga Allah menyatakan melalui nabi Yehezkiel bahwa pada suatu saat nanti, para raja Israel tidak lagi menindas umat Allah, nubuat Allah ini tentu melegakan bangsa Israel. Firman Tuhan dalam minggu ini menyatakan pemulihan dari Allah dimana tidak akan terjadi lagi kekerasan, ketidak adilan atau merampas hak orang lain. Nabi Yehezkiel memberitakan bahwa penderitaan oleh karena ketidakadilan dari para raja itu tidak berlangsung selamanya sebab Allah menjanjikan datangnya saat keadilan dan kebenaran ditegakkan. Nubuatan ini memberi pengharapan akan masa depan yang lebih baik bagi umat Israel. Pemimpin yang berlaku jahat terhadap bangsa Israel bukanlah datang dari bangsa yang lain tetapi sebangsa dengan mereka. Raja-raja Israel lupa jika mereka dipilih oleh Allah dan bahwa Allah telah menetapkan mereka untuk hidup takut akan Allah dan berpegang pada hukum-Nya. Selain itu, mereka juga mengabaikan tanggung-jawab sebagai pemelihara kerohanian umat Tuhan. Kegagalan ini tentu membangkitkan murka Allah, lalu mengutus nabi Yehezkiel untuk mengecam dan memperingatkan mereka, katanya : “Beginilah firman Tuhan ALLAH: “Cukuplah itu, hai raja-raja Israel, jauhkan kekerasan dan aniaya, tetapi lakukanlah keadilan dan kebenaran;…” Para pemimpin seharusnya menjalankan tanggung-jawabnya dalam mengelola pemerintahan untuk mensejahterakan rakyatnya bukan sebaliknya. Memang selama kita hidup di dunia ini selalu ada kesulitan dan penderitaan kita lalui, meskipun demikian, ingatlah bahwa tersedia segala yang indah bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Untuk itu hiduplah dengan mengingat pengharapan dan kuat dalam melangkah serta menyatakan keadilan dan kebenaran Tuhan. Amin
DOA:
“Allah Bapa sumber maha kasih, ajarlah kami menyatakan keadilan dan kebenaranMu dengan tidak melaku hal-hal yang membuat orang tersakiti dan berduka tetapi berpengharapan padaMu. Amin”

-------------------------------------------------------------

Ev. Yehezkiel 45:9-17
Tugas umat TUHAN dan tanggung jawab raja
45:9 Beginilah firman Tuhan ALLAH: "Cukuplah itu, hai raja-raja Israel, jauhkanlah kekerasan dan aniaya, tetapi lakukanlah keadilan dan kebenaran; hentikanlah kekerasanmu yang mengusir umat-Ku dari tanah miliknya, demikianlah firman Tuhan ALLAH. 45:10 Neraca yang betul, efa yang betul dan bat yang betullah patut ada padamu. 45:11 Sepatutnyalah efa dan bat mempunyai ukuran yang sama yang ditera, sehingga satu bat isinya sepersepuluh homer, dan satu efa ialah sepersepuluh homer juga; jadi menurut homerlah ukuran-ukuran itu ditera. 45:12 Bagi kamu satu syikal sepatutnya sama dengan dua puluh gera, lima syikal, ya lima syikal dan sepuluh syikal, ya sepuluh syikal, dan lima puluh syikal adalah satu mina. 45:13 Inilah persembahan khusus yang kamu harus persembahkan: seperenam efa dari sehomer gandum dan seperenam efa dari sehomer jelai. 45:14 Tentang ketetapan mengenai minyak: sepersepuluh bat dari satu kor; satu kor adalah sama dengan sepuluh bat. 45:15 Seekor anak domba dari setiap dua ratus ekor milik sesuatu kaum keluarga Israel. Semuanya itu untuk korban sajian, korban bakaran dan korban keselamatan untuk mengadakan pendamaian bagi mereka, demikianlah firman Tuhan ALLAH. 45:16 Seluruh penduduk negeri harus mempersembahkan persembahan khusus ini kepada raja di Israel. 45:17 Dan rajalah yang bertanggung jawab mengenai korban bakaran, korban sajian, korban curahan pada hari-hari raya, bulan-bulan baru, hari-hari Sabat dan pada setiap perayaan kaum Israel. Ialah yang akan mengolah korban penghapus dosa, korban sajian, korban bakaran dan korban keselamatan untuk mengadakan pendamaian bagi kaum Israel."

Penjelasan:
* Yehezkiel 45:9-12
Beginilah firman Tuhan ALLAH: "Cukuplah itu, hai raja-raja Israel, jauhkanlah kekerasan dan aniaya, tetapi lakukanlah keadilan dan kebenaran; hentikanlah kekerasanmu yang mengusir umat-Ku dari tanah miliknya, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Neraca yang betul, efa yang betul dan bat yang betullah patut ada padamu. Sepatutnyalah efa dan bat mempunyai ukuran yang sama yang ditera, sehingga satu bat isinya sepersepuluh homer, dan satu efa ialah sepersepuluh homer juga; jadi menurut homerlah ukuran-ukuran itu ditera. Bagi kamu satu syikal sepatutnya sama dengan dua puluh gera, lima syikal, ya lima syikal dan sepuluh syikal, ya sepuluh syikal, dan lima puluh syikal adalah satu mina."

Allah mengidentifikasi raja-raja yang bengis di masa lalu sebagai penindas yang merampas tanah (ay. 9). Berdasarkan pada tanggung jawab moral mereka, "raja-raja Israel" dipanggil untuk melakukan hal berikut ini: 1) "Jauhkanlah kekerasan." Cara mereka memperlakukan rakyat mereka sendiri adalah memalukan. Mereka mengambil apa yang mereka inginkan dengan biaya apapun, bahkan kekerasan. Para raja itu terbiasa menggertak rakyat mereka. 2) "Jauhkanlah … aniaya." Para raja itu tidak melakukan apa yang akan membangun bangsa, tetapi membuat keputusan yang menimbulkan kehancuran. 3) "Lakukanlah keadilan." Yang diharapkan adalah perlakuan yang adil terhadap rakyat. Para raja harus jangan memiliki neraca yang tidak adil yang ujung-ujungnya menguntungkan mereka sendiri (lihat ay. 10). Rakyat perlu tahu bahwa raja mereka memikirkan kepentingan terbaik mereka. Mereka perlu tahu bahwa mereka bisa mempercayai dia. 4) "Lakukanlah … kebenaran." Raja harus benar-benar berkomitmen kepada Tuhan-"orang yang sungguh-sungguh saleh, orang yang mau "melakukan" kebenaran. Ia bersedia melakukan bahkan "hukum-hukum kecil" Allah, tidak mengabaikan atau mengecilkan perintah-perintah atau ketetapan-ketetapan Allah. 5) "Hentikanlah kekerasanmu yang mengusir umat-Ku." Rakyat itu telah ditindas dengan pajak yang berlebihan. Raja harus mengakhiri praktik-praktik itu.

Di dalam ayat 10 dan 11, Yehezkiel memperluas persyaratan untuk kejujuran dalam berurusan dengan orang. Raja harus menggunakan standar ukuran yang tepat. Satu "efa" (sekitar satu gantang, atau 35,2 liter) adalah ukuran kering; "bat" (sekitar 19 liter) adalah ukuran benda cair. Satu bat harus mengandung sepersepuluh "homer" (sekitar 183 liter). Homer harus digunakan sebagai "standar" dasar untuk semua pengukuran, sehingga semua bisnis bisa dilakukan secara adil.

Sebagai tambahan bagi poin di atas, penglihatan Yehezkiel itu meminta raja menetapkan ukuran berat (ay. 12). Satu "syikal" (sekitar 0,4 ons, atau 11,3 gram) akan sama dengan "dua puluh gera beratnya." Enam puluh "syikal" harus setara dengan satu "maneh" (mina). Allah meminta timbangan berat yang adil! Hari-hari penindasan melalui transaksi bisnis yang tidak adil telah berakhir.

* Yehezkiel 45:13-17

Inilah persembahan khusus yang kamu harus persembahkan: seperenam efa dari sehomer gandum dan seperenam efa dari sehomer jelai. Tentang ketetapan mengenai minyak: sepersepuluh bat dari satu kor; satu kor adalah sama dengan sepuluh bat. Seekor anak domba dari setiap dua ratus ekor milik sesuatu kaum keluarga Israel. Semuanya itu untuk korban sajian, korban bakaran dan korban keselamatan untuk mengadakan pendamaian bagi mereka, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Seluruh penduduk negeri harus mempersembahkan persembahan khusus ini kepada raja di Israel. Dan rajalah yang bertanggung jawab mengenai korban bakaran, korban sajian, korban curahan pada hari-hari raya, bulan-bulan baru, hari-hari Sabat dan pada setiap perayaan kaum Israel. Ialah yang akan mengolah korban penghapus dosa, korban sajian, korban bakaran dan korban keselamatan untuk mengadakan pendamaian bagi kaum Israel.

Umat itu dipanggil untuk memberikan "persembahan kepada raja" (ay. 13-16). Ini mungkin terkait dengan pelbagai perayaan.

Selanjutnya, raja itu diberi tanggung jawab khusus untuk masing-masing perayaan: menyediakan "persembahan" yang ditentukan (ay. 17). Perintah ini bukan bagian dari hukum Musa; melainkan masing-masing telah diperintahkan untuk memberi secara proporsional, sebagaimana ia telah diberkati. Persyaratan baru ini menunjukkan bahwa Tuhan menuntut raja untuk secara aktif terlibat di dalam perayaan keagamaan rakyat itu. Pemimpin Israel harus menjadi peserta yang antusias dalam ibadah kepada Tuhan, menunjukkan kebenarannya di hadapan rakyat itu.












NEXT:
SENIN, 27 MARET 2023 SERIUS DALAM PELAYANAN - BACAAN PAGI (MARKUS 14:12-16) - BACAAN MALAM (MATIUS 6:5-8)


PREV:
Renungan HKBP Sabtu, 25 Maret 2023 - MENGASIHI TUHAN DENGAN MENJAUHI KEFASIKAN ! - BACAAN PAGI (MARKUS 14:1-11) - BACAAN MALAM (IBRANI 13:1-3)

All Renungan HKBP 2023
(136)




NEXT:
SENIN, 27 MARET 2023 SERIUS DALAM PELAYANAN - BACAAN PAGI (MARKUS 14:12-16) - BACAAN MALAM (MATIUS 6:5-8)


PREV:
Renungan HKBP Sabtu, 25 Maret 2023 - MENGASIHI TUHAN DENGAN MENJAUHI KEFASIKAN ! - BACAAN PAGI (MARKUS 14:1-11) - BACAAN MALAM (IBRANI 13:1-3)

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de