BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
|
Renungan HKBP 2026 Yosua 21:43-45Jamita HKBP Minggu, 2 Agustus 2024 - SAI NA SAUT DO NA PINARBAGA NI JAHOWA (Apa yang dijanjikan TUHAN pasti terlaksana) - Yosua 21:43-45 - MINGGU IX DUNG TRINITATIS I. TUHAN ADALAH ALLAH YANG SETIA MENEPATI JANJI, II. TUHAN MEMBERIKAN LEBIH DARI YANG KITA BAYANGKAN, III. TUHAN MEMBERIKAN KEAMANAN BAGI UMAT-NYA,IV. TIDAK ADA SATU PUN JANJI TUHAN YANG GAGAL Kanaan menjadi milik umat Israel 43Demikianlah Tuhan memberikan kepada umat Israel seluruh tanah yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyang mereka. Setelah menduduki negeri itu, umat Israel menetap di sana. 44Maka sesuai dengan apa yang dijanjikan Tuhan kepada nenek moyang mereka, negeri itu aman karena dilindungi Tuhan. Musuh-musuh mereka tidak satu pun yang dapat melawan mereka, sebab Tuhan memberi kemenangan kepada orang Israel atas semua musuh mereka. 45Tuhan menepati setiap janji-Nya kepada umat Israel; tidak satu pun yang tidak ditepati-Nya. Baca Juga: Horas! Mari kita mengawali perenungan ini dengan satu pertanyaan sederhana. Pernahkah kita dijanjikan seseorang? "Tenang ya, besok saya transfer." Besoknya hilang. Ditanya, jawabnya, "Sedang diproses." Ada juga yang berkata, "Jam 8 saya datang." Jam 10 baru muncul. Jawabnya, "Macet." Padahal rumahnya cuma lima menit dari gereja! Kalau manusia, janji sering berubah. Tetapi firman Tuhan hari ini berkata: "Dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terlaksana." (Yosua 21:45) Perhatikan kalimat terakhirnya. Semuanya terlaksana. Bukan sebagian. Bukan hampir semuanya. Bukan 99%. Tetapi semuanya. Inilah Allah yang kita sembah. I. TUHAN ADALAH ALLAH YANG SETIA MENEPATI JANJI Mari kita melihat latar belakangnya. Bangsa Israel sudah menunggu sangat lama. Mulai dari Abraham. Kemudian Ishak. Yakub. Lalu mereka menjadi budak di Mesir sekitar 400 tahun. Sesudah itu keluar bersama Musa. Mengembara di padang gurun 40 tahun. Barulah pada zaman Yosua mereka masuk ke tanah perjanjian. Kalau dihitung, janji Tuhan baru digenapi sekitar ratusan tahun kemudian. Kalau manusia mungkin sudah berkata, "Tuhan lupa kali ya?" Tetapi ternyata... Tuhan tidak pernah lupa. Dia bekerja sesuai waktu-Nya. Sering masalah kita adalah... Kita ingin doa dijawab seperti pesan WhatsApp. Centang satu... Centang dua... Lima menit kemudian sudah harus ada balasan. Kalau belum dijawab kita mulai berkata, "Tuhan kok lama?" Padahal Tuhan sedang bekerja. Ilustrasi Petani tidak pernah marah kepada padi karena baru tumbuh seminggu. Ia tahu ada musim. Ada proses. Ada waktu. Begitu juga Tuhan. Janji-Nya selalu datang pada waktu terbaik. II. TUHAN MEMBERIKAN LEBIH DARI YANG KITA BAYANGKAN Ayat 43 berkata, Tuhan memberikan seluruh negeri kepada Israel. Yang menarik... Israel tidak mendapat semuanya dalam sehari. Mereka harus berjuang. Mereka harus berperang. Mereka harus percaya. Artinya, Janji Tuhan bukan alasan untuk bermalas-malasan. Ada orang berkata, "Kalau Tuhan sudah menjanjikan rezeki, ya tidur saja." Itu bukan iman. Itu kemalasan yang diberi nama rohani. Tuhan menjanjikan panen. Tetapi petani tetap harus menanam. Tuhan menjanjikan kelulusan. Mahasiswa tetap harus belajar. Tuhan menjanjikan berkat. Kita tetap harus bekerja dengan jujur. Ada mahasiswa berdoa, "Tuhan, buatlah aku lulus." Tuhan berkata, "Anakku... bukalah juga bukunya." Kalau buku saja masih disegel plastiknya... malaikat pun bingung mau membantu dari mana. III. TUHAN MEMBERIKAN KEAMANAN BAGI UMAT-NYA Ayat 44 berkata, Tuhan mengaruniakan keamanan kepada mereka. Damai bukan berarti tidak ada masalah. Tetapi Tuhan menyertai kita di tengah masalah. Banyak orang kaya tetapi tidak tenang. Sebaliknya ada keluarga sederhana. Makan ikan asin. Sambal. Sayur. Mengapa? Karena damai Tuhan hadir. IV. TIDAK ADA SATU PUN JANJI TUHAN YANG GAGAL Ayat 45 adalah klimaksnya. Tidak ada satu pun yang gagal. Bayangkan. Alkitab tidak berkata, "Hampir semua." Tetapi, "Tidak ada satu pun." Kalimat ini memberi harapan bagi kita. Mungkin sekarang ada jemaat yang sedang bergumul. usaha menurun sakit anak belum bekerja keluarga belum damai pelayanan terasa berat Firman hari ini berkata, Pegang janji Tuhan. Bukan karena kita hebat. Tetapi karena Tuhan setia. Dengan Situasi HKBP Saat Ini Saudara-saudara, Belakangan ini kita mendengar banyak kabar sukacita dari pelayanan HKBP. Misalnya: Universitas HKBP Nommensen memperoleh Akreditasi Unggul dan HKBP terus menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia melalui pendidikan. Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan yang memberi hikmat juga menggenapi panggilan gereja untuk menjadi berkat melalui dunia pendidikan. Keberhasilan itu tidak lahir dalam semalam, melainkan melalui kerja keras, doa, dan kesetiaan. Kita juga mendengar kerja sama antara Kementerian Koperasi RI dan Universitas HKBP Nommensen dalam memperkuat tata kelola Koperasi Merah Putih di Sumatera Utara. Ini menjadi contoh bahwa iman harus diwujudkan dalam tindakan nyata: membangun ekonomi yang sehat, jujur, dan berpihak kepada masyarakat. Tuhan memberkati, tetapi manusia juga harus mengelola dengan baik. Gerakan Minggu Ekologi HKBP yang didukung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menunjukkan bahwa Allah yang menciptakan bumi mempercayakan ciptaan-Nya kepada manusia untuk dipelihara. Kesetiaan kepada janji Tuhan juga tampak dalam kesetiaan kita menjaga lingkungan bagi generasi mendatang. Penahbisan pendeta di Asahan yang dihadiri pemerintah daerah serta penegasan pentingnya kerukunan umat beragama mengingatkan kita bahwa gereja dipanggil menjadi pembawa damai. Tuhan setia kepada gereja-Nya, dan gereja dipanggil setia menjadi garam dan terang di tengah masyarakat. Semua perkembangan ini menunjukkan satu prinsip yang sama dengan Yosua 21:43-45: Ketika Tuhan memimpin, umat-Nya dipanggil untuk tetap setia bekerja, belajar, melayani, membangun masyarakat, menjaga ciptaan, dan memelihara kerukunan. Janji Tuhan tidak membuat kita pasif, tetapi menguatkan kita untuk terus berkarya. Aplikasi Bagi Kita 1. Percayalah kepada janji Tuhan walaupun belum melihat hasilnya. Iman selalu berjalan lebih dulu daripada penglihatan. 2. Tetaplah bekerja dengan setia. Tuhan memberkati orang yang tekun. 3. Jangan menyerah ketika proses terasa lama. Yang terlambat menurut kita belum tentu terlambat menurut Tuhan. 4. Jadilah orang yang juga menepati janji. Kalau kita mengaku anak Tuhan yang setia, maka kita juga harus menjadi pribadi yang dapat dipercaya. Seorang anak bertanya kepada ayahnya. "Ayah, kenapa Tuhan selalu tepat waktu?" Ayah menjawab, "Karena Tuhan bukan orang Batak yang bilang, 'Lima menit lagi sampai,' padahal masih di Tarutung." Lalu ayah berkata lagi, "Tapi ingat... walaupun kita sering terlambat, Tuhan tidak pernah terlambat." Penutup Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, Yosua menutup perjalanan panjang bangsa Israel dengan satu kesaksian yang luar biasa. Bukan tentang hebatnya Yosua. Bukan tentang kuatnya tentara Israel. Tetapi tentang kesetiaan Tuhan. Kalau Tuhan sudah berjanji... Dia akan melaksanakannya. Mungkin bukan hari ini. Mungkin bukan besok. Tetapi pasti pada waktu-Nya yang terbaik. Karena itu jangan kehilangan harapan. Teruslah berdoa. Teruslah bekerja. Teruslah melayani. Teruslah percaya. Sebab Allah yang memimpin Abraham, Musa, dan Yosua adalah Allah yang sama yang memimpin hidup kita hari ini. Dan pada akhirnya kita pun akan dapat bersaksi seperti bangsa Israel: "Dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN... tidak ada satu pun yang gagal; semuanya terlaksana." (Yosua 21:45) Amin.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | NEXT: Jamita HKBP Minggu, 9 Agustus 2026 - Pos ma Rohamuna, Unang Mabiar (Tenanglah, Jangan Takut) - Matius 14:22-33 PREV: Jamita HKBP Minggu, 26 Juli 2026 - Ulaon ni Debata do angka na pinillitNa (Karya Tuhan bagi orang-orang pilihan-Nya) - Roma 8:26-30 All Renungan HKBP 2026
Nyanyian Ibadah Gereja: Lagu Koor Gereja, JB (Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, Kidung Ceria, NR, NR TORAJA, PKJ TORAJA, NKB TORAJA, NJNE, PENANIAN MASALLO', Pa'pudian, Mazmur Genewa, Nyanyian Jemaat GPM, LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan KKB, KPKL, KPKA, Kidung RIA GKJW, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Suplemen Buku Ende, MNR1 (Mazmur dan Nyanyian Buku 1), MNR2 (Mazmur dan Nyanyian Buku 2), Nafiri Rohani, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Lagu Perkantas, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Puji Syukur, Madah Bakti, |
NEXT: Jamita HKBP Minggu, 9 Agustus 2026 - Pos ma Rohamuna, Unang Mabiar (Tenanglah, Jangan Takut) - Matius 14:22-33 PREV: Jamita HKBP Minggu, 26 Juli 2026 - Ulaon ni Debata do angka na pinillitNa (Karya Tuhan bagi orang-orang pilihan-Nya) - Roma 8:26-30 Minggu, 25 Oktober 2026 Jamita HKBP Minggu, 25 Oktober 2026 - Mangalului Pangondianan di Goar ni Jahowa (Mencari Perlindungan pada Nama TUHAN) - Zefanya 3:9-15 Minggu, 18 Oktober 2026 Jamita HKBP Minggu, 18 Oktober 2026 - DEBATA DO MANJOU JALA MAMILLIT HAMU (DIPANGGIL DAN DIPILIH ALLAH) - 2 Petrus 1:3-10
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com Lagu-Gereja - FB © 2012 . All Rights Reserved. |