f Renungan HKBP MINGGU, 11 FEBRUARI 2024 - YESUS ANAK ALLAH, DENGARKANLAH DIA - EPISTEL (MAZMUR 50:1-6) - EVANGELIUM (MARKUS 9:2-9) - ESTOMIHI - hkbp.lagu-gereja.com | Lagu gereja HKBP | BUKU ENDE NOT ANGKA
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
hkbp.lagu-gereja.com
 
View : 777 kali
MINGGU ESTOMIHI, 11 FEBRUARI 2024
YESUS ANAK ALLAH, DENGARKANLAH DIA
BE. 277:1+5 MARSADA ROHA HITA
Marsada roha hita Sitanda Jesus i
Tatiop tong jamita Pasonang roha i.
Sai pir tondinta be,sada tongtong rohanta
Mangihut tu Tuhanta Sihophop sasude..
Burju ma tasarihon Manjangkon Tuhan i
Ibana tatangihon Lam leleng, lam ture
Gomos taingot be Jonok do haroroNa
Lao pasonggophon bona Ni hatuaon i
EPISTEL (MAZMUR 50:1-6)
EVANGELIUM (MARKUS 9:2-9)
Sahabat
Ikutlah Aku yang dikasihi Tuhan Yesus ! Nats ini merupakan peristiwa
Transfigurasi merupakan salah satu dari lima peristiwa yang penting
dalam karya Keselamatan dari Yesus. Transfigurasi Yesus di atas gunung
Tabor merupakan bentuk penyataan jati diri Tuhan Yesus sebagai Anak
Allah, sehingga manusia dapat mengenalNya sebagai Anak Allah yang
membawa kehidupan pada seluruh manusia. Pada waktu peristiwa itu, Petrus
menawarkan untuk mendirikan tiga kemah, satu untuk Yesus, satu untuk
Musa dan satu untuk Elia. Namun, Yesus tidak menanggapinya. Tiba-tiba,
turun awan dan terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi,
dengarkanlah Dia.” Kisah ini menegaskan bahwa kedudukan Yesus setara
dengan Elia dan Musa, bahkan lebih besar daripada mereka. Perkataan:
“Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia” merupakan pernyataan yang
kedua kalinya dari Allah kepada manusia yang menyatakan Yesus adalah
Anak Allah, yang harus didengarkan pengajaranNya. Sekali lagi yang
hendak dinyatakan bahwa peristiwa transfigurasi merupakan deklarasi dari
Allah bahwa Yesus benar-benar adalah Mesias yang harus menderita untuk
menebus manusia dari dosanya, untuk itu dengarkanlah Dia. Hidup kita
seringkali hanya “dengar” dan bukan “mendengarkan”. Perkataan “dengar”
bisa berarti sambil lalu saja, masuk telinga kanan keluar telinga kiri.
Sedangkan “mendengarkan” berarti menyimak dan memahami dengan benar
serta sungguh-sungguh untuk melakukannya. Melalui renungan ini kita
dipanggil untuk mau mendengarkan Tuhan Yesus dengan sungguh-sungguh dan
dengan kuasa dari Roh Kudus, kita akan dimampukan menjadi saksi atas apa
yang menjadi perjumpaan kita dengan Tuhan. Marilah kita senantiasa
mendengarkan Yesus dengan sungguh-sungguh dan melaksanakan apa yang Dia
perintahkanNya. Amin
DOA:
“Sungguh Mulia penyataan Tuhan dalam kehidupan kami. Amin”













NEXT:
Renungan HKBP SENIN, 12 FEBRUARI 2024 - HARINYA YANG SEMAKIN DEKAT - BACAAN PAGI (YOHANES 7:9-13) - BACAAN MALAM (MAZMUR 91:14-16)


PREV:
Renungan HKBP SABTU, 10 FEBRUARI 2024 - HATI YANG MELUAP DENGAN SUKACITA ! - BACAAN PAGI (YOHANES 7:1-8) - BACAAN MALAM (AYUB 42:1-6)


Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de