f Khotbah HKBP Minggu, 28 April 2024 - ORANG YANG MENCARI TUHAN AKAN MEMUJI NAMANYA - MAZMUR 22:26-32 - hkbp.lagu-gereja.com | Lagu gereja HKBP | BUKU ENDE NOT ANGKA
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
hkbp.lagu-gereja.com
 
View : 1481 kali
MAZMUR 22:26-32
22:26 Asa Ho do haroroan ni pujipujianku di tongatonga ni huria na ria i, gararonku ma angka bagabagangku di jolo ni angka na mangkabiari Ibana.
22:27 Sai mangan do sogot angka na dangol i jala butongan, ingkon mamujimuji Jahowa do angka na usouso di Ibana, sai huminsa do rohamuna salelenglelengna.
22:28 Ingoton ni isi ni liat portibi on ma i, gabe mulak ma nasida tu Jahowa, jala marsomba tu jolom do sogot sude angka marga ni parbegu.
22:29 Ai Jahowa do nampuna harajaon, jala panggomgom di angka parbegu.
22:30 Mangan jala marsomba do sogot sude angka na gok na hum di tano on, marsinggang tu jolona do sogot sude angka na marsingkor ro di na mate gasing.
22:31 Sai adong do pinompar ni manisia, na mangoloi Ibana, angka na manaringoti Tuhan i tu pinompar na sogot.
22:32 Ro do angka nasida sogot, manjamitahon hatigoranna tu halak na tubu muse, paboa Ibana do pasunhon.  

(#22-#26) Karena Engkau aku memuji-muji dalam jemaah yang besar; nazarku akan kubayar di depan mereka yang takut akan Dia. 22:26 (#22-#27) Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya! 22:27 (#22-#28) Segala ujung bumi akan mengingatnya dan berbalik kepada TUHAN; dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Nya. 22:28 (#22-#29) Sebab Tuhanlah yang empunya kerajaan, Dialah yang memerintah atas bangsa-bangsa. 22:29 (#22-#30) Ya, kepada-Nya akan sujud menyembah semua orang sombong di bumi, di hadapan-Nya akan berlutut semua orang yang turun ke dalam debu, dan orang yang tidak dapat menyambung hidup. 22:30 (#22-#31) Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya, dan akan menceritakan tentang TUHAN kepada angkatan yang akan datang. 22:31 (#22-#32) Mereka akan memberitakan keadilan-Nya kepada bangsa yang akan lahir nanti, sebab Ia telah melakukannya.

Penjelasan:
*  Kemenangan-kemenangan Sang Mesias; Perluasan dan Keberlangsungan Jemaat (22:26-32)
Bahwa Dia sendiri akan terus melanjutkan pekerjaan-Nya dan menuntaskannya. Kristus berkata, nazar-Ku akan Kubayar (ay. 26). Sepenuhnya Ia sudah bekerja untuk membawa banyak anak manusia kepada kemuliaan, dan Dia akan melakukannya sampai tuntas, sampai tidak kehilangan seorang pun.

Bahwa semua jiwa yang rendah hati dan penuh rahmat akan mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan penuh di dalam Dia (ay. 27). Sungguh menghibur Tuhan Yesus di dalam penderitaan-penderitaan-Nya bahwa di dalam dan melalui Dia semua orang percaya yang sejati akan mendapatkan penghiburan kekal.
        1. Orang yang miskin di dalam roh akan kaya di dalam berkat-berkat, berkat-berkat rohani. Orang yang lapar akan dikenyangkan dengan hal-hal yang baik. Karena korban Kristus diterima, orang-orang kudus akan berpesta di dalam korban itu, sama seperti di bawah hukum Taurat mereka berpesta di dalam korban pendamaian, dan dengan demikian ikut serta dalam apa yang tersedia di mezbah: Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, makan dari roti hidup, memakan dengan nikmat ajaran kepengantaraan Kristus, yang merupakan makanan dan minuman bagi jiwa yang sadar akan sifat dan permasalahannya sendiri. Siapa lapar dan haus akan kebenaran di dalam Kristus, dia akan mendapatkan semua yang bisa diinginkannya untuk memuaskan hatinya dan membuatnya tenang. Ia tidak perlu lagi bekerja keras, seperti yang sudah dilakukannya sebelumnya, untuk mendapatkan apa yang tidak memuaskan dirinya.
        2. Mereka yang banyak berdoa pasti akan banyak bersyukur pula: orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia, karena melalui Kristus mereka yakin akan menemukan Dia, dan dalam pengharapan untuk menemukan Dia, mereka mempunyai alasan untuk memuji Dia bahkan sewaktu mereka sedang mencari-Nya. Dan, semakin bersungguh-sungguh mereka mencari-Nya, semakin lapang hati mereka dalam memuji-muji Dia ketika mereka sudah menemukan-Nya.
        3. Jiwa-jiwa yang mengabdi kepada-Nya akan berbahagia di dalam Dia untuk selama-lamanya: “Hatimu hidup untuk selamanya. Hati orang-orang yang lemah lembut, yang dipuaskan di dalam Kristus, akan terus mencari Allah. Apa pun yang akan terjadi pada tubuhmu, hatimu akan hidup untuk selamanya. Anugerah-anugerah dan penghiburan-penghiburan yang engkau miliki akan disempurnakan dalam kehidupan kekal. Kristus telah berkata, ‘Sebab Aku hidup dan kamu pun akan hidup’ (Yoh. 14:19). Oleh karena itu, hidup itu akan sama pasti dan sama lamanya dengan hidup-Nya sendiri.”

Bahwa jemaat Kristus, dan bersamanya Kerajaan Allah di tengah-tengah manusia, akan memperluas dirinya ke seluruh penjuru bumi dan akan membawa kepadanya segala macam orang.

1. Bahwa jemaat itu akan menjangkau jauh (ay. 28-29), sehingga, jika selama ini orang-orang Yahudi merupakan satu-satunya umat yang beriman kepada Allah, kini semua ujung bumi akan datang masuk juga ke dalam jemaat itu, dan, karena tembok pemisah sudah dirobohkan, orang-orang bukan Yahudi harus dibawa masuk.
            Di sini dinubuatkan:
            (1) Bahwa mereka akan bertobat: Mereka akan mengingatnya dan berbalik kepada TUHAN. Perhatikanlah, perenungan yang sungguh-sungguh merupakan langkah pertama, dan langkah yang baik, menuju pertobatan sejati. Kita harus menimbang-nimbang, dan berpaling. Si anak hilang menjadi tersadar terlebih dahulu, dan kemudian berpaling kepada bapaknya.
            (2) Bahwa setelah pertobatan, mereka akan diterima di dalam persekutuan dengan Allah dan dengan kumpulan jemaat yang melayani-Nya. Mereka akan sujud menyembah di hadapan-Nya, karena di setiap tempat dibakar dan dipersembahkan korban bagi nama Allah (Mal. 1:11; Yes. 66:23). Orang-orang yang berpaling kepada Allah akan dengan sadar menyembah di hadapan-Nya. Dan ada alasan yang baik mengapa segala kaum dari bangsa-bangsa akan memberikan penghormatan kepada Allah, sebab TUHANlah yang empunya kerajaan (ay. 29). Kerajaan-Nya, dan hanya kerajaan-Nya saja, yang merupakan kerajaan semesta.
                [1] Kerajaan alam adalah milik Tuhan Yehovah, dan pemeliharaan-Nya memerintah atas bangsa-bangsa, dan karena itu kita diwajibkan untuk menyembah Dia. Dengan demikian rancangan agama Kristen adalah untuk membangkitkan kembali agama alamiah beserta segala azas dan hukumnya. Kristus mati untuk membawa kita kepada Allah, yaitu Allah yang menciptakan kita, yang dari-Nya kita telah memberontak, dan untuk membawa kita kembali kepada kesetiaan kita yang semula.
                [2] Kerajaan anugerah adalah milik Kristus Tuhan, dan Dia, sebagai Pengantara, adalah Penguasa yang sudah ditetapkan bagi bangsa-bangsa, dan Kepala atas segala sesuatu bagi jemaat-Nya. Oleh karena itu, biarlah setiap lidah mengaku bahwa Dia adalah Tuhan.

2. Bahwa jemaat itu akan mencakup banyak orang dari berbagai tingkatan (ay. 30). Tinggi dan rendah, kaya dan miskin, budak dan merdeka, semuanya berjumpa di dalam Kristus.
            (1) Kristus akan mendapatkan penghormatan dari banyak orang besar. Semua orang sombong di bumi, yang hidup dalam kemegahan dan kekuasaan, akan sujud menyembah. Bahkan mereka yang menyantap makanan lezat, setelah mereka makan dan kenyang, akan memuji Tuhan Allah mereka atas kelimpahan dan kemakmuran yang dikaruniakan kepada mereka.
            (2) Orang miskin juga akan menerima Injil-Nya: Semua orang yang turun ke dalam debu, yang duduk di dalam debu ( 113:7), yang hampir tidak dapat menyambung hidupnya, akan berlutut di hadapan-Nya, di hadapan Tuhan Yesus, yang merasa terhormat menjadi Raja atas orang miskin ( 72:12), dan yang perlindungan-Nya, dengan cara yang istimewa, menarik kesetiaan mereka kepada-Nya. Atau, ungkapan ini dapat dimengerti secara umum sebagai menyangkut orang yang sedang sekarat, entah miskin atau kaya. Jadi lihatlah bagaimana keadaan kita -” kita sedang turun ke dalam debu, yang ke sana kita dihukum, dan yang di sana sebentar lagi kita harus membuat tempat tidur kita. Kita pun tidak dapat mempertahankan kehidupan jiwa kita sendiri. Kita tidak dapat memperpanjang kehidupan alamiah kita, atau menentukan sendiri kehidupan rohani kita yang kekal. Oleh karena itu, adalah kepentingan, dan juga kewajiban kita yang besar untuk membungkuk di hadapan Tuhan Yesus, untuk menyerahkan diri kita kepada-Nya untuk menjadi hamba-hamba dan penyembah-penyembah-Nya. Karena hanya inilah jalan satu-satunya, jalan yang pasti, untuk mengamankan kebahagiaan kita ketika kita turun ke dalam debu. Dengan menyadari bahwa kita tidak dapat mempertahankan kehidupan jiwa kita sendiri, maka kita bertindak bijak, melalui iman yang taat, jika kita menyerahkan jiwa kita kepada Yesus Kristus, yang mampu menyelamatkan jiwa kita dan menjaganya tetap hidup untuk selama-lamanya.

Bahwa jemaat Kristus, dan bersamanya Kerajaan Allah di tengah-tengah manusia, akan tetap ada sampai akhir, melintasi segala zaman. Umat manusia dilangsungkan keberadaannya melalui pergantian angkatan, sehingga akan selalu ada angkatan yang pergi dan angkatan yang datang. Nah, sama seperti Kristus akan mendapat penghormatan dari angkatan yang pergi dan meninggalkan dunia (ay. 30, di hadapan-Nya akan berlutut semua orang yang turun ke dalam debu, dan sungguh baik jika kita mati dengan berlutut di hadapan Kristus; berbahagialah orang-orang mati yang mati seperti itu dalam Tuhan), demikian pula Dia akan mendapatkan penghormatan dari angkatan yang muncul dan datang ke dalam dunia (ay. 31).

Perhatikanlah:
        1. Penyerahan diri mereka terhadap Kristus: Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya, akan menjaga ibadah yang khidmat kepada-Nya dan mengakui serta patuh terhadap-Nya sebagai Guru dan Tuhan mereka. Perhatikanlah, Allah akan memiliki jemaat di dalam dunia sampai akhir zaman. Dan, untuk memenuhi tujuan itu, jemaat Kristen dan pelayan-pelayan Injil akan datang dan pergi silih berganti dari generasi ke generasi. Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya. Akan ada umat sisa, kurang lebih, yang melayani Allah dan yang kepada mereka Allah akan memberikan anugerah untuk melayani-Nya, -” mungkin bukan anak-anak cucu dari orang-orang yang sama, sebab anugerah tidak mengalir di dalam darah (di sini tidak dikatakan anak-anak cucu mereka, melainkan hanya anak-anak cucu), -” mungkin hanya sedikit, namun cukup untuk menjaga warisan yang diturunkan.
        2. Pengakuan Kristus terhadap mereka: Mereka akan menceritakan tentang TUHAN kepada angkatan yang akan datang. Dia akan tetap sama bagi mereka seperti bagi orang-orang yang sudah pergi mendahului mereka. Kebaikan-Nya kepada sahabat-sahabat-Nya tidak akan mati bersama-sama dengan mereka, tetapi akan diturunkan kepada keturunan dan penerus mereka, dan bukan bapak-bapak melainkan anak-anaknya yang akan diakui oleh semua orang sebagai keturunan orang-orang yang diberkati TUHAN(Yes. 61:9; 65:23). Angkatan orang benar akan diakui oleh Allah dengan senang hati sebagai milik pusaka-Nya, sebagai anak-anak-Nya.
        3. Pelayanan mereka untuk-Nya (ay. 32): Mereka akan datang (kjv), akan tampil pada masa mereka, bukan hanya untuk mempertahankan nama baik angkatan yang sudah lewat, dan untuk mengerjakan pekerjaan dari angkatan mereka sendiri, tetapi juga untuk melayani kehormatan Kristus dan kesejahteraan jiwa-jiwa pada angkatan yang akan datang. Mereka akan meneruskan kepada angkatan yang akan datang itu Injil Kristus (harta simpanan yang suci itu) secara murni dan utuh, bahkan kepada kaum yang akan dilahirkan setelah masa mereka. Kepada angkatan itu mereka akan mengumandangkan dua hal:
            (1) Bahwa ada kebenaran kekal, yang telah dibawa oleh Yesus Kristus. Kebenaran-Nya ini, dan bukan kebenaran apa pun dari diri kita sendiri, akan mereka kumandangkan sebagai dasar dari segala pengharapan kita dan sumber dari segala sukacita kita (Rm. 1:16-17).
            (2) Bahwa karya penebusan kita oleh Kristus adalah pekerjaan Tuhan sendiri ( 118:23), dan sama sekali bukan rencana kita. Kita harus menyatakan kepada anak-anak kita bahwa Allah telah melakukan ini. Ini merupakan hikmat-Nya yang tersembunyi, lengan-Nya yang diacungkan.
    Dalam menyanyikan mazmur ini, kita harus bersorak sorai di dalam nama Kristus sebagai nama di atas segala nama, harus memberi-Nya penghormatan dari diri kita sendiri, bersukacita atas segala penghormatan yang diberikan orang lain kepada-Nya. Bersoraklah di dalam keyakinan bahwa akan ada sekumpulan umat yang memuji-muji-Nya di bumi ini ketika kita sedang menaikkan puji-pujian bagi-Nya di sorga.


MINGGU KANTATE, 28 APRIL 2024
ORANG YANG MENCARI TUHAN AKAN MEMUJI NAMANYA
BE. 573:1 PUJI JESUS SIPALUA
Puji Jesus puji Jesus Sipalua
Langit tano marolopolop ma.
Haleluya puji ma Tuhan Jahowa
Tapasangap goar ni Debata
Tuhan Jesus do marmahani hita
Arianna nang bodarina pe
Puji hatindangkon ma hamuliaonNa
Taendehon sangap di Debata.
EPISTEL (MATIUS 15:8-20)
EVANGELIUM (MAZMUR 22:26-32)
Sahabat Ikutlah Aku yang dikasihi Tuhan Yesus ! Dalam renungan Minggu ini, dimana Daud mengajak semua bangsa Israel termasuk kita pada saat ini untuk memasyhurkan nama Tuhan melalui memuji serta menyembah Allah. Inilah yang Daud perbuat sebagai tanggapan atas kasih pertolongan dan pimpinan Tuhan atas hidupnya. Daud tidak hanya menaikan syukur melalui pujian dan penyembahan tetapi juga memberikan kurban nazar bagi Tuhan. Raja Daud sadar bahwa Tuhanlah yang berkuasa atas hidupnya serta seluruh ciptaan lainnya. Walaupun Daud banyak mengalami penderitaan tetapi penderitaan itu tidak membuatnya menjauh dari hadapan Allah serta menghambat dia menaikkan syukur pada Tuhan. Raja Daud tetap teguh dan setia hanya kepada Tuhan Allah saja, Karena hanya Tuhanlah sumber keselamatan dan kelegaan dalam hidupnyan melepaskannya dari beban hidup. Pada saat Daud menyampaikan keluh kesahnya ke hadapan Allah, maka pada saat yang bersamaan itu juga raja Daud memuji dan memuliakan Tuhan. Dia juga bersaksi atas segala kebaikan Tuhan yang dialaminya, sehingga setiap orang yang mendengarnya turut bangkit memuliakan Tuhan. Seringkali kita merasakan kasih dan pertolongan Tuhan dalam perjalanan hidup yang penuh dengan berbagai pergumulan, apakah kita juga senantiasa menaikkan syukur kehadapan Tuhan ditengah-tengah pergumulan itu? Apakah kita termasuk golongan orang yang merasa bahwa kesuksesan atau keberadaannya sekarang ini adalah karena kepintaran atau kekuatannya sendiri? Permasalahan hidup memang terkadang berat, akan tetapi ingatlah bahwa Tuhan menyertai dan melepaskan kita dari persoalan itu. Dia mengangkat dan meneguhkan kita, karena itu senantiasalah puji dan permuliakan Allah sebab Dia baik dan selalu saja ada jalan dilakukanNya. Amin
DOA:
“Kami bersyukur kepada Allah yang baik, karena Tuhan senantiasa menguatkan kami ditengah perngumulan. Amin”


Kemenangan-kemenangan Sang Mesias; Perluasan dan Keberlangsungan Jemaat











NEXT:
Renungan HKBP SENIN, 29 APRIL 2024 - JANGAN MEMEGAHKAN DIRI, ANDALKANLAH TUHAN - BACAAN PAGI (MAZMUR 96:1-6) BACAAN MALAM (1 YESAYA 12:1-3)


PREV:
Renungan HKBP SABTU, 27 APRIL 2024 - ALLAH TIDAK AKAN MELUPAKAN KITA ! - BACAAN PAGI (IBRANI 3:1-6) BACAAN MALAM (MAZMUR 150:1-5)


Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de