f Renungan HKBP RABU, 01 MEI 2024 - ALLAH MENYERTAI - BACAAN PAGI (MAZMUR 98:1-9) BACAAN MALAM (WAHYU 5:9-14) - hkbp.lagu-gereja.com | Lagu gereja HKBP | BUKU ENDE NOT ANGKA
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
hkbp.lagu-gereja.com
 
View : 1147 kali
RABU, 01 MEI 2024
ALLAH MENYERTAI
BE. 256:1+7
JESUS KRISTUS I DO RAJA
Jesus Kristus i do Raja, pinabangkit ni AmaNa
Manggomgomi sasude, manggomgomi sasude
Jala nasa hajolmaon, tu Ibana do mar-Tuhan
Parhatopotonna be, parhatopotonna be
Dohot au pe di na rodop, naeng porsea, naeng marolop
Naeng mamuji Tuhanki, naeng mamuji Tuhanki
Jesus Kristus i do Raja, ingkon tunduk saluhutna
Mangoloi Rajantai, mangoloi Rajantai
BACAAN PAGI (MAZMUR 98:1-9)
BACAAN MALAM (WAHYU 5:9-14)
Berkatalah Nebukadnezar: "Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah allah mana pun kecuali Allah mereka. (Daniel 3:28)
Sahabat Ikutlah Aku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus ! Sadrakh, Abednego dan Mesakh diselamatkan oleh malaikat TUHAN dari bara api yang menyala-nyala itu. Setelah mereka selamat dari cengeraman bara api itu, mereka pun mengabdi kepada TUHAN semakin sungguh. Kisah ini juga mengingatkan kita akan kesetiaan Tuhan bagi orang-orang yang taat dan setia dalam iman. Di zaman saat ini ini, sulit menemukan orang-orang yang punya komitmen seperti Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Kita lupa kalau sebenarnya, waktu kita tetap teguh menaati firman-Nya, Dia tidak akan pernah meninggalkan kita. Sebaliknya di dalam iman yang beranilah mujizat Tuhan dinyatakan. Sehingga melalui iman kita, Tuhan sendiri beroleh pengagungan dan kemuliaan. Seperti yang dilakukan oleh Raja Nebukadnezar dan semua orang di kerajaan itu. Mengabdi kepada Tuhan berarti menyerahkan hidup 100% kepada-Nya tanpa syarat. Bahkan, ketika ada orang yang menolak kita; atau seandainya Tuhan mengatakan “tidak” untuk keinginan kita, kesungguhan pengabdian itu mestinya tidak menjadi pudar. Demikian juga dalam setiap doa, kiranya kita tidak “mengancam Tuhan” atau membuat janji-janji di hadapan-Nya sekadar demi mendapatkan sesuatu seperti Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Amin
DOA :
“Ya Allah Bapa kami, terimakasih untuk penyertaan Tuhan dalam hidup kami. Amin”












NEXT:
Renungan HKBP KAMIS, 02 MEI 2024 - DALAM YESUS ADA PENGAMPUNAN - BACAAN PAGI (MAZMUR 147:1-6) BACAAN MALAM (MAZMUR 9:2-13)


PREV:
Renungan HKBP SELASA, 30 APRIL 2024 - HATI YANG BERKOBAR-KOBAR - BACAAN PAGI (MAZMUR 96:7-13) BACAAN MALAM (YESAYA 12:4-6)


Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de