f Renungan HKBP RABU, 12 JUNI 2024 - ANUGERAH MELAHIRKAN SYUKUR - BACAAN PAGI (FILIPI 2:19-24) BACAAN MALAM (2 KORINTUS 6:1-10) - hkbp.lagu-gereja.com | Lagu gereja HKBP | BUKU ENDE NOT ANGKA
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
hkbp.lagu-gereja.com
 
View : 1225 kali
RABU, 12 JUNI 2024
ANUGERAH MELAHIRKAN SYUKUR
BE. 237:1-2 JESUS KRISTUS DO MANOBUS
Jesus Kristus do manobus, hajolmaon sasude
Na niago ni sibolis, di mula na i dope
Jesus Kristus do Rajanta, sipangolu sasude.
Sipujion do Ibana, ai asi rohaNa i
Sioloan do hataNa, ai holong rohaNa i
Di pardosa na tumanda, jea ni rohana be
BACAAN PAGI (FILIPI 2:19-24)
BACAAN MALAM (2 KORINTUS 6:1-10)
Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa. ( 1 Timotius 1:15)
Sahabat Ikutlah Aku yang dikasihi Tuhan Yesus! Pernyataan Paulus yang baru saja kita baca menunjukkan kesadarannya yang sangat kuat akan anugerah Tuhan dalam hidupnya, Tuhan berkenan kepadanya, mengubah hidupnya, dan memercayakan pelayanan pemberitaan Injil kepadanya. Paulus tidak sedang membanggakan masa lalunya yang penuh dosa. Ia tengah dipenuhi rasa syukur yang lahir dari limpahnya anugerah Tuhan. Kesempatan melayani Tuhan adalah kasih karunia, bukan sesuatu yang bisa kita lakukan karena kita lebih baik atau lebih mampu dari orang lain. Kita bahkan tidak bisa menyebut pelayanan sebagai balas budi atas anugerah-Nya, sebab kemurahan Tuhan tidak dapat kita tukar atau ganti dengan ragam kebaikan kita. Biarlah anugerah Tuhan sekali lagi melahirkan syukur di hati kita, dan menggerakkan kita untuk melayani-Nya.
Paulus menyadari siapa dirinya di masa lalu. Dirinya adalah orang yang sangat berdosa, sehingga Paulus mampu menghayati betapa besar anugerah Allah yang dicurahkan kepadanya. Penghayatan itu kemudian dinampakkan melalui pengabdian seumur hidup Paulus pada pekerjaan pemberitaan Injil. Semakin kita mengakui betapa besarnya dosa kita, kita akan semakin mampu merasakan betapa besarnya anugerah Allah yang tercurah bagi kita. Dan orang yang dengan sungguh-sungguh menyadari keberdosaannya, biasanya juga akan lebih kuat bertahan menghadapi godaan. Maka mari kita menjaga hidup pertobatan kita bukan dengan menumbuhkan ketakutan akan hukuman, tetapi justru dari besarnya anugerah dan cinta kasih Allah kepada kita. Amin
DOA :
“Kami mau senantiasa hidup dalam pertobatan, karena itu tolonglah kami supaya kami terus-menerus menghayati kebesaran anugerah-Mu. Amin”













NEXT:
Renungan HKBP KAMIS, 13 JUNI 2024 MENYAMBUT ORANG BERDOSA DALAM PERTOBATAN


PREV:
Renungan HKBP SELASA, 11 JUNI 2024 - HIDUP MENGANDALKAN KUASA KASIH ALLAH - BACAAN PAGI (FILIPI 2:12-18) BACAAN MALAM (LUKAS 12:8-12)


Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de