BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
|
Renungan HKBP 2025 Jamita HKBP Minggu, 19 Januari 2025 - Angka Bangso Marnida Hasintongan dohot Hamuliaon ni Debata - Yesaya 62:1-5 Jadi gabe tumpal hamuliaon ma ho di tangan ni Jahowa, jala tumpal harajaon di tangan ni Debatam. Baca Juga: Yesaya 62:1-5 Bahasa Batak: ---------------------------- 62:1 Ala ni Sion ndang tarbahen ahu sip, jala ala ni Jerusalem ndang olo ahu pompoman, paima binsar hatigoranna songon sondang ni mata ni ari, jala hatuaonna songon sulusulu na marsigorgor. 62:2 Jadi idaon ni angka bangso parbegu ma hatigoranmu, jala saluhut angka raja hamuliaonmu, jala ingkon margoarhon goar na imbaru ho, sipaboaon ni pamangan ni Jahowa. 62:3 Jadi gabe tumpal hamuliaon ma ho di tangan ni Jahowa, jala tumpal harajaon di tangan ni Debatam. 62:4 Ndang be goaron ni halak ho: Na tinadingkon, jala ndang be dohononna tu tanom: Halongonan; ai goaronna ma ho: Hasoloan ni rohangku do ibana, jala tanomi: Naung marharajaan do ho! Ai lomo do roha ni Jahowa mida do, jala marharajaan tanomi. 62:5 Ai songon ringkot ni dolidoli mangaririt namarbaju, songon i do ringkot ni angka anakmu mangalului ho; jala songon las ni roha ni pangoli mida na niolina, songon i do las ni roha ni Debatam mida ho. Bahasa Indonesia: ---------------------------- Keselamatan Sion akan datang dengan segera 62:1 Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh. 62:2 Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri. 62:3 Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan TUHAN dan serban kerajaan di tangan Allahmu. 62:4 Engkau tidak akan disebut lagi "yang ditinggalkan suami", dan negerimu tidak akan disebut lagi "yang sunyi", tetapi engkau akan dinamai "yang berkenan kepada-Ku" dan negerimu "yang bersuami", sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami. 62:5 Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu. Penjelasan: * Kemakmuran Jemaat (62:1-5) sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami. Nabi Yesaya di sini memberi tahu kita, I. Apa yang akan dilakukannya bagi jemaat. Seperti halnya nabi adalah seorang pelihat, demikian pula ia adalah seorang juru bicara. Nabi ini bertekad untuk menjalankan tugas itu dengan setia (ay. 1). Ia tidak akan berdiam diri. Ia tidak akan tinggal tenang. Ia akan memikirkan pekerjaannya, akan besusah payah, dan tidak sekali-sekali ingin berleha-leha. Dan dalam hal ini ia merupakan perlambang Kristus, yang tak kenal lelah dalam melaksanakan tugas seorang nabi, dan menjadikan tugas itu sebagai makanan dan minuman-Nya sampai Ia menyelesaikan pekerjaan-Nya. Amatilah di sini, 1. Apa tekad sang nabi: Ia tidak akan berdiam diri. Ia akan bertekun dalam berkhotbah, tidak hanya akan setia menyampaikan, tetapi juga sering-sering mengulang, pesan-pesan yang telah diterimanya dari Tuhan. Jika pertama-tama bangsa itu tidak menerima perintah-perintah dan janji-janji Allah, ia akan menanamkan dan memberikan kepada mereka peringatan baris demi baris. Ia akan bertekun dalam doa. Ia tidak akan pernah berdiam diri di hadapan takhta anugerah sampai ia berhasil membuat Allah memberikan rahmat-rahmat yang telah dijanjikan. Ia sendiri akan memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman, seperti yang seharusnya dilakukan oleh hamba-hamba Kristus (Kis. 6:4), yang harus sering bekerja untuk Firman dan berdoa dan tidak pernah lelah melakukan perbuatan baik ini. Tugas hamba-hamba Tuhan adalah berbicara dari Allah kepada umat-Nya dan berbicara kepada Allah untuk umat-Nya. Dan dalam kedua hal ini mereka tidak boleh diam. 2. Apa prinsip yang mendasari tekad ini. Yakni, oleh karena Sion, dan oleh karena Yerusalem, bukan oleh karena kepentingan pribadinya sendiri, melainkan oleh karena jemaat, karena ia begitu mengasihi dan peduli terhadap Sion, dan Sion berada dekat di hatinya. Apa pun yang terjadi dengan keluarga dan kerabatnya sendiri, ia ingin melihat kebahagiaan Yerusalem dan bertekad untuk mengusahakannya seumur hidupnya (Mzm. 122:8-9; 128:5). Itu adalah Sion Allah dan Yerusalem-Nya, dan itulah sebabnya Sion sangat disayanginya, sebab Sion juga disayang Allah dan karena kemuliaan Allah berkepentingan dalam kemakmurannya. 3. Berapa lama ia memutuskan untuk terus bersikukuh seperti ini. Yakni, sampai janji tentang kebenaran dan keselamatan jemaat, yang diberikan dalam pasal sebelumnya, terlaksana. Yesaya sendiri tidak akan hidup sampai ia melihat pembebasan para tawanan dari Babel, apalagi sampai Injil dibawa masuk, yang di dalamnya kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup dan keselamatan. Walaupun demikian, ia tidak akan berdiam diri sampai janji-janji ini terlaksana, bahkan sampai yang sekecil-kecilnya, karena nubuat-nubuatnya akan terus berbicara tentang hal-hal ini. Dan di setiap zaman akan ada umat sisa yang terus mendoakan penggenapan itu, sebagai penerus-penerus sang nabi, sampai janji-janji itu digenapi, dan dengan demikian terjawablah sudah doa-doa yang didasarkan atas janji-janji itu. Maka pada saat itu kebenaran dan keselamatan jemaat akan bersinar seperti cahaya, dan menyala seperti suluh, dengan sedemikian terangnya sehingga ia akan membawa serta bukti tentang kebenarannya sendiri. Ini akan membawa kehormatan dan penghiburan bagi jemaat, dan dengan begitu ia akan terlihat menyenangkan dan juga tampak termasyhur. Hal ini akan membawa ajaran dan bimbingan kepada dunia, membawa cahaya bukan hanya bagi mata melainkan juga bagi kaki, dan bagi jalan orang-orang yang sebelumnya duduk di dalam gelap dan kelam. II. Apa yang akan dilakukan Allah bagi jemaat. Sang nabi hanya dapat berdoa dan berkhotbah, tetapi Allah akan meneguhkan firman-Nya dan menjawab doa-doa. 1. Jemaat akan sangat dikagumi. Apabila kebenaran yang merupakan keselamatannya, pujiannya, dan kemuliaannya bersinar, bangsa-bangsa akan melihatnya. Kabar-kabar tentangnya akan dibawa kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi, dan tawaran akan diberikan kepada mereka. Mereka dapat melihat kebenaran ini dengan sedemikian rupa sehingga dapat berbagi di dalamnya, kalau bukan karena kesalahan mereka sendiri. “Bahkan raja-raja akan melihat dan jatuh cinta dengan kemuliaan kebenaranmu” (ay. 2), akan mengabaikan kemuliaan istana-istana dan kerajaan-kerajaan mereka sendiri, dan berbalik memandang dan merawat kemuliaan rohani dari jemaat sebagai kemuliaan yang unggul. 2. Jemaat akan benar-benar mengagumkan. Nama besar membuat orang menjadi besar di dunia, dan mereka sangat dihormati karena itu. Nah, disepakati bahwa honor est in honorante -” kehormatan mendapatkan nilainya dari martabat orang yang memberikannya. Allah adalah sumber kehormatan, dan dari Dialah kehormatan jemaat berasal: “Orang akan menyebut engkau dengan nama baru, nama yang menyenangkan, nama yang sebelumnya tidak pernah disebutkan untuk engkau, bahkan pada hari kemakmuranmu yang terbesar sekalipun, dan nama sebaliknya yang dengannya engkau disebut pada hari kesengsaraanmu. Engkau akan memiliki ciri baru, akan diangkat pada martabat baru, dan orang-orang di sekelilingmu akan memiliki pikiran-pikiran baru tentangmu.” Hal ini tampak dirujuk dalam janji (Why. 2:17) tentang batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, dan janji (Why. 3:12) tentang nama kota Allah-Ku dan nama-Ku yang baru. Itu adalah nama yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri, yang kita yakin tidak akan salah memberi nama, dan yang akan mengharuskan orang lain untuk memanggil jemaat dengan nama yang telah Dia berikan kepadanya. Sebab penilaian-Nya sesuai dengan kebenaran dan semua akan setuju dengannya cepat atau lambat. Dua nama akan diberikan Allah kepadanya: (1) Ia akan menyebutnya sebagai mahkota-Nya (ay. 3): Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan TUHAN, bukan di kepala-Nya (seolah-olah menambahkan suatu kehormatan atau kuasa yang nyata pada-Nya, seperti yang demikian halnya dengan mahkota pada orang-orang yang dimahkotai), melainkan di tangan-Nya. Dia senang menganggap mereka, dan memperlihatkan kepada mereka, sebagai kemuliaan dan keindahan bagi-Nya. Ketika Ia membawa mereka untuk menjadi umat-Nya, itu supaya mereka bisa menjadi ternama, terpuji dan terhormat bagi-Nya (Yer. 13:11): “Engkau akan menjadi mahkota keagungan dan serban kerajaan, melalui tangan, tangan yang baik dari Allahmu atas engkau. Ia akan menjadikan engkau demikian, sebab Ia akan menjadi bagimu mahkota kepermaian (28:5). Engkau akan demikian di tangan-Nya, yaitu di bawah perlindungan-Nya. Ia yang akan menempatkan kemuliaan atasmu akan membuat benteng untuk menjagai semua kemuliaan itu, sehingga bunga-bunga mahkotamu tidak akan pernah layu dan permata-permatanya tidak akan hilang.” (2) Ia akan menyebut jemaat sebagai pasangan-Nya (ay. 4-5). Ini merupakan kehormatan yang lebih besar lagi, terutama mengingat betapa ia sudah melewati keadaan yang memilukan. [1] Keadaannya sudah sangat menyedihkan sebelum itu. Ia disebut yang ditinggalkan suami dan tanahnya disebut yang sunyi selama masa pembuangan, seperti perempuan yang diceraikan dengan tercela atau ditinggalkan sebagai janda yang murung. Seperti itulah keadaan agama di dunia sebelum pemberitaan Injil. Saat itu dunia dengan suatu cara ditinggalkan dan menjadi sunyi, dalam keadaan yang tidak terawat dan tidak dipedulikan siapa pun. [2] Sekarang keadaannya pasti akan sangat menyenangkan, sebab Allah akan kembali kepadanya dengan penuh rahmat. Sebagai ganti dua nama yang tercela itu, ia akan disebut dengan dua nama yang terhormat. Pertama, ia akan disebut Hefzi-bah, yang berarti, yang berkenan kepada-Ku. Itu adalah nama ratu Hizkia, ibu Manasye (2Raj. 21:1), nama yang pantas untuk seorang istri, yang harus menjadi kesenangan suaminya (Ams. 5:19). Dan di sini sang Pencipta jemaatlah yang menjadi suaminya: TUHAN berkenan kepadamu. Allah dengan anugerah-Nya telah mengerjakan dalam jemaat-Nya apa yang membuat jemaat itu menjadi kesenangan-Nya, sebab jemaat disempurnakan, diperbarui, dan dibawa pulang kepada-Nya. Lalu dengan pemeliharaan-Nya Allah melakukan bagi jemaat sesuatu yang membuatnya tampak bahwa ia adalah kesenangan-Nya dan bahwa Allah senang berbuat baik kepadanya. Kedua, ia akan disebut Beulah, yang berarti yang bersuami, sedangkan sebelumnya ia ditinggal sendirian, suatu keadaan yang bertentangan dengan mereka yang bersuami (54:1). “Negerimu akan bersuami, yaitu akan menjadi subur lagi, dan penuh kembali.” Meskipun sudah lama tandus, negerimu akan kembali dihuni, dan di dalamnya akan kembali dibangun rumah-rumah, dan ia menjadi ibu yang ceria dari anak-anaknya (Mzm. 113:9). Ia akan bersuami, sebab, 1. Anak-anaknya akan sepenuh hati mendukung tanah kelahiran mereka dan kepentingan-kepentingannya, yang sudah lama mereka abaikan karena merasa putus asa bahwa mereka tidak akan dapat menikmatinya lagi: Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu (KJV: Anak-anakmu akan mengawini engkau -” pen.), yaitu anak-anakmu akan hidup denganmu dan bersuka di dalam kamu. Ketika mereka berada di Babel, mereka tampak mengawini negeri itu, sebab mereka ditentukan untuk bermukim di sana, dan mengusahakan kesejahteraannya (Yer. 29:5-7). Tetapi sekarang mereka akan mengawini tanah mereka sendiri lagi, seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara yang menjadi kesukaannya, yang sangat disayangnya, dan yang darinya ia mungkin akan mempunyai banyak anak. Suatu pertanda baik bagi sebuah negeri apabila para penduduk asli dan penghuninya senang dengannya, mengutamakannya daripada negeri-negeri lain, apabila penguasa-penguasanya mengawini negeri mereka dan bertekad untuk berbagi nasib dengannya. 2. Allahnya (yang jauh lebih baik) akan menjadikan dia isteri-Nya dalam keadilan (Hos. 2:18-19). Ia akan berkenan pada jemaat-Nya: Seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, senang dengan hubungannya dengan pengantin itu dan kasih sayang pengantin itu terhadapnya, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu. Ia akan membaharui engkau dalam kasih-Nya (Zef. 3:17). Ia akan senang kepadamu (Mzm. 147:11), dan akan bergirang untuk berbuat baik kepadamu dengan segenap hati-Nya dan dengan segenap jiwa-Nya (Yer. 32:41). Ini sangat dapat diterapkan pada kasih Kristus terhadap jemaat-Nya, dan kepuasan yang dirasakan-Nya terhadapnya, yang tampak begitu terang dalam Kidung Agung, dan yang akan menjadi lengkap di sorga.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | NEXT: Jamita HKBP Minggu, 26 Januari 2025 - Banyak Anggota, Tetapi Hanya Satu Tubuh (Torop Do Ruas Alai Sada Pamatang) - 1 Korintus 12:12-20 PREV: Jamita HKBP Minggu, 12 Januari 2025 - Diutus Untuk Memberitakan Firman Tuhan - Kisah Para Rasul 8:14-25 All Renungan HKBP 2025
Nyanyian Ibadah Gereja: Lagu Koor Gereja, JB (Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, Kidung Ceria, NR, NR TORAJA, PKJ TORAJA, NKB TORAJA, NJNE, PENANIAN MASALLO', Pa'pudian, Mazmur Genewa, Nyanyian Jemaat GPM, LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan KKB, KPKL, KPKA, Kidung RIA GKJW, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Suplemen Buku Ende, MNR1 (Mazmur dan Nyanyian Buku 1), MNR2 (Mazmur dan Nyanyian Buku 2), Nafiri Rohani, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Lagu Perkantas, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Puji Syukur, Madah Bakti, |
NEXT: Jamita HKBP Minggu, 26 Januari 2025 - Banyak Anggota, Tetapi Hanya Satu Tubuh (Torop Do Ruas Alai Sada Pamatang) - 1 Korintus 12:12-20 PREV: Jamita HKBP Minggu, 12 Januari 2025 - Diutus Untuk Memberitakan Firman Tuhan - Kisah Para Rasul 8:14-25 Minggu, 6 September 2026 Jamita HKBP Minggu, 6 September 2026 - MANGHAHOLONGI DEBATA DOHOT DONGAN JOLMA (Mengasihi Tuhan Allah dan sesama manusia) - Lukas 10:25-37 - MINGGU XIV DUNG TRINITATIS Minggu, 30 Agustus 2026 Jamita HKBP Minggu, 30 Agustus 2026 - FIRMAN TUHAN MENJADI KEGIRANGAN BAGIKU - 2 Timotius 4:6-8
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com Lagu-Gereja - FB © 2012 . All Rights Reserved. |