BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 
View : 2114 kali
Mazmur 71:1-6
Doa minta perlindungan di masa tua
71:1 Pada-Mu, ya TUHAN, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu. 71:2 Lepaskanlah aku dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku! 71:3 Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku. 71:4 Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik, dari cengkeraman orang-orang lalim dan kejam. 71:5 Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH. 71:6 Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji.

Penjelasan:
* Daud menuliskan mazmur ini di masa tuanya, sebagaimana yang terlihat di beberapa perikop di dalamnya. Perikop-perikop ini membuat banyak orang beranggapan bahwa mazmur ini dituliskan pada masa pemberontakan Absalom, sebab itulah kesukaran besar yang melandanya di hari-hari tuanya. Mungkin juga mazmur ini ditulis karena perlawanan Syeba, atau kesukaran tertentu yang menimpanya selama bagian masa hidupnya saat itu, sebab telah dinubuatkan bahwa pedang tidak akan jauh-jauh dari keluarganya. Akan tetapi, Daud tidak terlalu memperinci perkaranya sendiri dalam mazmur ini, sebab ia menuliskannya dengan maksud supaya mazmur ini dapat dipakai secara umum oleh umat Allah ketika mereka mengalami kesesakan, terutama kesesakan-kesesakan yang dialami di masa-masa kemunduran. Sebab, mazmur ini, lebih daripada mazmur-mazmur yang lainnya, sangat sesuai untuk digunakan oleh murid-murid Yesus Kristus yang sudah tua.

I. Daud memulai mazmur ini dengan doa-doa yang penuh dengan keyakinan, dengan doa-doa bahwa Allah akan melepaskan dan menyelamatkan dia (ay. 2, 4), bahwa Allah tidak akan membuangnya (ay. 9) atau menjauh darinya (ay. 12), dan bahwa musuh-musuhnya akan mendapat malu (ay. 13). Dia mengungkapkan keyakinannya akan Allah (ay. 1, 3, 5, 7), dan pengalaman ditolong oleh Allah yang telah dialaminya (ay. 6), serta kejahatan para musuhnya yang melawannya (ay. 10-11).

II. Dia mengakhiri mazmur ini dengan puji-pujian yang penuh dengan iman (ay. 14, dst.). Pengharapannya tidak pernah seteguh ini (ay. 16, 18, 20-21), dan sukacita serta rasa syukurnya pun tidak pernah selimpah ini (ay. 15, 19, 22-24). Dia sungguh diliputi dan hanyut dengan puji-pujian yang penuh dengan rasa sukacita.
    Saat menyanyikan mazmur ini, iman kita kepada Allah juga harus semakin didorong, dan hati kita harus semakin terangkat untuk memuji nama-Nya yang kudus.

Daud Mengungkapkan Keyakinannya kepada Allah; Doa-doa yang Penuh dengan Iman (71:1-13)

Ada dua hal umum yang didoakan Daud di sini, yaitu supaya dia tidak mendapat malu, dan supaya lawan-lawan serta para penganiayanyalah yang mendapat malu.

Dia berdoa supaya dia tidak akan dipermalukan karena ketergantungannya kepada Allah, dan tidak pernah dikecewakan karena pengharapannya di dalam Dia. Dengan permintaan ini setiap orang percaya yang saleh boleh menghampiri takhta kasih karunia dengan penuh keberanian, sebab Allah tidak akan pernah mengecewakan pengharapan yang telah Ia kobarkan sendiri.

Perhatikanlah di sini:
            1. Bagaimana Daud mengungkapkan keyakinannya terhadap Allah, serta bagaimana dia mengulangi pernyataan imannya itu dengan penuh rasa syukur dan sukacita, mengakuinya kepada Allah dan menjadikannya sebagai dasar permohonannya. Kita memuji Allah dan dengan begitu kita menyenangkan hati-Nya pula saat kita mengungkapkan kepada Dia (jika memang demikian adanya) betapa kita yakin dan percaya sepenuh-penuhnya kepada Dia (ay. 1): “Pada-Mu, ya TUHAN, dan hanya pada-Mu seorang, aku berlindung. Apa pun yang dilakukan orang lain, aku tetap memilih Allah Yakub sebagai sumber pertolonganku.” Orang-orang yang benar-benar berpuas hati dengan kemahacukupan Allah dan dengan kebenaran janji-Nya, dan dengan bergantung pada hal tersebut percaya bahwa keadaan mereka akan diubahkan. Mereka ini dengan rela hati pasti bersedia untuk melakukan dan menderita apa saja, serta bersedia kehilangan dan mempertaruhkan nyawa bagi-Nya, dan dapat berkata dengan sepenuh hati, Pada-Mu, ya TUHAN, aku berlindung. Orang-orang yang ingin berhubungan dengan Allah haruslah berhubungan dengan Dia berdasarkan kepercayaan. Jika kita malu untuk berhubungan dengan Dia, itu menandakan bahwa kita tidak mempercayai-Nya. Engkaulah bukit batuku dan pertahananku (ay. 3), dan lagi, “Engkaulah tempat perlindunganku yang kuat” (ay. 7). Artinya, “Aku berlari kepada-Mu, dan aku yakin akan aman di dalam Engkau, di bawah perlindungan-Mu. Jika Engkau melindungiku, tidak ada seorang pun yang dapat menyakitiku. Engkaulah harapanku dan kepercayaanku(ay. 5). Artinya, “Engkau telah menyatakan diri-Mu kepadaku melalui firman-Mu bahwa Engkau dapat menjadi sauh bagi pengharapan dan kepercayaanku. Aku berharap kepada-Mu, dan tidak sia-sialah aku berharap kepada-Mu.”

2. Bagaimana keyakinannya kepada Allah didukung dan didorong oleh pengalaman-pengalamannya (ay. 5-6): “Engkaulah kepercayaanku sejak masa muda. Begitu aku mampu mengenal yang mana tangan kanan dan tangan kiriku, aku selalu berpaut kepada-Mu dan aku sungguh mengerti alasannya mengapa aku harus begitu. Sebab, oleh-Mulah aku ditopang sejak dari kandungan.” Begitu ia sudah bisa bernalar, ia selalu bergantung pada kebaikan Allah, sebab sejak ia terbentuk ia telah dijadikan tugu kebaikan Allah. Perhatikanlah, kesadaran mengenai Pemeliharaan ilahi yang penuh dengan kemurahan semasa kelahiran dan masa kanak-kanak haruslah mendorong kita untuk berbakti bagi kehormatan-Nya dengan penuh kesalehan sejak usia dini. Dia yang menjadi pertolongan kita sedari kita lahir haruslah juga menjadi pengharapan kita sejak masa muda kita. Jika kita telah menerima banyak sekali belas kasihan dari Allah sebelum kita dapat melayani-Nya, maka seharusnyalah kita tidak menyia-nyiakan waktu untuk melayani Dia bila kita telah mampu melakukannya. Hal ini dinyatakan di sini sebagai peneguhan bagi sang pemazmur saat kesukaran tengah menimpanya. Bukan hanya bahwa Allah telah mengaruniakan kepadanya kehidupan dan keberadaannya, dengan mengeluarkannya dari kandungan ibunya ke dunia ini, dan memeliharanya sehingga dia tidak meninggal di dalam kandungan, juga tidak mengambil nyawanya saat ia keluar dari rahim ibunya, tetapi juga Dia telah bersegera menjadikannya salah satu dari anggota keluarga-Nya: “Engkaulah yang telah mengeluarkanku dari rahim ibuku ke dalam tangan-Mu yang penuh kemurahan, ke dalam ikatan kovenan-Mu. Engkau membawaku masuk ke dalam jemaat-Mu, sebagai anak dari hamba-Mu perempuan yang terlahir di rumah-Mu ( 116:16). Dan karena itulah,”
                (1) “Aku punya alasan untuk berharap bahwa Engkau akan melindungku. Engkau yang telah menyokongku sampai sejauh ini tidak akan membiarkanku jatuh saat ini. Engkau yang telah menciptakanku tidak akan melalaikan pekerjaan tangan-Mu sendiri. Engkau yang telah menolongku ketika aku tidak berdaya tidak akan meninggalkanku kini, ketika aku sama tidak berdayanya seperti dulu.”
                (2) “Karena itulah aku memiliki alasan untuk bertekad mengabdikan diriku bagi-Mu: Engkau selalu kupuji-puji,” artinya, “Aku akan bergiat setiap hari untuk memuji-muji Engkau dan memanfaatkan semua kesempatan untuk melakukannya.”














NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 9 Februari 2025 - TARJOU GABE SIJALA JOLMA - Lukas 5:1-11


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 26 Januari 2025 - Banyak Anggota, Tetapi Hanya Satu Tubuh (Torop Do Ruas Alai Sada Pamatang) - 1 Korintus 12:12-20

All Renungan HKBP 2025
(57)




NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 9 Februari 2025 - TARJOU GABE SIJALA JOLMA - Lukas 5:1-11


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 26 Januari 2025 - Banyak Anggota, Tetapi Hanya Satu Tubuh (Torop Do Ruas Alai Sada Pamatang) - 1 Korintus 12:12-20

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de