f
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
|
Renungan HKBP 2025 Jamita HKBP Minggu, 24 Agustus 2025 - Kasih Setia Tuhan Tetap Selama-lamanya - Mazmur 103:15-18 1. Kasih Setia Tuhan Lebih Besar dari Adat atau Kepercayaan Manusia, 2. Kasih Setia Tuhan Tidak Bisa Dicampur dengan Ketidakjujuran, 3. Jangan Munafik, Jangan Sembunyikan Dosa Mazmur 103:15-18 103:15 Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga; 103:16 apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi. 103:17 Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu, 103:18 bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya. Baca Juga: Penjelasan: Horas ma hita sude! Tuhan memberkati kita semua. Ayat ini jelas berkata: “Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang, demikianlah ia berkembang. Apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi… Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia…” (Mazmur 103:15-18). Artinya, umur manusia itu pendek, cepat berlalu. Kalau digambarkan orang Batak: hidup kita mirip pesta adat. Awal-awal rame, musik gondang keras, semua senyum… tapi sore sudah mulai bubar, tinggal plastik bekas makanan sama kursi berserakan. Tapi syukurlah, kasih setia Tuhan tidak seperti pesta adat yang cepat selesai. Kasih-Nya tetap selama-lamanya. 1. Kasih Setia Tuhan Lebih Besar dari Adat atau Kepercayaan Manusia Orang Batak punya adat yang kaya. Ada dalihan na tolu, ada sistem kekerabatan yang luar biasa. Tapi jangan sampai adat dipakai untuk takhayul atau malah jadi alasan penyembahan berhala. Kadang ada yang bilang: “Harus buat ini supaya roh nenek moyang tidak marah.” Heee lae, Tuhan kita bukan roh yang lapar butuh saksang atau dali ni horbo. Tuhan kita adalah Allah yang kasih setia-Nya kekal. Adat tetap kita hormati, tapi jangan kita sembah. Kalau ada orang lebih percaya roh pohon besar daripada Tuhan, itu sama aja kayak orang Batak yang lebih percaya pargonsi daripada pendeta di pesta adat! Haha! Firman berkata (ay.18): “Kasih setia Tuhan atas orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya.” Jadi bukan pada sesajen atau roh-roh adat, tapi pada Firman Tuhan. 2. Kasih Setia Tuhan Tidak Bisa Dicampur dengan Ketidakjujuran Orang Batak pintar berdagang, pintar negosiasi. Tapi ingat: jangan ada udang di balik batu. Jangan suka tipu-tipu. Contoh, kalau jual mobil bekas, ya bilang apa adanya. Jangan bilang “Ndang hea tabrakan” padahal pintunya sudah tiga kali diganti. Atau kalau di pesta adat, pas jadi panitia, jangan diselewengkan uang kas dengan alasan: “Ah, ini biaya transportasi pribadi.” Itu bukan berkat, itu pencurian. Yesus berkata: “Orang yang setia dalam perkara kecil akan setia juga dalam perkara besar.” (Luk. 16:10). Jadi kalau mau berkat Tuhan tetap, jujurlah dalam segala hal. 3. Jangan Munafik, Jangan Sembunyikan Dosa Nah, ini yang paling dekat dengan kita. Orang Batak terkenal keras kepala. Kalau salah, biasanya malu mengaku. Padahal Firman bilang: “Siapa yang menyembunyikan dosanya tidak akan beruntung, tetapi siapa yang mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.” (Ams. 28:13). Kadang ada orang Batak kalau di gereja kelihatan rohani kali: pakai jas, nyanyi keras, doa panjang. Tapi di rumah hobinya marah-marah sama istrinya. Itu namanya munafik. Kasih setia Tuhan bukan untuk orang yang pura-pura suci, tapi untuk yang mau jujur. Tuhan lebih senang anak-Nya berkata: “Tuhan, saya gagal, saya berdosa, ampuni saya.” Daripada orang yang kelihatan suci, tapi hatinya kotor. Ilustrasi: Orang Batak kalau pesta adat biasanya tampil rapi, jas disetrika, sepatu mengkilap. Tapi kalau buka jasnya, ternyata bajunya ada sobek di dalam. Sama seperti kita kalau cuma menutupi dosa, di luar rapi, di dalam rusak. Tuhan tidak berkenan. Aplikasi : Amang-inang, mari kita ingat empat hal ini: Hidup kita singkat, kasih Tuhan kekal. Jangan terlalu sombong dengan jabatan atau harta. Hormati adat, tapi jangan campur iman dengan takhayul. Tuhan lebih besar dari semua adat. Hiduplah jujur. Jangan tipu-tipu, jangan ada udang di balik batu. Jangan munafik. Lebih baik jujur mengaku dosa daripada berpura-pura benar. Penutup Kasih setia Tuhan itu luar biasa. Waktu kita gagal, Dia tetap mengasihi. Waktu kita jatuh, Dia tetap setia. Waktu orang lain meninggalkan kita, Tuhan tetap ada. Jadi mari kita hidup takut akan Tuhan, jujur, dan sungguh-sungguh dalam iman. Karena kasih setia-Nya tetap selama-lamanya! Horas ma hita sude. Tuhan Jesus memberkati!
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | NEXT: Jamita HKBP Minggu, 31 Agustus 2025 - YESUS PEMIMPIN YANG BENAR - Ibrani 13:7-17 PREV: Jamita HKBP Minggu, 17 Agustus 2025 - Mangolu Songon Ngolu Ni Angka Naung Malua (Hiduplah Sebagai Orang Merdeka) - 1 Petrus 2:11-17 All Renungan HKBP 2025
Nyanyian Ibadah Gereja: Lagu Koor Gereja, JB (Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, Kidung Ceria, NR, NR TORAJA, PKJ TORAJA, NKB TORAJA, NJNE, PENANIAN MASALLO', Pa'pudian, Mazmur Genewa, Nyanyian Jemaat GPM, LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan KKB, KPKL, KPKA, Kidung RIA GKJW, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Suplemen Buku Ende, MNR1 (Mazmur dan Nyanyian Buku 1), MNR2 (Mazmur dan Nyanyian Buku 2), Nafiri Rohani, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Lagu Perkantas, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Puji Syukur, Madah Bakti, |
NEXT: Jamita HKBP Minggu, 31 Agustus 2025 - YESUS PEMIMPIN YANG BENAR - Ibrani 13:7-17 PREV: Jamita HKBP Minggu, 17 Agustus 2025 - Mangolu Songon Ngolu Ni Angka Naung Malua (Hiduplah Sebagai Orang Merdeka) - 1 Petrus 2:11-17 Minggu, 28 Juni 2026 Jamita HKBP Minggu, 28 Juni 2026 - Holong Na Manghorhon Las Ni Roha Dohot Gogo (Kasih yang mendatangkan sukacita dan kekuatan) - Filemon 1:4-7 Minggu, 21 Juni 2026 Jamita HKBP Minggu, 21 Juni 2026 - Pemeliharaan Allah Yang Universal - Kejadian 21:8-21
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com Lagu-Gereja - FB © 2012 . All Rights Reserved. |