f Jamita HKBP Minggu, 15 Februari 2026 - PASANGAP MA JESUS DINGOLUM (Muliakanlah Yesus dalam hidupmu) - LUKAS 9:28-36 - hkbp.lagu-gereja.com | Lagu gereja HKBP | BUKU ENDE NOT ANGKA
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
hkbp.lagu-gereja.com
 
View : 2054 kali

MULIAKAN YESUS DALAM HIDUP SEHARI-HARI: 1️⃣ Dalam keluarga, 2️⃣ Dalam pekerjaan, 3️⃣ Dalam penderitaan, - Fokus iman kita bukan Musa - bukan Elia - bukan pengalaman rohani - tapi YESUS SAJA

Lukas 9:28-36
Yesus berubah rupa di atas gunung
Mat. 17:1-8; Mrk. 9:2-8
28Kira-kira seminggu sesudah Yesus berbicara tentang hal-hal itu, Dia mengajak Petrus, Yohanes, dan Yakobus naik ke atas gunung untuk berdoa. 29Sewaktu Dia sedang berdoa, wajah-Nya berubah, dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar. 30Tiba-tiba tampaklah dua orang sedang bercakap-cakap dengan-Nya, yaitu Musa dan Elia. 31Mereka bersinar dengan kemuliaan surgawi dan berbicara dengan Yesus tentang bagaimana Dia akan menggenapi rencana Allah dengan kematian-Nya di Yerusalem. 32Pada waktu itu Petrus dan kedua murid yang lain sedang tidur nyenyak. Ketika mereka terbangun, mereka melihat Yesus bersinar dengan kemuliaan surgawi bersama kedua orang yang berdiri di dekat-Nya. 33Saat Musa dan Elia hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya, “Wah Guru, indah sekali kita berada di sini! Kami akan membuat tiga pondok, satu untuk Engkau, satu untuk Musa, dan satu lagi untuk Elia.” (Sebenarnya Petrus asal bicara saja.)
34Sewaktu dia mengucapkan itu, turunlah awan ke atas mereka. Ketiga murid itu pun ketakutan karena awan itu mengelilingi mereka. 35Kemudian dari awan itu terdengarlah suara yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang sangat Aku kasihi. Taatilah Dia.”
36Sesudah suara itu menghilang, mereka hanya melihat Yesus sendirian di situ. Setelah kejadian tersebut, cukup lama ketiga murid itu tidak menceritakan kepada siapa pun tentang apa yang sudah mereka saksikan.

Baca Juga:


Penjelasan:

I. PENDAHULUAN  

Horas, Amang/Inang, bapak/ibu, saudara/i yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus .

Hari ini kita membaca satu peristiwa yang luar biasa: Yesus dimuliakan di atas gunung.

Yesus naik ke gunung untuk berdoa, tapi murid-muridnya… hampir tidur .

Ini sangat relevan dengan kehidupan kita:
  • Datang ke gereja mau ibadah
  • Firman dibuka
  • Pendeta mulai berkhotbah
  • Mata ikut tertutup ...
Tapi puji Tuhan, dalam cerita ini, waktu murid-murid terbangun, mereka melihat kemuliaan Yesus!

Hari ini Tuhan mau bilang kepada kita:
“Bangunlah! Lihatlah kemuliaan Anak-Ku!”


II. YESUS DIMULIAKAN SAAT BERDOA (ayat 28-29)

Firman Tuhan berkata:
“Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau.”

Perhatikan:
  • Yesus tidak pamer
  • Tidak cari panggung
  • Tidak minta lighting
- Yesus berdoa

- Kemuliaan sejati lahir dari hubungan dengan Allah, bukan dari popularitas.

Kadang kita:
  • Lebih rajin update status daripada doa
  • Lebih sibuk jaga image daripada jaga iman

Yesus mengajar kita:
Kalau hidupmu mau bercahaya, lututmu harus sering menyentuh lantai.


III. MUSA DAN ELIA: HUKUM & NABI TUNDUK PADA YESUS (ayat 30-31)

Musa dan Elia muncul:
  • Musa = Taurat
  • Elia = Nabi

Artinya:
Seluruh Perjanjian Lama menunjuk kepada Yesus

Mereka bicara tentang:
“kepergian Yesus” (salib)

Di saat Yesus dimuliakan, Ia tetap bicara soal penderitaan.

Artinya apa?

Kemuliaan Kristen bukan jalan instan

Salib dulu, baru mahkota

Setia dulu, baru dipermuliakan

Kalau hari ini hidup terasa berat:
- itu bukan tanda Tuhan meninggalkanmu
- bisa jadi Tuhan sedang memprosesmu


IV. KESALAHAN PETRUS: MAU NIKMAT, TAPI LUPA MISI (ayat 33)

Petrus berkata:
“Guru, betapa baiknya kita berada di sini. Mari kita dirikan tiga kemah…”

Bahasa sekarang:
“Tuhan, enak kali di sini… jangan turun lagi ya.”

😄
Petrus ingin:
  • Tinggal di momen enak
  • Tanpa salib
  • Tanpa turun ke dunia nyata

Ini juga sering jadi doa kita:
  • “Tuhan, berkatilah aku… tapi jangan susah”
  • “Naikkan aku… tapi jangan uji aku”
Iman bukan untuk dinikmati sendiri, tapi dibawa turun untuk melayani.



V. SUARA DARI SORGA: “DENGARKANLAH DIA!” (ayat 35)


Inilah inti khutbah hari ini.

Suara dari awan berkata:
“Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia!”

Bukan:
  • Dengarkan pendeta
  • Dengarkan media sosial
  • Dengarkan gosip
Dengarkan Yesus

Kadang kita:
  • Lebih percaya WhatsApp grup daripada Firman Tuhan
  • Lebih cepat percaya hoaks daripada Alkitab ...

Allah tidak berkata:
“Bangun gereja untuk Yesus”
tapi:
“Dengarkan Dia!”

Memuliakan Yesus bukan hanya dengan mulut, tapi dengan ketaatan.



VI. MULIAKAN YESUS DALAM HIDUP SEHARI-HARI

Bagaimana caranya?

1. Dalam keluarga
  • Jujur
  • Setia
  • Rendah hati
Jangan cuma rohani di gereja, tapi galak di rumah 😄


2. Dalam pekerjaan
  • Kerja benar
  • Tidak curang
  • Tidak korup waktu
Tuhan dimuliakan lewat integritas.


3. Dalam penderitaan
  • Tetap percaya
  • Tidak bersungut-sungut
  • Tetap berdoa
Tuhan paling dimuliakan saat kita setia di masa sulit.



VII. PENUTUP  

Ketika peristiwa selesai, Alkitab berkata:
“Yesus tinggal seorang diri.”

Artinya:
- Fokus iman kita bukan Musa
- bukan Elia
- bukan pengalaman rohani
- tapi YESUS SAJA

Mari kita bertanya hari ini:
  • Apakah Yesus sungguh dimuliakan dalam hidupku?
  • Atau hanya jadi hiasan hari Minggu?
🙏 Ajakan:
Mari kita pulang dari ibadah ini dengan satu komitmen:
Memuliakan Yesus bukan hanya di gunung rohani,
tetapi di lembah kehidupan.


DOA PENUTUP


Tuhan Yesus,
kami mau belajar mendengarkan Engkau,
taat dalam hidup kami,
dan memuliakan nama-Mu
bukan hanya dengan kata-kata,
tetapi dengan hidup kami.
Amin.

***













NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 22 Februari 2026 - Jonok do Debata Uju JouJou Ahu (Tuhan Dekat Tatkala aku Memanggil) - Ratapan 3:49-57


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 8 Februari 2026 - DIPASUPASU ASA GABE PASUPASU (DIBERKATI UNTUK MENJADI BERKAT) - Kejadian 12:1-5 - MINGGU SEXAGESIMA


Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de