f
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
|
Renungan HKBP 2026 Jamita HKBP Minggu, 22 Maret 2026 - DEBATA MANGALEHON HOSA HANGOLUAN (TUHAN PEMBERI NAFAS KEHIDUPAN) - Yehezkiel 37:1-14 1. Ketika Hidup Terasa Seperti Tulang Kering, 2. Mujizat Tuhan Dimulai dari Firman, 3. Nafas Tuhan Menghidupkan, Yehezkiel 37:1-14 Lembah tulang-tulang kering 1Aku merasakan kuasa Tuhan, dan Roh-Nya membawa aku menuruni lembah yang penuh dengan tulang-tulang. 2Aku dituntun Tuhan berkeliling-keliling di lembah itu, dan kulihat bahwa di seluruh lembah itu berserakan tulang-tulang yang amat banyak dan kering sekali. 3Tuhan bertanya kepadaku, “Hai manusia fana, dapatkah tulang-tulang ini hidup kembali?” Aku menjawab, “Tuhan Yang Mahatinggi, hanya Engkaulah yang tahu.” 4Lalu Tuhan menyuruh aku menyampaikan pesan-Nya kepada tulang-tulang yang kering itu, 5“Aku Tuhan Yang Mahatinggi meniupkan napas ke dalam dirimu supaya kamu hidup kembali. 6Kutaruh urat dan daging padamu serta Kubalut kamu dengan kulit. Kamu akan Kuberi napas sehingga hidup. Maka tahulah kamu bahwa Akulah Tuhan.” 7Lalu aku Yehezkiel berbicara kepada tulang-tulang itu sesuai dengan perintah Tuhan. Dan sedang aku berbicara itu, kudengar suara berderak-derak, karena tulang-tulang itu mulai bersambung satu dengan yang lain. 8Sementara aku memperhatikannya, tulang-tulang itu mulai berurat dan berdaging, lalu berkulit juga tetapi tubuh-tubuh itu belum bernapas. 9Allah berkata kepadaku, “Hai manusia fana, bicaralah kepada angin. Katakanlah bahwa Aku, Tuhan Yang Mahatinggi memerintahkan kepadanya supaya datang dari segala arah, untuk meniupkan napas ke dalam tubuh-tubuh yang mati itu sehingga mereka hidup kembali.” 10Maka aku berbicara sesuai dengan perintah Tuhan dan angin pun meniupkan napas ke dalam tubuh-tubuh itu lalu mereka hidup dan berdiri. Jumlah mereka sangat banyak, cukup untuk membentuk kesatuan tentara yang besar. 11Allah berkata kepadaku, “Hai manusia fana, tulang-tulang ini melambangkan bangsa Israel. Mereka mengeluh bahwa mereka kering, tanpa harapan dan tanpa hari depan. 12Sebab itu meramallah kepada umat-Ku Israel itu bahwa Aku, Tuhan Yang Mahatinggi akan membuka kuburan mereka. Aku akan mengeluarkan mereka dari situ dan mengembalikan mereka ke tanah Israel. 13Setelah Aku melakukan semuanya itu, umat-Ku akan tahu bahwa Akulah Tuhan. 14Aku akan meniupkan napas dalam diri mereka untuk menghidupkan mereka, lalu mereka Kumungkinkan tinggal di negerinya sendiri. Maka tahulah mereka bahwa Akulah Tuhan. Aku Tuhan telah berbicara dan pasti akan melaksanakannya.” Baca Juga: Penjelasan: 1. Pembukaan: Ketika Hidup Terasa Seperti Tulang Kering Amang inang, saudara/i yang dikasihi Tuhan. Ada kalanya hidup manusia terasa kering seperti tulang di padang gurun. Kadang ekonomi sulit, pelayanan terasa berat, keluarga punya masalah, bahkan gereja pun kadang menghadapi tantangan. Bayangkan jika Tuhan membawa kita berjalan ke sebuah lembah penuh tulang kering. Bukan tulang satu dua, tetapi banyak sekali. Itulah pengalaman nabi Yehezkiel. Dalam penglihatan itu, Tuhan bertanya: “Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini hidup kembali?” Pertanyaan ini seperti pertanyaan yang Tuhan ajukan kepada kita:
Kalau manusia menjawab, mungkin kita berkata: “Wah Tuhan… ini sudah selesai. Tamat.” Tetapi Yehezkiel menjawab dengan sangat bijak: “Ya Tuhan Allah, Engkaulah yang mengetahui.” (Kitab Yehezkiel 37:3) Artinya: kalau Tuhan yang bekerja, tidak ada yang mustahil. 2. Mujizat Tuhan Dimulai dari Firman Tuhan menyuruh Yehezkiel bernubuat kepada tulang-tulang itu. Bayangkan kejadian itu. Ketika firman Tuhan disampaikan:
Kalau kita lihat itu, mungkin kita sudah lari duluan. Karena tiba-tiba tulang berserakan bergerak sendiri. Tetapi ada satu masalah. Mereka sudah lengkap:
Tapi belum hidup. Kenapa? Karena belum ada nafas kehidupan. Di sinilah kita belajar sesuatu: Banyak orang kelihatannya hidup, tetapi sebenarnya belum benar-benar hidup. Ada uang, ada rumah, ada jabatan… tetapi hatinya kosong. Karena yang memberi hidup bukan uang. Yang memberi hidup adalah nafas dari Tuhan. 3. Nafas Tuhan Menghidupkan Lalu Tuhan berkata kepada Yehezkiel: “Bernubuatlah kepada nafas hidup itu.” (Kitab Yehezkiel 37:9) Ketika nafas Tuhan masuk… Mereka bangkit menjadi tentara yang sangat besar. Inilah inti khotbah hari ini:
Tanpa Tuhan:
Tetapi ketika Tuhan memberi nafas:
4. Tuhan Menghidupkan Umat-Nya di Tengah Dunia Saudara/i, Apa yang Tuhan lakukan di penglihatan Yehezkiel masih Tuhan lakukan sampai hari ini. Lihatlah beberapa berita yang kita dengar. 1. HKBP Balikpapan berdoa untuk Nigeria Jemaat HKBP di Balikpapan melaksanakan Hari Doa Sedunia untuk Nigeria. Ini menunjukkan sesuatu yang luar biasa. Kita mungkin jauh secara geografis, tetapi di dalam Kristus kita satu tubuh. Ketika kita berdoa bagi bangsa lain, kita sedang ikut meniupkan nafas kehidupan rohani bagi dunia. Karena doa orang percaya menghidupkan harapan. 2. Penanaman Pohon di Gereja HKBP Maduma Gereja HKBP Maduma bersama polisi menanam pohon. Ini juga simbol yang indah. Pohon yang ditanam hari ini tidak langsung besar besok. Butuh waktu. Sama seperti kehidupan rohani. Kalau kita rajin berdoa, membaca firman, melayani… maka nafas kehidupan dari Tuhan terus bertumbuh dalam hidup kita. Kalau tidak? Iman bisa menjadi kering seperti tulang di padang gurun. 3. Konflik Pembangunan Gereja Ada juga berita tentang konflik pembangunan gereja. Kadang gereja mengalami tekanan. Tetapi ingat: Dalam penglihatan Yehezkiel, umat Tuhan juga seperti tulang yang mati dan tanpa harapan. Namun Tuhan berkata: “Aku akan membuka kubur-kuburmu dan membawa kamu keluar.” (Kitab Yehezkiel 37:12) Artinya: Tidak ada kekuatan dunia yang bisa menghentikan rencana Tuhan. Kalau Tuhan memberi nafas kehidupan, gereja tetap hidup. 4. Peresmian Gereja HKBP Hajimena Ada juga kabar sukacita: pembangunan gereja yang akan diresmikan. Ini menunjukkan bahwa Tuhan terus bekerja. Kadang ada tantangan. Kadang ada penolakan. Tetapi pekerjaan Tuhan terus berjalan. Seperti tulang yang bangkit menjadi tentara besar. 5. Aplikasi: Apakah Hidup Kita Masih Punya Nafas Tuhan? Sekarang pertanyaannya untuk kita: Apakah hidup kita masih memiliki nafas Tuhan? Atau kita hanya seperti:
Kadang orang Kristen seperti ini:
Tapi hati berkata: “Cepatlah selesai khotbahnya…” Kalau khotbah terlalu lama, kita mulai melihat jam. Kalau pendeta berkata: “Terakhir satu poin lagi…” kita berkata dalam hati: “Puji Tuhan… akhirnya!” Tetapi ketika Tuhan memberi nafas kehidupan, iman kita menjadi hidup:
6. Penutup: Tuhan Masih Menghidupkan Saudara/i yang dikasihi Tuhan, Pesan dari Yehezkiel sangat jelas:
Karena: Debata mangalehon hosa hangoluan. Tuhan memberikan nafas kehidupan. Kalau Tuhan meniupkan nafas-Nya ke dalam hidup kita… tulang yang kering akan menjadi tentara Tuhan yang kuat. Penutup Firman “Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu sehingga kamu hidup kembali.” (Kitab Yehezkiel 37:14) Kiranya Tuhan memberi nafas kehidupan bagi:
Amin. ***
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, |
NEXT: Jamita HKBP Minggu, 29 Maret 2026 - Yesus Kristus Adalah Tuhan - Filipi 2:5-11 PREV: Jamita HKBP Minggu, 15 Maret 2026 - Hidup Sebagai Anak Anak Terang - Efesus 5:8-14 Minggu, 26 April 2026 Jamita HKBP Minggu, 26 April 2026 - HATIKU BERSUKACITA DAN JIWAKU BERSORAK-SORAI - Kisah Rasul 2:22-28 Minggu, 19 April 2026 Jamita HKBP Minggu, 19 April 2026 - Marlas Roha di Bagasan Tuhan (Bersukacita dalam Tuhan) - Habakuk 3:10-19
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |