f Jamita HKBP Minggu, 7 Juni 2026 - Dunia Dan Segala Isinya Adalah Milik Tuhan - Mazmur 50:7-15 - hkbp.lagu-gereja.com | Lagu gereja HKBP | BUKU ENDE NOT ANGKA
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
hkbp.lagu-gereja.com
 
Jamita HKBP Minggu, 21 Juni 2026 - Pemeliharaan Allah Yang Universal - Kejadian 21:8-21
# I. Latar Belakang Teks, II. Allah Memelihara Orang yang Tidak Diperhitungkan Manusia, III. Allah Bekerja Melampaui Batas Suku, Bangsa, dan Status, IV. Allah Menolong Pada Saat yang Tepat, V. Allah Memiliki Masa Depan bagi Setiap Orang,
View : 1968 kali
Renungan HKBP 2026
Jamita HKBP Minggu, 7 Juni 2026 - Dunia Dan Segala Isinya Adalah Milik Tuhan - Mazmur 50:7-15

I. TUHAN TIDAK MEMBUTUHKAN PEMBERIAN MANUSIA, II. KITA HANYA PENATALAYAN, III. BERITA BAIK HKBP MENUNJUKKAN PEKERJAAN TUHAN, IV. PERSEMBAHAN YANG PALING TUHAN SUKAI,

Mazmur 50:7-15
7“Dengarlah, umat-Ku, Aku mau berbicara,
Israel, Aku mau bersaksi terhadap kamu;
Aku ini Allah, Allahmu.
8Bukan karena kurbanmu Aku menuduh kamu;
kurban bakaranmu selalu ada di hadapan-Ku.
9Aku tidak memerlukan sapi dari kandangmu,
atau kambing dari kawanan ternakmu;
10sebab semua binatang di hutan adalah milik-Ku,
dan ternak di ribuan pegunungan.
11Semua burung di pegunungan milik-Ku juga,
dan segala makhluk yang hidup di padang belantara.
12Kalau Aku lapar, tak perlu Kukatakan kepadamu,
sebab bumi seisinya adalah milik-Ku.
13Aku tidak makan daging sapi jantan,
tidak juga minum darah kambing jantan.
14Persembahkanlah kurban syukur kepada Allah,
tepatilah janjimu kepada Yang Mahatinggi.
15Berserulah kepada-Ku di waktu kesesakan,
Aku akan membebaskan kamu,
dan kamu akan memuji Aku.”

Penjelasan:

Horas!
Salam sejahtera bagi kita semua.

Hari ini kita merenungkan firman Tuhan dari Mazmur 50:7-15 dengan tema yang sangat penting: "Dunia dan Segala Isinya Adalah Milik Tuhan."

Di zaman sekarang, manusia sering merasa dirinya pemilik segala sesuatu. Ada yang berkata:
  • "Ini rumahku!"
  • "Ini tanahku!"
  • "Ini mobilku!"
  • "Ini rekeningku!"
Bahkan ada yang lebih ekstrem:
"Ini WiFi-ku, jangan ada yang minta password!"

Padahal kalau listrik mati, WiFi itu langsung bertobat menjadi benda mati.

Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa sesungguhnya manusia bukan pemilik, melainkan hanya pengelola. Pemilik sejati dunia ini adalah Tuhan.

I. TUHAN TIDAK MEMBUTUHKAN PEMBERIAN MANUSIA

Mazmur 50:10-12 berkata:
"Sebab punya-Kulah segala binatang hutan dan hewan di gunung-gunung beribu-ribu."

Tuhan sedang menegur umat Israel yang berpikir bahwa korban persembahan mereka membuat Tuhan menjadi "berutang budi."

Seolah-olah Tuhan berkata:
"Kalian pikir Aku lapar?"
"Kalau Aku lapar, Aku tidak perlu pinjam uang kepada kalian."

Sebab seluruh dunia adalah milik-Nya.

Kadang-kadang kita juga bisa jatuh dalam pemikiran yang sama.

Ada orang yang memberi persembahan lalu diam-diam berharap Tuhan langsung membalas minggu depan.

Ketika berkat belum datang, dia mulai menghitung:
"Tuhan, kemarin aku kasih Rp100 ribu. Kok belum balik Rp1 juta?"

Seolah-olah gereja berubah menjadi aplikasi investasi.

Padahal persembahan bukan untuk memperkaya Tuhan.

Tuhan tidak pernah kekurangan.

Persembahan adalah ungkapan syukur dari hati yang mengenal kasih Tuhan.

II. KITA HANYA PENATALAYAN

Apa yang kita miliki hari ini sebenarnya titipan Tuhan.

Rumah?
Titipan Tuhan.

Pekerjaan?
Titipan Tuhan.

Kesehatan?
Titipan Tuhan.

Anak-anak?
Titipan Tuhan.

Bahkan napas yang kita hirup saat ini adalah pemberian Tuhan.

Orang Batak punya semangat bekerja keras yang luar biasa.

Itu baik.

Tetapi jangan sampai keberhasilan membuat kita lupa siapa sumber keberhasilan itu.

Ada pepatah yang bisa kita ubah sedikit:
"Jangan karena sudah punya sawah, lalu lupa siapa yang menurunkan hujan."

Tanpa berkat Tuhan, kepintaran manusia tidak cukup.

Tanpa pemeliharaan Tuhan, kekayaan bisa hilang dalam sekejap.

Karena itu pemazmur mengingatkan:

Dunia dan segala isinya adalah milik Tuhan.

III. BERITA BAIK HKBP MENUNJUKKAN PEKERJAAN TUHAN

Beberapa waktu terakhir kita mendengar banyak kabar sukacita di lingkungan HKBP.

1. HKBP Jatiwaringin Menggelar Seminar Tahun Transformasi 2026

Seminar ini berbicara tentang penguatan iman keluarga di era digital.

Mengapa ini penting?

Karena gadget sekarang bisa lebih sering disentuh daripada Alkitab.

Ada keluarga yang duduk satu meja makan tetapi masing-masing sedang berbicara dengan dunia lain melalui telepon genggam.

Ayah dengan Facebook.

Ibu dengan WhatsApp.

Anak dengan TikTok.

Kucing pun kadang lebih diperhatikan daripada anggota keluarga.

Karena itu gereja mengingatkan bahwa teknologi adalah alat, bukan tuan.

Dunia digital pun adalah milik Tuhan dan harus dipakai untuk kemuliaan Tuhan.


2. Sebanyak 11 Siswa SMK HKBP Sidikalang Lulus SNBT

Ini kabar yang membanggakan.

Prestasi pendidikan adalah berkat Tuhan.

Namun keberhasilan itu jangan membuat seseorang menjadi sombong.

Gelar sarjana tidak lebih tinggi daripada kasih karunia Tuhan.

Ijazah dapat membuka pintu pekerjaan.

Tetapi hikmat Tuhan membuka jalan kehidupan.

Karena itu keberhasilan anak-anak HKBP harus menjadi alasan untuk bersyukur, bukan untuk meninggikan diri.


3. Jemaat HKBP Resort Exaudi Beribadah Dengan Aman

Kita juga mendengar bagaimana aparat keamanan membantu menjaga ibadah berjalan aman dan nyaman.

Ini mengingatkan bahwa kedamaian yang kita nikmati setiap Minggu adalah berkat Tuhan.

Kadang kita datang ke gereja dengan tenang lalu menganggapnya biasa.

Padahal di beberapa tempat di dunia, ada orang yang harus beribadah dengan rasa takut.

Mari bersyukur karena Tuhan masih memberikan keamanan bagi gereja-Nya.


4. Konferensi Misi dan Penginjilan HKBP Distrik VIII DKI Jakarta

Tema konferensi tersebut berbicara tentang memulihkan relasi dan menghidupkan misi.

Ini sangat sesuai dengan Mazmur 50.

Tuhan tidak mencari korban semata.

Tuhan mencari hati yang memiliki hubungan yang benar dengan-Nya.

Gereja bukan sekadar gedung.

Gereja adalah umat yang diutus menjadi terang dunia.


IV. PERSEMBAHAN YANG PALING TUHAN SUKAI

Mazmur 50:14 berkata:
"Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah."

Ternyata yang paling Tuhan inginkan bukanlah jumlah persembahan.

Yang Tuhan cari adalah hati yang bersyukur.

Orang yang bersyukur akan:
  • rajin berdoa,
  • setia beribadah,
  • mengasihi sesama,
  • melayani dengan sukacita,
  • memakai berkat untuk kemuliaan Tuhan.
Tuhan lebih senang mendengar ucapan syukur yang tulus daripada melihat persembahan besar yang diberikan dengan hati sombong.

PENUTUP


Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,

Mazmur 50 mengingatkan kita bahwa:

Tuhan adalah Pemilik dunia dan segala isinya.

Kita hanya penatalayan.

Karena itu:
  • Jangan sombong ketika berhasil.
  • Jangan putus asa ketika kekurangan.
  • Jangan mengandalkan harta lebih daripada Tuhan.
  • Jangan lupa bersyukur atas setiap berkat.
Rumah yang kita tempati adalah milik Tuhan.

Pekerjaan yang kita jalani adalah pemberian Tuhan.

Anak-anak yang berhasil adalah anugerah Tuhan.

Gereja HKBP yang terus bertumbuh adalah karya Tuhan.

Dan hidup kita sendiri adalah milik Tuhan.

Maka marilah kita berkata seperti orang Batak yang penuh syukur:

"Tuhan, semua yang ada padaku berasal dari-Mu. Pakailah hidupku menjadi berkat bagi banyak orang."

Amin.

Doa Penutup:

Ya Bapa di surga, kami bersyukur karena Engkaulah Pemilik dunia dan segala isinya. Ajarlah kami untuk tidak menjadi sombong atas apa yang kami miliki, melainkan hidup sebagai penatalayan yang setia. Berkati seluruh jemaat HKBP, keluarga-keluarga kami, anak-anak kami yang sedang menuntut ilmu, para pelayan gereja, dan seluruh pelayanan misi-Mu. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin. Horas.















NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 14 Juni 2026 - Dibenarkan Karena Iman (Dipintori Ala Haporseaon - GALATIA 2:15-21 - MINGGU II SETELAH TRINITATIS


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 31 Mei 2026 - Gabe Sitindangi Ni Debata Sitolusada (Menjadi Saksi Allah Tritunggal) - Matius 28:16-20

All Renungan HKBP 2026
(27)




NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 14 Juni 2026 - Dibenarkan Karena Iman (Dipintori Ala Haporseaon - GALATIA 2:15-21 - MINGGU II SETELAH TRINITATIS


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 31 Mei 2026 - Gabe Sitindangi Ni Debata Sitolusada (Menjadi Saksi Allah Tritunggal) - Matius 28:16-20

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de