f Jamita HKBP Minggu, 28 Juni 2026 - Holong Na Manghorhon Las Ni Roha Dohot Gogo (Kasih yang mendatangkan sukacita dan kekuatan) - Filemon 1:4-7 - hkbp.lagu-gereja.com | Lagu gereja HKBP | BUKU ENDE NOT ANGKA
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
hkbp.lagu-gereja.com
 
Jamita HKBP Minggu, 21 Juni 2026 - Pemeliharaan Allah Yang Universal - Kejadian 21:8-21
# I. Latar Belakang Teks, II. Allah Memelihara Orang yang Tidak Diperhitungkan Manusia, III. Allah Bekerja Melampaui Batas Suku, Bangsa, dan Status, IV. Allah Menolong Pada Saat yang Tepat, V. Allah Memiliki Masa Depan bagi Setiap Orang,
View : 263 kali
Renungan HKBP 2026
Jamita HKBP Minggu, 28 Juni 2026 - Holong Na Manghorhon Las Ni Roha Dohot Gogo (Kasih yang mendatangkan sukacita dan kekuatan) - Filemon 1:4-7

1. Kasih yang Nyata Menjadi Alasan Syukur, 2. Kasih yang Nyata Menguatkan Persekutuan, 3. Kasih yang Nyata Membentuk Generasi Masa Depan, 4. Kasih yang Nyata Menghibur dan Menguatkan Banyak Orang, 5. Kasih yang Hidup Dimulai dari Keluarga,

Filemon 1:4-7
"Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat engkau dalam doaku, karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang kudus dan tentang imanmu kepada Tuhan Yesus. Dan aku berdoa supaya persekutuanmu dalam iman turut bekerja untuk memperdalam pengetahuanmu tentang segala yang baik yang ada pada kita oleh karena Kristus. Sebab aku sangat bersukacita dan terhibur oleh kasihmu, karena hati orang-orang kudus telah kauhiburkan, saudaraku."

Penjelasan:

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,

Setiap orang membutuhkan dua hal dalam hidupnya: sukacita dan kekuatan.

Sukacita membuat kita mampu tersenyum di tengah kesulitan. Kekuatan membuat kita mampu bertahan ketika menghadapi pergumulan.

Namun pertanyaannya, dari mana sukacita dan kekuatan itu datang?

Banyak orang mencari sukacita dari uang, jabatan, atau popularitas. Tetapi semua itu tidak selalu mampu memberi ketenangan hati.

Dalam surat kepada Filemon, Rasul Paulus menunjukkan bahwa ada sesuatu yang mampu menghadirkan sukacita dan kekuatan yang sejati, yaitu kasih yang hidup dalam Kristus.

Kasih yang nyata tidak hanya membahagiakan orang lain, tetapi juga memberi kekuatan bagi sesama dan memuliakan Tuhan.

1. Kasih yang Nyata Menjadi Alasan Syukur

Paulus berkata:
"Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat engkau."

Paulus bersyukur bukan karena Filemon kaya atau terkenal.

Paulus bersyukur karena Filemon memiliki iman dan kasih yang nyata.

Kasih Filemon dapat dirasakan oleh jemaat di sekitarnya.

Saudara-saudari,

Orang percaya dipanggil menjadi alasan syukur bagi sesamanya.

Ketika kita membantu yang lemah, mengunjungi yang sakit, menghibur yang berduka, mendukung pelayanan gereja, maka kehadiran kita menjadi berkat.

Hari ini kita melihat banyak contoh nyata dalam kehidupan HKBP.

Setelah puluhan tahun melayani di Kalimantan Barat, akhirnya HKBP memiliki Distrik XXXIII sendiri. Peresmian distrik baru ini bukan sekadar pembentukan organisasi, melainkan wujud kasih dan pelayanan yang semakin dekat kepada jemaat. Kasih yang diwujudkan dalam pelayanan membawa sukacita bagi banyak orang.

Demikian juga ketika jemaat bekerja sama membangun gereja, mendukung sekolah minggu, atau memperkuat pelayanan kategorial, semua itu menjadi alasan syukur bagi banyak orang.

Pertanyaannya:

Apakah kehadiran kita membuat orang bersyukur kepada Tuhan atau justru menjadi beban bagi orang lain?

2. Kasih yang Nyata Menguatkan Persekutuan

Paulus memuji Filemon karena kasihnya kepada semua orang kudus.

Artinya, kasih Filemon tidak terbatas pada kelompok tertentu.

Kasih Kristus mempersatukan berbagai latar belakang, usia, pekerjaan, dan status sosial.

Saudara-saudari,

Gereja tidak dibangun oleh gedung yang megah, tetapi oleh kasih yang mempersatukan jemaat.

Ketika Persekutuan Ama HKBP Distrik VIII DKI Jakarta mengadakan retreat dan memilih pengurus baru, yang terpenting bukan siapa yang menjadi pengurus, melainkan bagaimana kasih Kristus tetap mempersatukan seluruh anggota.

Dalam setiap organisasi gereja bisa saja ada perbedaan pendapat.

Namun kasih Kristus harus lebih besar daripada perbedaan itu.

Orang yang mengasihi tidak sibuk mencari kesalahan, tetapi mencari jalan untuk membangun.

Orang yang mengasihi tidak memperbesar konflik, tetapi memperbesar persaudaraan.

Karena itu Rasul Paulus berkata:

"Persekutuanmu dalam iman turut bekerja."

Iman yang hidup selalu menghasilkan persekutuan yang sehat.

3. Kasih yang Nyata Membentuk Generasi Masa Depan


Paulus berkata bahwa kasih Filemon membawa manfaat bagi banyak orang.

Kasih sejati selalu memikirkan masa depan.

Hari ini kita bersyukur melihat pelayanan Sekolah Minggu HKBP terus berkembang.

Puncak Parheheon Sekolah Minggu HKBP se-Ressort Onan Hasang mengingatkan kita bahwa pembentukan karakter anak sejak dini adalah investasi iman yang sangat berharga.

Anak-anak yang hari ini bernyanyi di sekolah minggu adalah pemimpin gereja dan bangsa di masa depan.

Karena itu kasih kepada anak-anak bukan hanya memberi mereka makanan atau pakaian.

Kasih juga berarti:
  • mengajar mereka berdoa,
  • membawa mereka beribadah,
  • menjadi teladan yang baik,
  • dan memperkenalkan Yesus sebagai Juruselamat.
Dalam budaya Batak dikenal ungkapan:
"Anakkon hi do hamoraon di au."

Anak-anak adalah kekayaan yang berharga.

Tetapi lebih berharga lagi jika mereka bertumbuh dalam iman kepada Kristus.

4. Kasih yang Nyata Menghibur dan Menguatkan Banyak Orang

Ayat 7 berkata:
"Aku sangat bersukacita dan terhibur oleh kasihmu, karena hati orang-orang kudus telah kauhiburkan."

Inilah puncak pujian Paulus kepada Filemon.

Kasih Filemon telah menghibur banyak orang.

Saudara-saudari,

Dunia saat ini penuh tekanan.

Ada yang bergumul dengan ekonomi.
Ada yang menghadapi masalah keluarga.
Ada yang sakit.
Ada yang kehilangan pekerjaan.
Ada yang merasa sendirian.

Karena itu dunia membutuhkan lebih banyak orang seperti Filemon.

Satu kata yang menguatkan,
satu kunjungan kepada orang sakit,
satu bantuan kepada yang membutuhkan,
satu doa bagi sesama,

dapat menjadi sumber kekuatan yang luar biasa.

Kita juga melihat contoh indah ketika masyarakat dan aparat menunjukkan kepedulian serta toleransi melalui kegiatan sosial di lingkungan gereja HKBP. Hal ini menunjukkan bahwa kasih mampu menjembatani perbedaan dan menghadirkan damai di tengah masyarakat yang majemuk.

Kasih yang berasal dari Kristus selalu menghadirkan penghiburan.

5. Kasih yang Hidup Dimulai dari Keluarga


Saudara-saudari,

Sebelum kasih terlihat di gereja, kasih harus terlebih dahulu terlihat di rumah.

Tidak heran berbagai pembinaan kepada kaum ama HKBP saat ini juga menekankan pentingnya menjadi imam keluarga, membangun ekonomi keluarga, dan mendidik anak di era digital.

Kasih Kristen bukan hanya di mimbar.

Kasih Kristen harus terlihat:
  • dalam hubungan suami dan istri,
  • dalam hubungan orang tua dan anak,
  • dalam cara kita bekerja,
  • dalam cara kita menggunakan media sosial,
  • dalam cara kita melayani sesama.
Keluarga yang dipenuhi kasih akan menjadi sumber sukacita dan kekuatan bagi gereja.

Dan gereja yang dipenuhi kasih akan menjadi berkat bagi masyarakat.

Penutup


Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,

Dari Filemon 1:4-7 kita belajar bahwa:

Pertama,
Kasih yang nyata menjadi alasan syukur.

Kedua,
Kasih yang nyata menguatkan persekutuan.

Ketiga,
Kasih yang nyata membentuk generasi masa depan.

Keempat,

Kasih yang nyata menghibur dan menguatkan banyak orang.

Kelima,
Kasih yang nyata harus dimulai dari keluarga.

Kiranya HKBP di mana pun berada-baik di Kalimantan Barat yang terus berkembang, di Jakarta yang memperkuat pelayanan keluarga, di Tapanuli yang membina anak-anak sekolah minggu, maupun di seluruh pelosok Indonesia-menjadi gereja yang dikenal bukan hanya karena organisasinya, tetapi karena kasih Kristus yang hidup di tengah jemaatnya.

Sebab benar seperti yang dialami Paulus:

"Aku sangat bersukacita dan terhibur oleh kasihmu."

Kiranya orang lain juga dapat berkata demikian ketika melihat kehidupan kita.

Kasih yang berasal dari Kristus akan selalu mendatangkan sukacita dan kekuatan.

Amin.

Doa Penutup

Ya Tuhan Yesus, ajarlah kami memiliki kasih yang nyata seperti Filemon. Jadikanlah kami sumber sukacita dan kekuatan bagi keluarga, gereja, dan masyarakat. Berkatilah seluruh pelayanan HKBP, para pelayan, keluarga, kaum ama, ina, naposo, dan anak sekolah minggu agar semakin setia melayani-Mu. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Horas... Horas... Horas!












PREV:
Jamita HKBP Minggu, 21 Juni 2026 - Pemeliharaan Allah Yang Universal - Kejadian 21:8-21

All Renungan HKBP 2026
(27)



PREV:
Jamita HKBP Minggu, 21 Juni 2026 - Pemeliharaan Allah Yang Universal - Kejadian 21:8-21

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de