BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 

View : 10724 kali

Download MP3 Music
Khotbah HKBP Kamis, 6 Agustus 2015
Yesaya 53:11

Konteks
53:11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.


Penjelasan:
* KESUSAHAN JIWANYA.Nas : Yes 53:11
Penderitaan Mesias akan melaksanakan maksud Allah dan menghasilkan keselamatan bagi "banyak" orang yang percaya.

* Sebagai orang yang benar
Sebagai orang yang benar. Dilihat dari sudut penggenapan, ini pasti sebuah genitif obyektif, yang artinya, dengan mengenal Dia (sebagai Juruselamat). Bunyi ayat itu selanjutnya, ... akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya (yakni, orang banyak yang demi mereka Ia akan mati).

* Menderita untuk keampunan dosa kita
Apa yang dilakukan oleh Sang Hamba demi menuntaskan panggilan-Nya menjadi terang bagi bangsa-bangsa? Perikop ini merupakan puncak dari sederetan Nyanyian hamba TUHAN (Yes. 40:1-7; 42:1-6; 50:4-6) yang mengungkapkan pengurbanan Sang Hamba. Perikop ini telah menjadi inspirasi bagi para penulis PB untuk memahami tindakan Allah berinkarnasi untuk menyelamatkan manusia.

Inkarnasi berarti Allah memilih menjadi manusia dan menjadikan penderitaan manusia sebagai "tempat kudus" kehadiran dan karya-Nya. Semenjak dilahirkan di bumi sebagai manusia, Kristus telah menjalani setiap bentuk rasa sakit seorang manusia: penolakan, kehausan, kelaparan, kemiskinan, menggelandang (tak punya rumah, bahkan kuburan), dipukuli, kehilangan orang yang dikasihi, menjadi korban ketidakadilan dan kejahatan. Semua itu memuncak pada kematian yang mengerikan di atas kayu salib. Begitu akrabnya Ia hidup bersama-sama manusia yang tertindas, lengkap dengan pengalaman kesengsaraannya, sampai-sampai Ia disebut sebagai "...seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan" (ayat 53:3). Tidak ada penderitaan yang Yesus alami, dari kelahiran sampai kematian-Nya, yang tidak terkait dengan penderitaan kita. Karena sesungguhnya penderitaan kitalah yang Dia pikul dan dosa kitalah yang Dia tanggung (ayat 53:4-5).

Jangan lupa, nyanyian Hamba ini tidak berhenti sampai kematian-Nya yang menggantikan hukuman dosa, melainkan terus sampai pada kebangkitan-Nya (ayat 10-12) sebagai pemenang tunggal atas kuasa dosa dan maut. Dia yang telah menang berhak atas semua orang, yang oleh karya salib-Nya, telah dimerdekakan dari dosa.

Oleh karena itu, respons yang paling tepat kita lakukan adalah menghambakan diri kembali kepada Dia karena memang kita adalah kepunyaan-Nya dan tebusan-Nya. Akui karya-Nya atas hidup kita dan hiduplah sebagai kesaksian akan kuasa dan kasih-Nya.


Label:   Yesaya 53:11 











NEXT:
Khotbah HKBP Jumat, 7 Agustus 2015 Yakobus 1:19


PREV:
Khotbah HKBP Rabu, 5 Agustus 2015 Markus 5:36


Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de