BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
|
Download MP3 Music Yesaya 53:11 Konteks 53:11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul. Penjelasan: * KESUSAHAN JIWANYA.Nas : Yes 53:11 Penderitaan Mesias akan melaksanakan maksud Allah dan menghasilkan keselamatan bagi "banyak" orang yang percaya. * Sebagai orang yang benar Sebagai orang yang benar. Dilihat dari sudut penggenapan, ini pasti sebuah genitif obyektif, yang artinya, dengan mengenal Dia (sebagai Juruselamat). Bunyi ayat itu selanjutnya, ... akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya (yakni, orang banyak yang demi mereka Ia akan mati). * Menderita untuk keampunan dosa kita Apa yang dilakukan oleh Sang Hamba demi menuntaskan panggilan-Nya menjadi terang bagi bangsa-bangsa? Perikop ini merupakan puncak dari sederetan Nyanyian hamba TUHAN (Yes. 40:1-7; 42:1-6; 50:4-6) yang mengungkapkan pengurbanan Sang Hamba. Perikop ini telah menjadi inspirasi bagi para penulis PB untuk memahami tindakan Allah berinkarnasi untuk menyelamatkan manusia. Inkarnasi berarti Allah memilih menjadi manusia dan menjadikan penderitaan manusia sebagai "tempat kudus" kehadiran dan karya-Nya. Semenjak dilahirkan di bumi sebagai manusia, Kristus telah menjalani setiap bentuk rasa sakit seorang manusia: penolakan, kehausan, kelaparan, kemiskinan, menggelandang (tak punya rumah, bahkan kuburan), dipukuli, kehilangan orang yang dikasihi, menjadi korban ketidakadilan dan kejahatan. Semua itu memuncak pada kematian yang mengerikan di atas kayu salib. Begitu akrabnya Ia hidup bersama-sama manusia yang tertindas, lengkap dengan pengalaman kesengsaraannya, sampai-sampai Ia disebut sebagai "...seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan" (ayat 53:3). Tidak ada penderitaan yang Yesus alami, dari kelahiran sampai kematian-Nya, yang tidak terkait dengan penderitaan kita. Karena sesungguhnya penderitaan kitalah yang Dia pikul dan dosa kitalah yang Dia tanggung (ayat 53:4-5). Jangan lupa, nyanyian Hamba ini tidak berhenti sampai kematian-Nya yang menggantikan hukuman dosa, melainkan terus sampai pada kebangkitan-Nya (ayat 10-12) sebagai pemenang tunggal atas kuasa dosa dan maut. Dia yang telah menang berhak atas semua orang, yang oleh karya salib-Nya, telah dimerdekakan dari dosa. Oleh karena itu, respons yang paling tepat kita lakukan adalah menghambakan diri kembali kepada Dia karena memang kita adalah kepunyaan-Nya dan tebusan-Nya. Akui karya-Nya atas hidup kita dan hiduplah sebagai kesaksian akan kuasa dan kasih-Nya. Label: Yesaya 53:11
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, |
NEXT: Khotbah HKBP Jumat, 7 Agustus 2015 Yakobus 1:19 PREV: Khotbah HKBP Rabu, 5 Agustus 2015 Markus 5:36 Minggu, 25 Oktober 2026 Jamita HKBP Minggu, 25 Oktober 2026 - Mangalului Pangondianan di Goar ni Jahowa (Mencari Perlindungan pada Nama TUHAN) - Zefanya 3:9-15 Minggu, 18 Oktober 2026 Jamita HKBP Minggu, 18 Oktober 2026 - DEBATA DO MANJOU JALA MAMILLIT HAMU (DIPANGGIL DAN DIPILIH ALLAH) - 2 Petrus 1:3-10
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |