BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
|
Renungan HKBP 2023 Renungan HKBP Jumat, 21 April 2023 - PERINTAH UNTUK HIDUP DALAM KASIH - 2 Yohanes 1:6 BE. 829:1 PATIK NA IMBARU Patik na imbaru hulehon tu hamu, asa masihaholongan, Hamu sama hamu, songon holong ni rohangku maradophon hamu. Sian on do ditanda halak hamu siseanHu molo hamu masihaholongan, Sian on do ditanda halak hamu siseanHu molo hamu masihaholongan 2 Yohanes 1:6 1:6 Jala on do holong ni roha i; naeng parangehononta patikna. I do patik siparangehononmuna, songon naung binegemuna sian mulana i. 1:6 Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya. Penjelasan: * 2Yoh 1:6 - Dan inilah kasih itu Dan inilah kasih itu. Kasih yang dimaksudkan oleh Yohanes terdiri dari hal-hal ini. Dalam ayat 5 perintahnya adalah untuk mengasihi dalam ayat 6 kasih adalah menaati perintah-perintah-Nya. "Ini bukan lingkaran seta, melainkan suatu hubungan moral yang sehat ... Kasih yang dipisahkan dari kewajiban akan tumbuh dengan liar, dan kewajiban dipisahkan dari kasih akan mati kelaparan" (Plummer, hlm. 135-136). Kasih bukan sekadar masalah perasaan; kasih adalah tindakan melaksanakan kehendak Allah. Pengertian ini sangat perlu pada saat menulis kepada seorang perempuan yang kodratnya lebih emosional. * Kasih Kristiani (5-6) Sekarang kita masuk lebih dalam ke rancangan dan inti dari surat ini. Dan di sini kita mendapati, I. Permintaan Rasul Yohanes: Sekarang aku minta kepadamu, Ibu. Mengingat apa yang dimintanya, sungguh luar biasa cara dia meminta. Itu dilakukan bukan demi mendapat untung atau upah sendiri, melainkan sebagai kewajiban bersama dan untuk menjalankan perintah ilahi. Di sini ia bisa saja memerintah atau menyuruh. Tetapi cara-cara yang kasar bukan saja tidak perlu tetapi juga lebih buruk jika cara-cara yang halus bisa berhasil. Dan jiwa kerasulan itu, dari semua hal lain, paling lembut dan penuh kasih sayang. Entah karena rasa hormat terhadap kedudukannya sebagai seorang ibu, atau karena kelemah-lembutan seorang rasul, atau karena kedua-duanya, ia berkenan merendah dan meminta: Dan sekarang aku minta kepadamu, Ibu. Tampaknya ia berbicara seperti seorang rasul lain yang menyampaikan permintaan kepada seorang tuan yang disuratinya: Karena itu, sekalipun di dalam Kristus aku mempunyai kebebasan penuh (dan sesuai kuasa yang telah dipercayakan Kristus kepadaku) untuk memerintahkan kepadamu apa yang harus engkau lakukan, tetapi mengingat kasihmu itu, lebih baik aku memintanya dari padamu, sebagai yang sudah menjadi tua. Kasih akan berhasil ketika wewenang tidak. Dan sering kali kita bisa melihat bahwa semakin kekuasaan ditekankan, semakin ia diremehkan. Hamba Tuhan yang rasuli akan mengasihi dan meminta teman-temannya supaya menjalankan kewajiban mereka. II. Hal yang diminta dari sang Ibu dan anak-anaknya, yaitu kasih kristiani yang suci: Supaya kita saling mengasihi (ay. 5). Orang yang unggul dalam kebajikan kristiani apa saja masih memiliki ruang untuk bertumbuh di dalamnya. Tetapi, tentang kasih persaudaraan tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri telah belajar kasih mengasihi dari Allah. Tetapi kami menasihati kamu, saudara-saudara (dan saudari-saudari), supaya kamu lebih bersungguh-sungguh lagi melakukannya (1Tes. 4:9-10). 1. Kasih ini dianjurkan, (1) Berdasarkan adanya kewajiban untuk itu, yaitu perintah. Perintah ilahi haruslah memengaruhi pikiran dan hati kita. (2) Berdasarkan tuanya usia kewajiban itu: Bukan seolah-olah aku menuliskan perintah baru bagimu, tetapi menurut perintah yang sudah ada pada kita dari mulanya (ay. 5). Perintah kristiani untuk saling mengasihi ini dapat dikatakan sebagai perintah baru dalam hal bahwa perintah tersebut ditegakkan dan ditegaskan kembali oleh Kristus Tuhan. Akan tetapi, berdasarkan isinya (saling mengasihi secara kudus), perintah ini sudah setua agama alamiah, agama Yahudi, atau agama Kristen. Perintah ini harus menyertai Kekristenan di mana saja, agar para penganutnya mengasihi satu sama lain. 2. Lalu kasih ini digambarkan melalui sifatnya yang menghasilkan buah: Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya (ay. 6). Inilah ujian terhadap kasih kita kepada Allah, yaitu kepatuhan kita kepada Dia. Inilah kasih terhadap diri kita sendiri, terhadap jiwa kita sendiri, bahwa kita hidup dengan mematuhi perintah-perintah ilahi. Orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar. Inilah kasih terhadap satu sama lain, yaitu mengajak satu dengan yang lain untuk hidup dalam kekudusan. Dan inilah bukti dari kasih kita yang tulus, timbal balik, dan kristiani, yaitu bahwa kita (dalam hal-hal lain) hidup dengan menuruti perintah-perintah Allah. Bisa saja ada kasih satu sama lain yang tidak saleh dan tidak kristiani. Namun kita tahu bahwa kasih kita itu saleh dan kristiani melalui kepatuhan kita terhadap semua perintah Allah yang lain selain perintah untuk saling mengasihi. Kepatuhan dalam segala hal merupakan bukti kebaikan dan ketulusan dari kebajikan-kebajikan kristiani. Dan semua orang yang bertujuan untuk mematuhi semua perintah kristiani pasti akan menjalankan juga kasih kristiani. Inilah kewajiban dasar dalam aturan dasar Injil: Inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya (ay. 6). Karena sudah mengetahui terlebih dulu bahwa kasih ini akan merosot, dan bahwa akan terjadi kemurtadan-kemurtadan lain, Rasul Yohanes mungkin terdorong untuk mengajarkan kewajiban ini, dan perintah yang sudah ada sejak awal mula ini, secara lebih sering, lebih sungguh-sungguh. * PERINTAH UNTUK HIDUP DALAM KASIH Apapun yang kita miliki dan kita pahami jikalau tidak memiliki Kasih maka akan menjadi sia-sia atau tidak berguna, kita harus memiliki dasar kasih didalam kehidupan ini. Sebab, Allah itu adalah kasih, sehingga kasih yang menjadi gambaran hidup orang percaya. Mengasihi sesama telah menjadi bagian penting dari kehidupan orang Kristen sejak semulanya, dan juga mengasihi Allah. Itulah yang ditulis Yohanes dalam surat kedua kepada jemaatnya. Ia meminta mereka semua untuk saling mengasihi dalam ketaatan kepada Allah. Hidup dalam kasih adalah salah satu topik utama Yohanes dalam surat-suratnya. Ia mengatakan bahwa menerapkan kasih secara nyata merupakan salah satu cara untuk mengetahui bahwa kita “berasal dari kebenaran,” yaitu bahwa kita sungguh-sungguh hidup di hadapan Allah. Bagi orang Kristen, Identitas Allah adalah kasih, sudah seharusnya menjadi identitas kita juga sebagaimana Allah yang adalah kasih menjadi nyata dalam diri Tuhan Yesus Kristus, sang Anak yang telah mencintai manusia secara utuh. Dalam mencintai manusia, Anak Allah menanggung risiko: ditolak, diperlakukan semena-mena, dihina, dan tidak dipahami. Namun, Ia tidak kehabisan inisiatif untuk mengasihi manusia. Oleh karena itu, di dalam kehidupan orang Kristen tidak semestinya terdapat sikap patah hati dalam mengasihi sesama. Firman Tuhan ini mengajak dan menasehatkan kita untuk menunjukkan identitas kita sebagai orang percaya. Kita diperintahkan untuk mengasihi dalam cara yang lebih mulia dan tulus ikhlas kepada semua orang tanpa memandang latar belakang dan status social. Amin DOA: “Tuhan ajarlah kami untuk senantiasa hidup di dalam kasih yang telah Tuhan teladankan kepada kami, sehingga kami menjadi alat Tuhan untuk menyatakan kasih kepada sesama kami manusia. Amin” BACAAN PAGI (1 PETRUS 1:13-16) BACAAN MALAM (MARKUS 1:14-15)
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | NEXT: Renungan HKBP Sabtu, 22 April 2023 - PENGHARAPAN DALAM PERGUMULAN - Ayub 14:14 PREV: Renungan HKBP Rabu, 19 April 2023 - ALLAH ADALAH ARSITEK YANG MAHA AGUNG - Ibrani 3:4 All Renungan HKBP 2023
Nyanyian Ibadah Gereja: Lagu Koor Gereja, JB (Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, Kidung Ceria, NR, NR TORAJA, PKJ TORAJA, NKB TORAJA, NJNE, PENANIAN MASALLO', Pa'pudian, Mazmur Genewa, Nyanyian Jemaat GPM, LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan KKB, KPKL, KPKA, Kidung RIA GKJW, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Suplemen Buku Ende, MNR1 (Mazmur dan Nyanyian Buku 1), MNR2 (Mazmur dan Nyanyian Buku 2), Nafiri Rohani, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Lagu Perkantas, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Puji Syukur, Madah Bakti, |
NEXT: Renungan HKBP Sabtu, 22 April 2023 - PENGHARAPAN DALAM PERGUMULAN - Ayub 14:14 PREV: Renungan HKBP Rabu, 19 April 2023 - ALLAH ADALAH ARSITEK YANG MAHA AGUNG - Ibrani 3:4 Minggu, 25 Oktober 2026 Jamita HKBP Minggu, 25 Oktober 2026 - Mangalului Pangondianan di Goar ni Jahowa (Mencari Perlindungan pada Nama TUHAN) - Zefanya 3:9-15 Minggu, 18 Oktober 2026 Jamita HKBP Minggu, 18 Oktober 2026 - DEBATA DO MANJOU JALA MAMILLIT HAMU (DIPANGGIL DAN DIPILIH ALLAH) - 2 Petrus 1:3-10
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com Lagu-Gereja - FB © 2012 . All Rights Reserved. |