f
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
|
Renungan HKBP 2023 Renungan HKBP Minggu, 21 Mei 2024 - DITANGIHON JAHOWA DOSOARA NI BANGSONA (TUHAN MENDENGAR SERUAN UMATNYA) - Ev. 2 Samuel 22:1-7 - EXAUIDI Daud mengatakan perkataan nyanyian ini kepada TUHAN pada waktu TUHAN telah melepaskan dia dari cengkeraman semua musuhnya dan dari cengkeraman Saul. Minggu, 21 Mei 2024 EXAUIDI BE. 772:1-1 TUHANKU DO PATURE DALANKI Tuhanku do pature dalanki, Tuhanku do patiur langkangki, Sian nasa rohangki hupasahat ngolungki, Tuhanku do patiur langkangki. Tuhanku do pature dalanki, Tuhanku patiur langkangki, Hulului do Tuhanki, surut ma na holom I, Tuhanku do patiur langkangki EPISTEL (1 PETRUS 5:6-10) EVANGELIUM (2 SAMUEL 22:1-7) Baca Juga:
2 SAMUEL 22:1-7 Nyanyian syukur Daud 22:1 Daud mengatakan perkataan nyanyian ini kepada TUHAN pada waktu TUHAN telah melepaskan dia dari cengkeraman semua musuhnya dan dari cengkeraman Saul. 22:2 Ia berkata: "Ya, TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, 22:3 Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku, tempat pelarianku, juruselamatku; Engkau menyelamatkan aku dari kekerasan. 22:4 Terpujilah TUHAN, seruku; maka akupun selamat dari pada musuhku. 22:5 Sesungguhnya gelora-gelora maut telah mengelilingi aku, banjir-banjir jahanam telah menimpa aku, 22:6 tali-tali dunia orang mati telah membelit aku, perangkap-perangkap maut terpasang di depanku. 22:7 Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berseru. Dan Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong masuk ke telinga-Nya. Penjelasan: * 2Sam 22:3 - Tanduk keselamatanku Tanduk keselamatanku. Di dalam Perjanjian Lama keselamatan sering kali dipahami sebagai kelepasan jasmaniah dari kekuatan-kekuatan lawan. * 2Sam 22:6 - Tali-tali dunia orang mati Tali-tali dunia orang mati. Kehidupan Daud telah beberapa kali membawanya ke tempat-tempat berbahaya. Sering kali kematian hanya berjarak satu langkah saja dari dirinya. Karena itu di sepanjang hidupnya dia melihat bahwa tangan Allah melindungi dirinya dari kerugian yang serius. * 2Sam 22:7 - Dari bait-Nya Dari bait-Nya. Tuhan sebagai raja memerintah di langit dan di sanalah letak bait-Nya. Bait Salomo merupakan sekadar lambang kewenangan surgawi Allah atas nasib bangsa Israel. * Nyanyian Pujian Daud (22:1) I. Bahwa sering kali menjadi nasib umat Allah untuk memiliki banyak musuh, dan nyaris terancam bahaya akan jatuh ke dalam tangan mereka. Daud adalah seorang yang berkenan di hati Allah, tetapi tidak di hati manusia. Banyak orang yang membenci Daud, dan berupaya menghancurkannya. Saul disebutkan secara khusus di sini, entah, 1. Untuk membedakannya dari musuh-musuh Daud yang berasal dari bangsa-bangsa kafir. Saul membenci Daud, namun Daud tidak membenci Saul, dan karenanya Daud tidak akan memperhitungkan Saul di antara para musuhnya. Atau lebih tepatnya, 2. Sebagai yang terutama dari para musuhnya, yang lebih membencinya dan lebih berkuasa daripada siapa pun di antara mereka. Janganlah orang-orang yang dikasihi Allah merasa heran jika dunia membenci mereka. II. Orang-orang yang menaruh percaya kepada Allah pada saat menjalankan kewajiban, akan mendapati Allah sebagai pertolongan yang siap sedia pada saat mereka terancam bahaya yang paling besar. Demikianlah yang diperbuat Daud, dan Allah pun telah melepaskan dia dari tangan Saul. Daud memberi perhatian khusus terhadap hal ini. Pemeliharaan-pemeliharaan yang luar biasa haruslah disebut dalam puji-pujian kita dengan penekanan khusus. Allah juga telah melepaskan dia dari cengkeraman semua musuhnya, satu demi satu, ada kalanya dengan cara ini, dan pada waktu lain dengan cara lain. Dan Daud, berdasarkan pengalamannya sendiri, telah meyakinkan kita bahwa kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu (Mzm. 34:20). Kita tidak akan pernah dilepaskan dari semua musuh kita sampai kita tiba di sorga. Dan ke dalam kerajaan sorgawi itulah Allah akan menjaga semua orang yang menjadi milik-Nya (2Tim. 4:18). III. Orang-orang yang telah menerima banyak belas kasih luar biasa dari Allah haruslah memuliakan-Nya atas semua belas kasih itu. Setiap belas kasih yang baru di tangan kita haruslah memberikan nyanyian baru di dalam mulut kita, bahkan puji-pujian bagi Allah kita. Di mana ada hati yang bersyukur, dari dalam luapan hati itu mulut akan berbicara. Daud mengatakan perkataan nyanyian ini bukan hanya kepada dirinya sendiri, untuk kesenangannya sendiri, bukan pula semata-mata kepada orang-orang yang ada di sekelilingnya, untuk mengajar mereka, melainkan juga kepada TUHAN, untuk kehormatan-Nya. Kita bernyanyi dengan anugerah ilahi hanya apabila kita bernyanyi bagi Tuhan. Di dalam kesesakan, Daud dengan nyaring berseru-seru kepada TUHAN (Mzm. 142:2), karena itu dengan nyaring pula dia mengucap syukur. Ucapan syukur kepada Allah adalah alunan nada yang paling manis. IV. Kita harus bersegera dalam membalas Allah dengan ucapan syukur kita: Pada waktu TUHAN telah melepaskan Daud, ia menyanyikan nyanyian ini. Selagi belas kasih itu masih segar, dan semangat kesalehan kita sedang dinyalakan olehnya, hendaklah korban syukur dibawa, supaya korban itu dapat dibakar dengan api semangat kesalehan tersebut. * Ketika diambang maut. Perjalanan hidup Daud bagaikan berjalan ditepi jurang maut. Beberapa kali nyawanya terancam. Betapa tak enaknya kehilangan rasa aman seperti itu. Mengapa Tuhan tak memberikan jalan mudah baginya Bukankah Daud mengemban tugas dari Tuhan? Pertanyaan seperti itu mungkin tak akan pernah terjawab. Tetapi Daud tetap berseru kepada Tuhan. Hal ini mengungkapkan dua dimensi iman: percaya tetapi juga mempercayakan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Pernyataan ini mungkin sudah sedemikian sering kita dengar, namun tak mudah bukan? Kita sering terlalu yakin bahwa Tuhan akan mampu melindungi kita, lalu kita mencari jalan keluar dengan cara kita sendiri. Tak sepenuhnya bergantung kepada Tuhan. Semakin kenal semakin mantap. Semakin berat perjalanan, semakin bertubi-tubi penderitaan. Hal ini membuat Daud semakin yakin bahwa sesungguhnya hanya Tuhan yang membuatnya bertahan. "Tuhan adalah sandaran bagiku", begitulah ungkapan imannya. Bila Tuhan mengizinkan ada kerikil-kerikil tajam di perjalanan hidup kita, tak lain agar kita makin erat menyerahkan tangan kita dalam genggaman tangan Tuhan supaya langkah ini tidak tergelincir. Doa: Tolonglah kami terus memandang Engkau ditengah kekelaman hidup sekalipun * TUHAN MENDENGAR SERUAN UMATNYA Kita sebagai orang percaya kepada Tuhan, mengamini bahwa Tuhan itu setia dan tidak pernah meninggalkan kita sedetikpun, serta dengan caraNya yang ajaib, Tuhan pasti menyediakan jalan keluar untuk setiap permasalahan yang kita alami. Renungan minggu ini yang dituliskan setelah Daud sebagai seorang raja Israel, dapat bernafas lega dikarenakan sudah terbebas dari ancaman raja Saul ataupun raja-raja lain yang berusaha untuk mengalahkannya. Apa yang dilakukan Daud menghadapi berbagai kesesakan hidup yang datang menerpanya? Daud datang kepada Tuhan dengan cara berseru kepadaNya. Hal ini menunjukkan keyakinannya atas penyertaan Allah kepadanya yang sangat kuat sehingga mengalahkan hal lain yang ada dalam dirinya. Dan luar biasanya Daud merasakan bahwa Tuhan mendengar seruannya dari tempat kudus-Nya, seruannya sampai kehadapan Tuhan dan Tuhan mau bertindak. Inilah yang dimaksud dengan betapa hebatnya kuasa seruan atau doa memohon pertolongan yang disampaikan dengan ketulusan dan kesungguhan hati, kuasa Allah memang nyata atas kesesakan hidup. Memang telah berulang kali Allah membebaskan Daud dari musuh-musuhnya, termasuk dari Raja Saul, sehingga dalam hidupnya, Daud menjadikan Tuhan sebagai gunung batu, kubu pertahanan, tempat perlindungan, dan penyelamatnya. Artinya, Tuhan adalah satu-satunya tempat keselamatan yang kukuh, kuat, perkasa, dan abadi bagi Daud. Sudahkah kita menghitung segala berkat pertolongan Tuhan? Berserulah memohon kepadaNya dan saksikanlah, maka kita akan memperoleh kekuatan hidup serta mampu juga memberikan kekuatan atau penghiburan bagi orang lain! Karena itu, berserulah kepada TUHAN saat kita mengalami kesesakan maka Tuhan akan menolong serta melepaskan kita. Amin DOA: “Ya Allah Bapa yang maha kasih, luputkanlah kami dari segala penderitaan dan kesesakan hidup, karena hanya Engkaulah andalan hidup kami, dan menjadi gunung batu serta benteng pertahanan kami. Amin”
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | NEXT: Renungan HKBP Senin, 22 Mei 2023 - JAUH MELEBIHI YANG KITA PIKIRKAN - Ayub 42:2 PREV: Renungan HKBP Sabtu, 20 Mei 2023 - KIAT MENGHADAPI PENGHINAAN ! - Mazmur 123:3 All Renungan HKBP 2023
Nyanyian Ibadah Gereja: Lagu Koor Gereja, JB (Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, Kidung Ceria, NR, NR TORAJA, PKJ TORAJA, NKB TORAJA, NJNE, PENANIAN MASALLO', Pa'pudian, Mazmur Genewa, Nyanyian Jemaat GPM, LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan KKB, KPKL, KPKA, Kidung RIA GKJW, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Suplemen Buku Ende, MNR1 (Mazmur dan Nyanyian Buku 1), MNR2 (Mazmur dan Nyanyian Buku 2), Nafiri Rohani, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Lagu Perkantas, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Puji Syukur, Madah Bakti, |
NEXT: Renungan HKBP Senin, 22 Mei 2023 - JAUH MELEBIHI YANG KITA PIKIRKAN - Ayub 42:2 PREV: Renungan HKBP Sabtu, 20 Mei 2023 - KIAT MENGHADAPI PENGHINAAN ! - Mazmur 123:3 Minggu, 28 Juni 2026 Jamita HKBP Minggu, 28 Juni 2026 - Holong Na Manghorhon Las Ni Roha Dohot Gogo (Kasih yang mendatangkan sukacita dan kekuatan) - Filemon 1:4-7 Minggu, 21 Juni 2026 Jamita HKBP Minggu, 21 Juni 2026 - Pemeliharaan Allah Yang Universal - Kejadian 21:8-21
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com Lagu-Gereja - FB © 2012 . All Rights Reserved. |