f Jamita HKBP Minggu, 30 Maret 2025 - Tuhan Sumber Air Kehidupan - Bilangan 21:10-20 - MINGGU LETARE - hkbp.lagu-gereja.com | Lagu gereja HKBP | BUKU ENDE NOT ANGKA
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
hkbp.lagu-gereja.com
 
Jamita HKBP Minggu, 21 Juni 2026 - Pemeliharaan Allah Yang Universal - Kejadian 21:8-21
# I. Latar Belakang Teks, II. Allah Memelihara Orang yang Tidak Diperhitungkan Manusia, III. Allah Bekerja Melampaui Batas Suku, Bangsa, dan Status, IV. Allah Menolong Pada Saat yang Tepat, V. Allah Memiliki Masa Depan bagi Setiap Orang,
View : 2030 kali
Renungan HKBP 2025
Jamita HKBP Minggu, 30 Maret 2025 - Tuhan Sumber Air Kehidupan - Bilangan 21:10-20 - MINGGU LETARE

Tuhan Memberi Air di Padang Gurun, Tuhan Menjawab Seruan Umat-Nya, Tuhan Mempersiapkan Masa Depan yang Lebih Baik

Bilangan 21:10-20

Perjalanan ke daerah Moab
21:10 Kemudian berangkatlah orang Israel, lalu berkemah di Obot. 21:11 Berangkatlah mereka dari Obot, lalu berkemah dekat reruntuhan di Abarim, di padang gurun yang di sebelah timur Moab. 21:12 Dari situ berangkatlah mereka, lalu berkemah di lembah Zered. 21:13 Dari situ berangkatlah mereka, lalu berkemah di seberang sungai Arnon yang di padang gurun dan yang keluar dari daerah orang Amori, sebab sungai Arnon ialah batas Moab, di antara orang Moab dan orang Amori. 21:14 Itulah sebabnya dikatakan dalam kitab peperangan TUHAN: "Waheb di Sufa dan lembah-lembah ke sungai Arnon, 21:15 dan lereng lembah-lembah; lereng itu terbentang ke tempat di mana terletak kota Ar, dan bersandar pada batas daerah Moab." 21:16 Dari sana mereka ke Beer. Inilah sumur di mana TUHAN berfirman kepada Musa: "Kumpulkanlah bangsa itu, maka Aku akan memberikan air kepada mereka." 21:17 Pada waktu itu orang Israel menyanyikan nyanyian ini: "Berbual-buallah, hai sumur! Mari kita bernyanyi-nyanyi berbalas-balasan karena sumur yang digali oleh raja-raja, 21:18 yang dikorek oleh kaum bangsawan di antara bangsa itu dengan tongkat-tongkat kerajaan, dengan tongkat-tongkat mereka." Dan dari padang gurun mereka ke Matana; 21:19 dari Matana ke Nahaliel; dari Nahaliel ke Bamot; 21:20 dari Bamot ke lembah yang di daerah Moab, dekat puncak gunung Pisga yang menghadap Padang Belantara.

Baca Juga:  
Tataibadah HKBP Minggu, 30 Maret 2025 - MINGGU LETARE


Penjelasan:
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, pernahkah kita merasa seperti berada di padang gurun? Panas, haus, bingung, dan rasanya ingin segera menemukan warung es kelapa muda? Nah, begitulah kira-kira yang dirasakan bangsa Israel dalam Bilangan 21:10-20. Mereka berjalan jauh, kelelahan, dan sangat membutuhkan air. Namun, Tuhan selalu punya cara yang unik untuk menolong umat-Nya. Hari ini, kita akan belajar bahwa Tuhan adalah sumber air kehidupan kita!

Kalau bicara soal air, di Sumatera Utara, kita juga sedang menghadapi persoalan besar. Hutan-hutan di Kecamatan Parlilitan dan Tarabintang terus ditebang, membuat ekosistem terganggu. Bukan hanya hewan-hewan yang bingung cari rumah baru, kita juga bisa terkena dampaknya: banjir, tanah longsor, dan kekeringan! Untungnya, ada pemimpin gereja seperti Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan yang langsung turun tangan untuk mengadukan masalah ini. Seperti Tuhan yang memberi air kepada bangsa Israel, kita juga perlu menjaga sumber daya alam agar tetap bisa menghidupi kita.

1. Tuhan Memberi Air di Padang Gurun
Bangsa Israel kehausan dan mulai bersungut-sungut, "Musa, kami mau minum!" Mungkin kalau kita yang jadi Musa, sudah pusing dan ingin menyerah. Tapi Tuhan menunjukkan bahwa Dia tidak pernah kehabisan solusi. Dia menyediakan air di Beer, tempat yang namanya sendiri berarti "sumur" (Bilangan 21:16). Tuhan tidak hanya memberi air, tapi juga harapan.

Sama seperti bangsa Israel, kita juga butuh "air" dalam berbagai bentuk. HKBP, misalnya, sedang mempertimbangkan mendirikan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Jangan salah, ini bukan soal gereja mau jadi bankir, tetapi ini adalah cara untuk membantu jemaat meningkatkan kesejahteraan. Seperti Tuhan yang memberi air kepada Israel, gereja juga ingin menjadi sumber kehidupan bagi umatnya!

2. Tuhan Menjawab Seruan Umat-Nya
Kita sering berpikir, "Apakah Tuhan mendengar doa kita?" Jawabannya: tentu saja! Kalau bangsa Israel butuh air dan Tuhan memberi mereka sumur, maka kita juga percaya Tuhan akan memberi solusi bagi masalah kita.

Jeritan alam semakin keras terdengar di Sumatera Utara. Hutan-hutan kita dihancurkan tanpa ampun, dan jika kita tidak bertindak, kita akan menghadapi bencana ekologi besar. Tapi seperti Tuhan yang menjawab doa Israel, kita bersyukur ada orang-orang yang mau bersuara, seperti Ephorus HKBP yang meminta pemerintah bertindak menghentikan perusakan hutan. Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan memakai orang-orang tertentu untuk menyuarakan keadilan dan menyelamatkan lingkungan yang kita butuhkan untuk hidup.

3. Tuhan Mempersiapkan Masa Depan yang Lebih Baik
Setelah mendapatkan air, bangsa Israel tidak berhenti di situ. Mereka melanjutkan perjalanan ke tempat yang lebih baik. Tuhan tidak hanya memberi air untuk hari ini, tetapi juga menuntun mereka ke masa depan yang penuh harapan.

Begitu juga dengan HKBP. Gereja ini memahami bahwa pelayanannya harus lebih luas, dan karena itu bekerja sama dengan pemerintah. Harapannya, pemerintah dapat membantu dalam pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial melalui APBN. Jadi, gereja bukan hanya tempat berdoa, tetapi juga tempat membangun masa depan jemaatnya!

Penutup
Saudara-saudara, Tuhan adalah sumber air kehidupan kita. Dia tahu kebutuhan kita dan selalu menyediakan pertolongan tepat pada waktunya. Tapi ingat, kita juga dipanggil untuk bertindak! Kita harus menjaga lingkungan kita, mendukung pelayanan gereja, dan ikut serta dalam membangun bangsa.

Jadi, kalau besok ada yang bertanya, "Dari mana sumber air kehidupanmu?" Jawab saja dengan semangat: "Dari Tuhan, bukan dari galon tetangga!" Amin!















NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 6 April 2025 - Dosamu Telah Diampuni - Lukas 7:41-50


PREV:
Khotbah HKBP Minggu, 23 Maret 2025 - BERTOBAT AGAR TIDAK BINASA - Lukas 13:1-5


All Garis Besar:
All Renungan HKBP 2025
(57)




NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 6 April 2025 - Dosamu Telah Diampuni - Lukas 7:41-50


PREV:
Khotbah HKBP Minggu, 23 Maret 2025 - BERTOBAT AGAR TIDAK BINASA - Lukas 13:1-5

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de