BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 
View : 1988 kali
KHOTBAH: BERDOA UNTUK KESEJAHTERAAN BERSAMA

Yeremia 29:7-14

29:7 Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu. 29:8 Sungguh, beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Janganlah kamu diperdayakan oleh nabi-nabimu yang ada di tengah-tengahmu dan oleh juru-juru tenungmu, dan janganlah kamu dengarkan mimpi-mimpi yang mereka mimpikan! 29:9 Sebab mereka bernubuat palsu kepadamu demi nama-Ku. Aku tidak mengutus mereka, demikianlah firman TUHAN. 29:10 Sebab beginilah firman TUHAN: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini. 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. 29:12 Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; 29:13 apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, 29:14 Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu telah Kuceraiberaikan, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang kamu.

Ayat Kunci (Yeremia 29:7):
"Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu."


I. PENDAHULUAN

Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus,
Saat bangsa Israel berada di pembuangan di Babel, mereka merasa kehilangan harapan. Mereka tinggal di negeri asing, dipisahkan dari tanah perjanjian. Mereka mungkin bertanya-tanya, “Mengapa Tuhan membiarkan ini terjadi?”

Namun, dalam situasi yang tampaknya gelap dan tidak ideal itu, Tuhan menyampaikan pesan melalui Nabi Yeremia yang mengejutkan: “Usahakan kesejahteraan kota di mana kamu dibuang dan berdoalah untuk kota itu.”

Artinya: Tuhan tidak hanya peduli pada kita secara pribadi, tapi juga peduli pada komunitas tempat kita tinggal.


II. MENGUSAHAKAN KESEJAHTERAAN BERSAMA

1. Kesejahteraan itu Bersifat Kolektif

Tuhan berkata, “Sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”
Kesejahteraan kita tidak bisa lepas dari keadaan lingkungan di sekitar kita. Kalau masyarakat sejahtera, kita pun akan menikmati damainya. Kalau lingkungan rusak, penuh konflik, maka kita pun akan ikut menderita.

Kita dipanggil untuk tidak bersikap egois, hanya mendoakan keluarga atau urusan pribadi. Kita dipanggil untuk berdoa dan bertindak bagi kesejahteraan kota, bangsa, bahkan dunia.


2. Berdoa adalah Tindakan yang Kuat

Tuhan tidak hanya berkata "usahakan", tapi juga "berdoalah". Doa bukanlah pelarian dari kenyataan, tetapi keterlibatan rohani dalam membentuk realitas.

Yesus pun mengajarkan agar kita berdoa: “Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.” (Matius 6:10)

Doa mengundang Tuhan hadir dalam sejarah bangsa. Karena itu, gereja dan orang percaya tidak boleh diam dalam menghadapi masalah bangsa, namun harus menjadi pendoa yang tekun.


III. JANJI TUHAN DI TENGAH PENDERITAAN

Ayat 11 adalah janji pengharapan yang luar biasa:

    “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu... yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

Walaupun mereka di pembuangan, Tuhan tidak melupakan umat-Nya. Rencana Tuhan bukan akhir yang buruk, melainkan pemulihan.

    “Kamu akan mencari Aku dan menemukan Aku, apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati.” (ayat 13)

Berdoa untuk kesejahteraan bersama akan membawa kita lebih dekat kepada Tuhan dan menghidupkan pengharapan.


IV. PENERAPAN BAGI KITA HARI INI

    Jadilah berkat di mana pun engkau ditempatkan - di sekolah, kantor, kampus, desa, kota.

    Libatkan diri dalam kehidupan sosial: jangan bersikap acuh tak acuh. Tuhan ingin kita membangun komunitas.

    Berdoalah untuk bangsa dan pemimpin - bukan hanya mengeluh, tapi mendoakan mereka supaya dipimpin oleh Tuhan.

    Percayalah pada janji Tuhan - bahkan ketika kita merasa “terbuang” atau sedang dalam kesulitan, Tuhan tetap punya rencana yang penuh damai.

V. PENUTUP


Saudara-saudari,
Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, Yeremia 29:7-14 mengingatkan kita untuk tidak pasif, tapi aktif dalam doa dan karya. Tuhan memanggil kita untuk menjadi alat kesejahteraan - bukan hanya untuk diri kita, tetapi untuk orang banyak.

Mari kita berdoa, bekerja, dan berharap - karena kesejahteraan bersama adalah juga kesejahteraan kita.
Amin.














NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 1 Juni 2025 - TUHAN ADALAH RAJA (DEBATA DO RAJA) - Mazmur 97:1-12


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 18 Mei 2025 - Allah Mengaruniakan Pertobatan (Dibasabasahon Debata do Hamubaon Ni Roha) - Kisah Para Rasul 11:1-18

All Renungan HKBP 2025
(57)




NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 1 Juni 2025 - TUHAN ADALAH RAJA (DEBATA DO RAJA) - Mazmur 97:1-12


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 18 Mei 2025 - Allah Mengaruniakan Pertobatan (Dibasabasahon Debata do Hamubaon Ni Roha) - Kisah Para Rasul 11:1-18

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de