BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
hkbp.lagu-gereja.com      
 
View : 1699 kali
Renungan HKBP 2025
Jamita HKBP Minggu, 13 Juli 2025 - MENGASIHI TUHAN DAN HIDUP MENURUT JALANNYA - Ulangan 30:15-20

I. TUHAN MEMBERIKAN PILIHAN YANG JELAS, II. MENGASIHI TUHAN BERARTI HIDUP MENURUT JALANNYA , III. PILIHAN KITA MENENTUKAN MASA DEPAN

Ulangan 30:15-20
30:15 Ida ma, nunga hupapillithon tu ho sadarion hangoluan dohot hatuaon, hamatean dohot hamagoan.
30:16 Ahu ma tutu mandokkon ho sadarion: Ingkon haholonganmu Jahowa, Debatam, jala marparange di angka dalanna, huhut mangaradoti angka patikna, angka aturanna dohot uhumna, asa pangoluonna ho jala patoroponna ho, jala pasupasuon ni Jahowa, Debatam ho di tano sitopotonmu nuaeng bahen partalianmu.
30:17 Alai tung sura marbalik roham, ndang olo ho manangihon, lam olo ho elaelaon marsomba tu angka debata sileban dohot mangoloi angka i:
30:18 Na pabotohon hian ma ahu tu hamu sadarion, ingkon mago situtu hamu, jala ndang tagamon leleng hamu mangolu di tano sitopotonmu, dung taripar Jordan bahen partalianmu.
30:19 Jouonku ma sadarion langit dohot tano gabe sitindangingku dompak hamu, paboa naung hupapillithon tu hamu hangoluan dohot hamatean, pasupasu dohot torutoru; dibahen i pillit ma hangoluan i, asa mangolu ho dohot pinomparmu sogot.
30:20 Asa haholonganmu Jahowa, Debatam, jala tangihononmu soarana, jala marsilohot roham tu Ibana, ai Ibana hangoluanmu hian dohot na paginjang umurmu, asa tongtong ho maringan, di tano, naung niuarihon ni Jahowa hian tu angka ompum, tu si Abraham, si Isak dohot si Jakkob, naeng lehononna tu nasida. 


Penjelasan:

Horas ma di hita sude!
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, hari ini kita akan merenungkan firman Tuhan dari Ulangan 30:15-20, dengan satu pesan penting: Tuhan memberikan pilihan hidup kepada kita: Berkat atau kutuk, hidup atau maut. Pilihannya ada di tangan kita.

Mari kita baca dulu ayatnya:

Ulangan 30:19b
“Aku telah menghadapkan kepadamu kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu.”

I. TUHAN MEMBERIKAN PILIHAN YANG JELAS (ayat 15-18)

“Ingatlah, pada hari ini aku menghadapkan kepadamu kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan.” (ay.15)

Di ayat ini, Musa menyampaikan pesan Tuhan kepada bangsa Israel. Mereka sedang berada di perbatasan Tanah Perjanjian, dan mereka harus memilih: setia kepada Tuhan atau berpaling dari-Nya.

Orang Batak juga diberi pilihan yang sama.
Tiap hari, Tuhan memberikan kepada kita dua jalan:

    Jalan hidup: taat kepada Tuhan, kasih, damai, berkat.

    Jalan mati: membangkang, ikut hawa nafsu, dan akhirnya kehancuran.

    Contoh sederhana:
    Kalau seseorang memilih untuk hidup jujur, takut akan Tuhan, rajin bekerja, dia akan menikmati hidup yang diberkati.
    Sebaliknya, kalau dia memilih mabuk-mabukan, malas bekerja, tidak setia kepada keluarganya, maka hidupnya rusak. Itu bukan kutukan dari Tuhan, tapi buah dari pilihan sendiri.


II. MENGASIHI TUHAN BERARTI HIDUP MENURUT JALANNYA (ayat 16)

    “Karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya...” (ay.16)

Mengasihi Tuhan bukan hanya di bibir, bukan hanya nyanyi di gereja.
Mengasihi Tuhan itu dilihat dari tindakan kita sehari-hari:
  •     Jujur bekerja
  •     Mengasihi sesama
  •     Tidak membalas kejahatan
  •     Setia dalam pernikahan
  •     Peduli dengan orang susah

Jalan Tuhan itu bukan jalan yang sulit, tapi jalan yang mendatangkan sukacita dan kedamaian.

Ilustrasi:
  • Seperti orang tua yang memberi petunjuk kepada anaknya: "Nak, jangan main ke sungai yang dalam, nanti tenggelam."
  • Kalau anak itu menuruti orang tuanya, itu bukti kasih dan akan menyelamatkan hidupnya.
  • Begitu juga Tuhan. Jalan-Nya adalah petunjuk yang menyelamatkan.


III. PILIHAN KITA MENENTUKAN MASA DEPAN (ayat 19-20)

    “Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu.” (ay.19)

Tuhan bukan hanya memikirkan kita saja, tapi juga keturunan kita.

Kalau kita memilih jalan Tuhan:
  •     Anak-anak kita melihat teladan
  •     Rumah tangga kita damai
  •     Ekonomi rumah tangga dikelola dengan takut Tuhan
  •     Nama baik keluarga terjaga

Sebaliknya, kalau kita jauh dari Tuhan, maka anak-anak bisa mengikuti jalan yang salah, dan penderitaan akan turun dari generasi ke generasi.

Contoh konkret (dari kehidupan nyata):
  • Ada keluarga yang hidup takut Tuhan: mereka sederhana tapi damai, anak-anaknya berhasil.
  • Ada pula yang hidup tanpa arah: karena orang tuanya jauh dari Tuhan, anak-anaknya ikut tersesat.
  • Itulah mengapa Tuhan berkata, "Pilihlah kehidupan."

Penutup:

Saudara-saudari yang terkasih, mari kita renungkan:
  •     Apakah hidup kita sudah sesuai dengan jalan Tuhan?
  •     Apakah kasih kita kepada Tuhan terlihat dalam perbuatan?
  •     Apakah pilihan kita hari ini membawa kehidupan atau justru mendekatkan pada kehancuran?

Pesan Firman hari ini jelas:
  • ➡️ Pilihlah kehidupan!
  • ➡️ Kasihilah Tuhan, dan hiduplah menurut jalan-Nya.
  • ➡️ Supaya kita dan anak cucu kita diberkati.
Ajakan:
Mari kita angkat hati kita kepada Tuhan hari ini. Katakan:
“Tuhan, aku memilih Engkau. Aku mau mengasihi-Mu, dan hidup menurut jalan-Mu. Tuntun aku dan keluargaku supaya hidup kami menjadi berkat dan bukan kutuk.”

Horas ma hita sude. Tuhan memberkati. 🙏














NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 20 Juli 2025 - MEMILIH BAGIAN YANG TERBAIK - Lukas 10:38-42


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 6 Juli 2025 - Menjadi Ciptaan Baru - Galatia 6:11-18

All Renungan HKBP 2025
(57)




NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 20 Juli 2025 - MEMILIH BAGIAN YANG TERBAIK - Lukas 10:38-42


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 6 Juli 2025 - Menjadi Ciptaan Baru - Galatia 6:11-18

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de