f Jamita HKBP Minggu, 20 Juli 2025 - MEMILIH BAGIAN YANG TERBAIK - Lukas 10:38-42 - hkbp.lagu-gereja.com | Lagu gereja HKBP | BUKU ENDE NOT ANGKA
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
hkbp.lagu-gereja.com
 
Jamita HKBP Minggu, 21 Juni 2026 - Pemeliharaan Allah Yang Universal - Kejadian 21:8-21
# I. Latar Belakang Teks, II. Allah Memelihara Orang yang Tidak Diperhitungkan Manusia, III. Allah Bekerja Melampaui Batas Suku, Bangsa, dan Status, IV. Allah Menolong Pada Saat yang Tepat, V. Allah Memiliki Masa Depan bagi Setiap Orang,
View : 1949 kali
Renungan HKBP 2025
Jamita HKBP Minggu, 20 Juli 2025 - MEMILIH BAGIAN YANG TERBAIK - Lukas 10:38-42

1. Dua Karakter, Dua Pilihan, 2. Marta: Sibuk Tapi Gelisah , 3. Maria: Duduk Tenang dan Fokus

Lukas 10:38-42
Maria dan Marta
10:38 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya. 10:39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, 10:40 sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku." 10:41 Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, 10:42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya." 

Pendahuluan:Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,

Coba bayangkan kita punya tamu istimewa datang ke rumah -" misalnya Presiden, atau selebriti terkenal, atau bahkan Tuhan Yesus sendiri.
Apa reaksi kita?

Pasti langsung:

    "Mana pel? Pelin lantai dulu!"

    "Aduh, gelas bagus disimpan di mana ya?"

    "Eh, itu boneka Hello Kitty di ruang tamu cepat disingkirkan!"

Saking paniknya, kita sibuk luar biasa. Tapi... apakah kita sempat duduk ngobrol dengan tamunya? Jangan-jangan, tamunya sudah pulang, kita masih nyetrika taplak meja.

Isi Khotbah:

1. Dua Karakter, Dua Pilihan (ayat 38-39)

Kisah ini tentang dua wanita: Marta dan Maria.
Yesus datang ke rumah mereka. Marta langsung sibuk menyiapkan segalanya - tipikal ibu-ibu yang tidak bisa diam. Sedangkan Maria, malah duduk di kaki Yesus, dengarkan pengajaran-Nya.

Pertanyaannya:
Siapa yang kelihatan lebih “berguna”?
Jawabannya tentu Marta. Tapi, siapa yang dipuji Yesus? Maria.

Kenapa? Karena Maria tahu apa yang benar-benar penting.

Banyak dari kita seperti Marta. Kita berpikir makin banyak kita kerjakan, makin rohani kita.
Padahal... kita bisa sibuk di gereja, sibuk pelayanan, sibuk kerja... tapi lupa duduk diam di hadapan Tuhan.

2. Marta: Sibuk Tapi Gelisah (ayat 40)

Marta mengeluh, “Tuhan, tidak peduli kah Engkau bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri?”
(Terjemahan bebas: “Tuhan, ini adikku cuek banget, aku sendirian jungkir balik di dapur!")

Coba pikir...
Marta tidak salah karena melayani. Tapi dia salah karena hatinya salah.

Dia tidak melayani karena kasih, tapi karena merasa wajib - dan akhirnya jadi kesal dengan orang lain.

Sibuk, tapi stres. Pelayanan, tapi marah. Kerja, tapi iri.

Ini seperti orang masak untuk orang banyak, tapi wajahnya asem semua. Makanannya enak, tapi auranya penuh tekanan.


3. Maria: Duduk Tenang dan Fokus (ayat 41-42)

Yesus berkata:

"Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil darinya."

Maria memilih untuk mengutamakan hubungan dengan Yesus, bukan hanya kegiatan untuk Yesus.  Dia duduk, diam, dan dengarkan.

Ini bukan alasan untuk jadi pemalas ya! Tapi ini pengingat bahwa yang utama adalah hadirat Tuhan, bukan hanya aktivitas.

Yesus tidak bilang Marta salah kerja, tapi prioritasnya salah. Dia terlalu kuatir dan menyusahkan diri.

Aplikasi Kehidupan:
... Apa "bagian terbaik" bagi kita hari ini?

    Waktu pribadi dengan Tuhan.
    Jangan biarkan hari-hari kita lewat tanpa baca firman, tanpa doa.
    Bangun pagi, buka Alkitab dulu - bukan WA grup keluarga dulu.

    Dengar Tuhan lebih banyak daripada dengar notifikasi.
    Notifikasi bisa bikin gelisah. Tapi firman Tuhan memberi damai.

    Pilih tenang dalam Tuhan daripada sibuk dalam kekhawatiran.
    Kadang kita pikir: “Kalau aku nggak kerjakan semuanya, siapa lagi?”
    Tapi Tuhan ingin kita percaya dan duduk di kaki-Nya.

Ilustrasi:

Kalau Yesus datang ke rumah kita, kita mungkin sibuk begini:

    “Tuhan tunggu ya, saya mau upload IG story dulu: #YesusDatang #MauNgopiDulu”

    “Tuhan, duduk di ruang tamu ya, saya ke dapur dulu goreng bakwan.”

    Eh, tahu-tahu Yesus pulang, kita belum sempat ngobrol!

Saudara, jangan sampai Tuhan hadir, tapi kita malah sibuk mengabaikan Dia.
Pilihlah bagian terbaik - yaitu bersama Tuhan.


Penutup:

Apa yang Anda pilih hari ini?

    Kesibukan atau keintiman dengan Tuhan?

    Pelayanan tanpa hati atau hati yang penuh kasih kepada Tuhan?

    Aktivitas rohani atau kehidupan rohani?

Yesus tidak minta kita jadi pemalas. Tapi Dia ingin kita memilih dengan bijak.

- Yang terbaik bukan yang paling sibuk, tapi yang paling dekat dengan Tuhan.
- Yang terbaik bukan yang paling ramai, tapi yang paling tenang di kaki Yesus.

Mari kita jadi seperti Maria - duduk, diam, dan menikmati hadirat-Nya.

Amin. Tuhan memberkati.













NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 27 Juli 2025 - Tangiang Mangidohon Haluaon (Doa Memohon Keselamatan) - Kejadian 18:22-33


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 13 Juli 2025 - MENGASIHI TUHAN DAN HIDUP MENURUT JALANNYA - Ulangan 30:15-20

All Renungan HKBP 2025
(57)




NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 27 Juli 2025 - Tangiang Mangidohon Haluaon (Doa Memohon Keselamatan) - Kejadian 18:22-33


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 13 Juli 2025 - MENGASIHI TUHAN DAN HIDUP MENURUT JALANNYA - Ulangan 30:15-20

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de