f Jamita HKBP Minggu, 27 Juli 2025 - Tangiang Mangidohon Haluaon (Doa Memohon Keselamatan) - Kejadian 18:22-33 - hkbp.lagu-gereja.com | Lagu gereja HKBP | BUKU ENDE NOT ANGKA
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
hkbp.lagu-gereja.com
 
Jamita HKBP Minggu, 21 Juni 2026 - Pemeliharaan Allah Yang Universal - Kejadian 21:8-21
# I. Latar Belakang Teks, II. Allah Memelihara Orang yang Tidak Diperhitungkan Manusia, III. Allah Bekerja Melampaui Batas Suku, Bangsa, dan Status, IV. Allah Menolong Pada Saat yang Tepat, V. Allah Memiliki Masa Depan bagi Setiap Orang,
View : 2432 kali
Renungan HKBP 2025
Jamita HKBP Minggu, 27 Juli 2025 - Tangiang Mangidohon Haluaon (Doa Memohon Keselamatan) - Kejadian 18:22-33

I. DOA ADALAH BUKTI HATI YANG PEDULI, II. DOA ADALAH RUANG UNTUK BERANI BICARA DENGAN TUHAN, III. TIDAK ADA JUMLAH YANG CUKUP TANPA PERTOBATAN

Kejadian 18:22-33
18:22 Lalu berpalinglah orang-orang itu dari situ dan berjalan ke Sodom, tetapi Abraham masih tetap berdiri di hadapan TUHAN. 18:23 Abraham datang mendekat dan berkata: "Apakah Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik? 18:24 Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar dalam kota itu? Apakah Engkau akan melenyapkan tempat itu dan tidakkah Engkau mengampuninya karena kelima puluh orang benar yang ada di dalamnya itu? 18:25 Jauhlah kiranya dari pada-Mu untuk berbuat demikian, membunuh orang benar bersama-sama dengan orang fasik, sehingga orang benar itu seolah-olah sama dengan orang fasik! Jauhlah kiranya yang demikian dari pada-Mu! Masakan Hakim segenap bumi tidak menghukum dengan adil?" 18:26 TUHAN berfirman: "Jika Kudapati lima puluh orang benar dalam kota Sodom, Aku akan mengampuni seluruh tempat itu karena mereka." 18:27 Abraham menyahut: "Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan, walaupun aku debu dan abu. 18:28 Sekiranya kurang lima orang dari kelima puluh orang benar itu, apakah Engkau akan memusnahkan seluruh kota itu karena yang lima itu?" Firman-Nya: "Aku tidak memusnahkannya, jika Kudapati empat puluh lima di sana." 18:29 Lagi Abraham melanjutkan perkataannya kepada-Nya: "Sekiranya empat puluh didapati di sana?" Firman-Nya: "Aku tidak akan berbuat demikian karena yang empat puluh itu." 18:30 Katanya: "Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata sekali lagi. Sekiranya tiga puluh didapati di sana?" Firman-Nya: "Aku tidak akan berbuat demikian, jika Kudapati tiga puluh di sana." 18:31 Katanya: "Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan. Sekiranya dua puluh didapati di sana?" Firman-Nya: "Aku tidak akan memusnahkannya karena yang dua puluh itu." 18:32 Katanya: "Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana?" Firman-Nya: "Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu." 18:33 Lalu pergilah TUHAN, setelah Ia selesai berfirman kepada Abraham; dan kembalilah Abraham ke tempat tinggalnya. 

Penjelasan:
Shalom, saudara-saudara yang diberkati Tuhan!
Hari ini kita akan bahas satu percakapan yang menurut saya... jujur saja, unik dan agak lucu. Abraham sedang "menawar" dengan Tuhan. Serius, kalau saya tidak baca Alkitab sendiri, saya pasti pikir ini semacam negosiasi harga di pasar.  

Tapi bukan cabe atau ikan teri yang ditawar. Ini nyawa manusia!
Abraham bilang, "Kalau ada 50 orang benar, Tuhan... jangan dibakar ya kotanya."
Tuhan bilang, "Oke."
Terus Abraham bilang, "Eh, maaf, kalau 45 gimana?"
Sampai akhirnya... 10 orang benar pun gak ada!


I. DOA ADALAH BUKTI HATI YANG PEDULI


Abraham bisa saja bilang, “Biarin ajalah Sodom, orang jahat semua itu!”
Tapi tidak, dia justru berdoa dan memohon kepada Tuhan. Artinya Abraham peduli.

    Dia ingat keponakannya, Lot, tinggal di sana.

    Dia tahu Tuhan itu adil, tapi dia juga tahu Tuhan itu penyayang.


atatan penting: Kita sering berdoa untuk berkat, tapi apakah kita juga berdoa untuk keselamatan orang lain?

Coba jujur... Pernah gak kita doakan tetangga yang suka nyetel musik keras-keras? 
Atau teman kerja yang nyebelin?
Tapi Abraham ngajarin kita: Doakan juga yang jahat! Karena mereka juga butuh anugerah!


II. DOA ADALAH RUANG UNTUK BERANI BICARA DENGAN TUHAN

Abraham itu berani loh! Dia bicara dengan Tuhan seperti ngobrol dengan sahabat.

Bayangkan kalau kita ketemu Presiden, pasti gugup, kan?
Tapi Abraham, bukan presiden, bukan raja -" ini Tuhan semesta alam! Tapi dia bilang:

    “Aku ini debu dan abu...” tapi tetap berani ngomong.

Artinya: Dalam doa, kita boleh rendah hati, tapi tetap berani.
Berani minta, berani memohon, berani bersyafaat.

Dan Tuhan tidak marah.
Tidak ada ayat yang bilang: "Maka Tuhan menggelegar dengan halilintar karena Abraham cerewet."
Tidak ada!

Justru Tuhan senang dengan iman yang berani dan tulus.


III. TIDAK ADA JUMLAH YANG CUKUP TANPA PERTOBATAN

Akhir cerita ini agak miris ya…
Ternyata bahkan 10 orang benar pun tidak ditemukan.
Berarti, sebanyak apapun “penawaran” Abraham, tanpa pertobatan, kehancuran tetap datang.


Ini pelajaran penting:
Doa itu penting. Tapi hidup benar itu lebih penting.

Tuhan itu pengasih, iya. Tapi juga adil.
Kalau kita terus hidup seenaknya, jangan salahkan Tuhan kalau konsekuensi datang.


Kalau saudara masih pikir:

    “Ah, nanti ajalah bertobat, masih muda ini...”
    Ingat ya, Sodom juga gak dikasih “peringatan ketiga”, langsung ancur!

APLIKASI PRAKTIS UNTUK KITA HARI INI

1. Jangan cuma doa untuk diri sendiri.
Doakan orang lain, bahkan kota dan bangsa kita.

2. Jangan takut bicara dengan Tuhan.
Tuhan suka mendengar suara kita -" bahkan kalau “nawar-nawar” sekalipun. Asal dengan hati yang tulus.

3. Jadilah satu dari ‘sepuluh orang benar’.
Kadang kita pikir, "Ah, cuma aku sendiri yang hidup benar.”
Tapi ingat: satu orang bisa membuat perbedaan. Kalau Abraham saja percaya kota bisa selamat karena 10 orang -" apalagi sekarang dengan Roh Kudus, kita bisa lebih dari itu!

Penutup:

Kalau Abraham bisa “menawar” keselamatan untuk orang berdosa,
Dan Yesus menyerahkan nyawaNya untuk semua,
Apakah kita masih ragu untuk memohon kepada Tuhan demi orang-orang yang kita kasihi?

Mari kita jadi orang yang berdoa seperti Abraham -" penuh iman, penuh belas kasihan, dan tidak menyerah.

Tuhan, ajari kami untuk berdoa seperti Abraham: bukan hanya minta berkat, tapi juga mohonkan keselamatan bagi sesama kami. Amin.















NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 3 Agustus 2025 - MENJADI MANUSIA BARU DI DALAM KRISTUS - Kolose 3:5-11


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 20 Juli 2025 - MEMILIH BAGIAN YANG TERBAIK - Lukas 10:38-42

All Renungan HKBP 2025
(57)




NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 3 Agustus 2025 - MENJADI MANUSIA BARU DI DALAM KRISTUS - Kolose 3:5-11


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 20 Juli 2025 - MEMILIH BAGIAN YANG TERBAIK - Lukas 10:38-42

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de