BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
|
Renungan HKBP 2025 Jamita HKBP Minggu, 14 September 2025 - Sukacita Atas Kembalinya Anak Yang Hilang - Lukas 15:11-32 Makna Firman, Aplikasi Lukas 15:11-32 Perumpamaan tentang anak yang hilang 15:11 Yesus berkata lagi: "Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. 15:12 Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka. 15:13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya. 15:14 Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat. 15:15 Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya. 15:16 Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya. 15:17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. 15:18 Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, 15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa. 15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. 15:21 Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa. 15:22 Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya. 15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. 15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria. 15:25 Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian. 15:26 Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu. 15:27 Jawab hamba itu: Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dengan sehat. 15:28 Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia. 15:29 Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku. 15:30 Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia. 15:31 Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu. 15:32 Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali." Baca Juga: Penjelasan: Horas ma di hita sasudena, Saudara-saudara, kalau orang Batak dengar kata pesta, langsung semangat kan? Apalagi molo adong pesta adat, pesta nikah, pesta ulang tahun, bahkan pesta Bona Taon di HKBP. Nah, Firman Tuhan hari ini juga tentang pesta, tapi bukan pesta adat. Ini pesta yang disiapkan Bapa surgawi untuk anak yang hilang dan pulang kembali. Yesus bercerita tentang seorang anak bungsu yang minta warisan dari bapaknya. Bayangkan, sebelum bapaknya mati, dia sudah minta bagian. Lalu dia pergi ke negeri jauh, habiskan semua hartanya untuk foya-foya. Kalau zaman sekarang mungkin habis di judi online, beli skin Mobile Legends, atau nongkrong tiap malam di kafe. Akhirnya uang habis, teman pun hilang, tinggal babi nama dongan na, jala so boi mangan be. Di titik paling rendah, lalu dia ingat rumah bapaknya. Dia berkata: “Lebih baik aku pulang, jadi pekerja upahan bapakku, daripada mati kelaparan di negeri orang.” Tapi apa yang terjadi? Bapaknya malah berlari menyambut, memeluk, mencium, memberi cincin, jubah, sandal baru, lalu buat pesta besar. Makna Firman Kasih Bapa tidak pernah habis. Walau anaknya hilang, begitu pulang, langsung disambut. Sama seperti kasih Tuhan kepada kita - tidak peduli sejauh apa kita tersesat. Sukacita Surga atas pertobatan satu orang. Sama seperti pesta itu, surga pun berpesta jika ada satu orang bertobat. Jangan jadi anak sulung. Anak sulung marah karena merasa lebih baik. Kadang kita juga begitu: “Lho, saya yang tiap minggu rajin ke gereja, yang pelayanan, kok malah orang yang dulunya hilang justru dipestakan?” Tuhan mau kita belajar bersukacita bersama, bukan iri hati. Aplikasi : Saudara-saudara, kabar dari HKBP minggu ini ada dua hal penting: HKBP bekerjasama dengan BTN supaya jemaat 6,5 juta orang bisa lebih tertib dalam pengelolaan keuangan. Nah, ini mirip juga dengan anak yang hilang. Kalau uang dipakai sembarangan, habis untuk hal-hal yang sia-sia. Tapi kalau dikelola baik, bisa jadi berkat untuk keluarga dan gereja. HKBP Distrik Jambi akan rapat pendeta bahas korupsi, judi online, narkoba. Ini pas sekali dengan cerita anak yang hilang. Banyak anak muda sekarang terseret judi online, mirip anak bungsu yang habiskan uangnya. Tapi kabar baiknya, Tuhan masih membuka jalan untuk pulang. HKBP pun mau jadi wadah agar jemaat tidak hilang dalam dosa, tapi kembali dalam kasih Tuhan. Penutup Jadi, pesan khotbah ini jelas: Jangan takut pulang kepada Tuhan, walau sudah jauh tersesat. Jangan iri hati kalau ada orang lain dipulihkan, tapi ikutlah bersukacita. Mari kita, sebagai jemaat HKBP, bukan hanya rajin ibadah, tapi juga hidup bijak, tidak terjerat judi online, narkoba, atau korupsi. Ingat: Anak yang hilang bisa kembali, harta yang hilang bisa dicari, tapi waktu yang hilang tidak bisa kembali. Jadi pakailah waktu untuk pulang sekarang juga, bukan besok. Horas ma dihita sude, Tuhan Yesus memberkati! Amen.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | NEXT: Jamita HKBP Minggu, 21 September 2025 - Tuhan Memulihkan Umatnya (Debata Paimbaruhon Ngolu Ni Bangso-Na) - Amos 9:11-15 PREV: Khotbah HKBP Minggu, 7 September 2025 - Memperbaiki Tingkah Langkah dan Perbuatan - Yeremia 18:1-11 All Garis Besar: All Renungan HKBP 2025
Nyanyian Ibadah Gereja: Lagu Koor Gereja, JB (Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, Kidung Ceria, NR, NR TORAJA, PKJ TORAJA, NKB TORAJA, NJNE, PENANIAN MASALLO', Pa'pudian, Mazmur Genewa, Nyanyian Jemaat GPM, LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan KKB, KPKL, KPKA, Kidung RIA GKJW, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Suplemen Buku Ende, MNR1 (Mazmur dan Nyanyian Buku 1), MNR2 (Mazmur dan Nyanyian Buku 2), Nafiri Rohani, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Lagu Perkantas, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Puji Syukur, Madah Bakti, |
NEXT: Jamita HKBP Minggu, 21 September 2025 - Tuhan Memulihkan Umatnya (Debata Paimbaruhon Ngolu Ni Bangso-Na) - Amos 9:11-15 PREV: Khotbah HKBP Minggu, 7 September 2025 - Memperbaiki Tingkah Langkah dan Perbuatan - Yeremia 18:1-11 Minggu, 6 September 2026 Jamita HKBP Minggu, 6 September 2026 - MANGHAHOLONGI DEBATA DOHOT DONGAN JOLMA (Mengasihi Tuhan Allah dan sesama manusia) - Lukas 10:25-37 - MINGGU XIV DUNG TRINITATIS Minggu, 30 Agustus 2026 Jamita HKBP Minggu, 30 Agustus 2026 - FIRMAN TUHAN MENJADI KEGIRANGAN BAGIKU - 2 Timotius 4:6-8
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com Lagu-Gereja - FB © 2012 . All Rights Reserved. |