f
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
|
Renungan HKBP 2025 Jamita HKBP Minggu, 12 Oktober 2025 - Memberitakan Injil dengan Segenap Hati - Roma 1:8-15 1. Paulus Memulai Dengan Ucapan Syukur (Roma 1:8), 2. Paulus Rindu Bertemu dan Menguatkan Iman Orang Lain (Roma 1:11-12), 3. Paulus Merasa Berhutang untuk Memberitakan Injil (Roma 1:14) Roma 1:8-15 Paulus ingin ke Roma 1:8 Pertama-tama aku mengucap syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus atas kamu sekalian, sebab telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia. 1:9 Karena Allah, yang kulayani dengan segenap hatiku dalam pemberitaan Injil Anak-Nya, adalah saksiku, bahwa dalam doaku aku selalu mengingat kamu: 1:10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu. 1:11 Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu, 1:12 yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku. 1:13 Saudara-saudara, aku mau, supaya kamu mengetahui, bahwa aku telah sering berniat untuk datang kepadamu -- tetapi hingga kini selalu aku terhalang -- agar di tengah-tengahmu aku menemukan buah, seperti juga di tengah-tengah bangsa bukan Yahudi yang lain. 1:14 Aku berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar. 1:15 Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma. Baca Juga: Penjelasan: Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, Paulus ini luar biasa. Ke mana pun dia pergi, pikirannya cuma satu: “Bagaimana caranya supaya orang lain mengenal Yesus.” Sekarang coba kita bandingkan dengan kita. Kadang kalau disuruh doa pembukaan aja di persekutuan, langsung bilang, “Ala ma bah, unang au dong, kemarin udah aku... giliran si Tigor ma jolo.” ... Padahal Paulus, walau harus jalan kaki, naik kapal, masuk penjara, tetap semangat memberitakan Injil dengan segenap hatinya. 1. Paulus Memulai Dengan Ucapan Syukur (Roma 1:8) “Pertama-tama aku mengucap syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus karena kamu semua…” Paulus memulai suratnya bukan dengan keluhan, tapi dengan ucapan syukur. Zaman sekarang banyak orang memulai percakapan dengan “aduh, capek kali hidup ini.” Tapi Paulus, walau sering dikejar-kejar, tetap bilang: “Aku bersyukur kepada Allah.” Pelajaran untuk kita: Sebelum kita berbicara tentang Injil kepada orang lain, hati kita harus penuh rasa syukur dulu. Orang yang bersyukur akan menularkan semangat positif. Contoh: Ada seorang pemuda Batak yang suka marah-marah tiap pagi. Suatu hari mamanya bilang, “Nak, kau tiap pagi marah-marah, gimana orang mau lihat Yesus dalam hidupmu?” Langsung si anak jawab, “Tapi Ma, aku belum minum kopi!” Nah, itu dia masalahnya, kalau iman kita tergantung kopi, bukan pada Kristus. Kita perlu belajar dari Paulus: syukur dulu, baru pelayanan. 2. Paulus Rindu Bertemu dan Menguatkan Iman Orang Lain (Roma 1:11-12) “Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu supaya kamu diteguhkan, yaitu supaya aku bersama-sama dengan kamu terhibur oleh iman kita bersama.” Paulus tidak hanya mau berbicara, tapi mau membangun dan menguatkan iman orang lain. Dia tahu bahwa pelayanan itu bukan pamer, tapi berbagi kasih dan iman. Contoh : Kalau kita pergi ke pesta adat Batak, orang saling bawa ulos, daging, ikan mas arsik, bahkan ada yang bawa gitar , supaya bernyanyi, supaya semuanya bisa senang. Nah, dalam pelayanan, Paulus juga ingin “membawa ulos rohani” yaitu karunia dan penghiburan dari Tuhan. 3. Paulus Merasa Berhutang untuk Memberitakan Injil (Roma 1:14) “Aku berhutang, baik kepada orang Yunani maupun kepada orang bukan Yunani…” Perhatikan: Paulus bilang “Aku berhutang.” Tapi bukan hutang uang, bukan hutang utang tuhor ... Melainkan hutang kasih dan keselamatan. Yesus sudah menebus dia dengan kasih yang besar. Maka Paulus merasa wajib membagikan kabar itu kepada orang lain. Pelajaran: Kalau kita sudah diselamatkan oleh Yesus, jangan diam saja. Ada hutang kasih yang harus kita bayar: memberitakan Injil dengan segenap hati. 4. Memberitakan Injil Dengan Segenap Hati Artinya bukan setengah hati, bukan tergantung mood, bukan kalau sedang “rajin saja.” Segenap hati berarti: Dengan kasih, bukan dengan marah-marah. Dengan hidup yang menjadi teladan, bukan hanya kata-kata. Dengan kerelaan, bukan karena disuruh. Contoh: Ada orang bilang, “Aku mau pelayanan, asal jangan hari Minggu sore, karena itu jamnya nyanyi di karaoke.” Itu berarti belum segenap hati, baru setengah nada. Memberitakan Injil itu kadang butuh pengorbanan waktu, tenaga, bahkan perasaan. Tapi hasilnya kekal. 5. Nasihat untuk Orang Muda Anak muda Batak sekarang banyak yang hebat: bisa main musik, pintar IT, jago konten creation, tapi sayangnya... kadang malu bicara tentang Yesus. Padahal Tuhan mau anak muda juga jadi saksi-Nya. 1 Timotius 4:12 berkata: “Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda, jadilah teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian.” Nasihatnya: Kalau kamu aktif di medsos, gunakan juga untuk memberitakan kebaikan Tuhan. Kalau kamu punya talenta musik, nyanyikan lagu rohani dengan hati. Kalau kamu sekolah atau kuliah, jadilah terang dan garam di situ. Jangan cuma pamer gaya hidup, tapi pamer kasih Yesus dalam perbuatanmu. Contoh : Ada seorang anak muda Batak yang suka main TikTok, tapi suatu hari dia posting renungan singkat: “Kalau hatimu kosong, datanglah pada Yesus.” Tahu nggak? Dalam seminggu videonya ditonton 100 ribu kali! Itulah memberitakan Injil di zaman digital! 6. Penutup Saudara-saudara, seperti Paulus, mari kita juga belajar memberitakan Injil dengan segenap hati. Karena dunia ini sudah penuh dengan kabar buruk, maka orang Kristen dipanggil membawa kabar baik. Kalau orang lain bisa semangat jualan online, masa kita tidak semangat “jual kasih Kristus”? “Sebab aku tidak malu terhadap Injil, karena itu kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya.” (Roma 1:16) Doa Penutup: Tuhan Yesus, ajarlah kami seperti Paulus, tidak malu akan Injil, tapi dengan segenap hati membawa terang-Mu ke mana pun kami pergi. Beri kami keberanian, terutama bagi anak-anak muda, supaya kami tidak takut bersaksi tentang kasih-Mu. Di dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | NEXT: Jamita HKBP Minggu, 19 Oktober 2025 - Nunga Tangkas Huida Bohi Ni Debata (TELAH KULIHAT WAJAH TUHAN) - Kejadian 32:22-32 PREV: Jamita HKBP Minggu 5 Oktober 2025 - Na Sun Badia Do Debata Jala Parbinoto Di Saluhutna (Tuhan Allah Maha Kudus dan Maha Tahu) - Habakuk 1:12-17 All Renungan HKBP 2025
Nyanyian Ibadah Gereja: Lagu Koor Gereja, JB (Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, Kidung Ceria, NR, NR TORAJA, PKJ TORAJA, NKB TORAJA, NJNE, PENANIAN MASALLO', Pa'pudian, Mazmur Genewa, Nyanyian Jemaat GPM, LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan KKB, KPKL, KPKA, Kidung RIA GKJW, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Suplemen Buku Ende, MNR1 (Mazmur dan Nyanyian Buku 1), MNR2 (Mazmur dan Nyanyian Buku 2), Nafiri Rohani, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Lagu Perkantas, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Puji Syukur, Madah Bakti, |
NEXT: Jamita HKBP Minggu, 19 Oktober 2025 - Nunga Tangkas Huida Bohi Ni Debata (TELAH KULIHAT WAJAH TUHAN) - Kejadian 32:22-32 PREV: Jamita HKBP Minggu 5 Oktober 2025 - Na Sun Badia Do Debata Jala Parbinoto Di Saluhutna (Tuhan Allah Maha Kudus dan Maha Tahu) - Habakuk 1:12-17 Minggu, 28 Juni 2026 Jamita HKBP Minggu, 28 Juni 2026 - Holong Na Manghorhon Las Ni Roha Dohot Gogo (Kasih yang mendatangkan sukacita dan kekuatan) - Filemon 1:4-7 Minggu, 21 Juni 2026 Jamita HKBP Minggu, 21 Juni 2026 - Pemeliharaan Allah Yang Universal - Kejadian 21:8-21
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com Lagu-Gereja - FB © 2012 . All Rights Reserved. |