BE | BN | Suplemen BE | Lagu KOOR HKBP | Katekhimus Kecil | Ende Sekolah Minggu
|
Renungan HKBP 2025 Jamita HKBP Minggu, 19 Oktober 2025 - Nunga Tangkas Huida Bohi Ni Debata (TELAH KULIHAT WAJAH TUHAN) - Kejadian 32:22-32 1. Yakub, Si Penipu yang Dikejar Masa Lalu, 2. Bergumul dengan Tuhan di Tengah Malam, 3. Paha Terpukul, Tapi Hati Diberkati, 4. Nama Baru, Hidup Baru 1 Musa 32:22-32 32:22 Dung i hehe ma ibana bornginna i, dipangarahon ma jolmana na dua i dohot naposona boruboru na dua i dohot anakna na sampulu sada i, laho manaripari hatariparan Jabok. 32:23 Jadi ditogihon ma nasida patariparhon di batang aek i, dipataripar ma nasa na di ibana i. 32:24 Tading ma holan si Jakkob, jadi ro ma sada halak marsiranggut dohot ibana ro di buha siang ari. 32:25 Alai dung diida, ndang leak tunduksa si Jakkob, disoro ma soitna, jadi ngendul ma soit ni si Jakkob i dibahen parsiranggutonnasidai. 32:26 Dung i ninna Ibana ma: Palua ma Ahu, ai nunga buha siang ari. Alai ninna si Jakkob ma: Ndang hupalua Ho, nda jolo dipasupasu Ho ahu. 32:27 Dung i ninna Baoa i mandok Ibana: Ise do goarmu? Si Jakkob do, ninna. 32:28 Jadi ninna Baoa i ma: Ndang be si Jakkob dohonon goarmu, si Israel na ma, ai dialo ho do Debata dohot jolma, jala monang ho do. 32:29 Dung i manungkun ma si Jakkob, jala ninna: Ua paboa ma goarmu? Alai ninna Ibana ma: Boasa ma tung sungkunsungkunanmu goarhu? Dung i dipasupasu ibana disi. 32:30 Jadi dibahen si Jakkob ma goar ni parsiranggutan i Peniel; ai nunga tangkas huida apala Bohi ni Debata, jala malua tondingki. 32:31 Dung i di na sinalpuanna i Peniel i, binsar ma mata ni ari di ibana, hape mengkatengkat ibana dibahen soitna. 32:32 Ala ni do umbahen so dipangan halak Israel urat doldol rasirasa nuaeng, ala disoro pardomuan ni soit ni si Jakkob i. Kejadian 32:22-32 Pergumulan Yakub dengan Allah 32:22 Pada malam itu Yakub bangun dan ia membawa kedua isterinya, kedua budaknya perempuan dan kesebelas anaknya, dan menyeberang di tempat penyeberangan sungai Yabok. 32:23 Sesudah ia menyeberangkan mereka, ia menyeberangkan juga segala miliknya. 32:24 Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing. 32:25 Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu. 32:26 Lalu kata orang itu: "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing." Sahut Yakub: "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku." 32:27 Bertanyalah orang itu kepadanya: "Siapakah namamu?" Sahutnya: "Yakub." 32:28 Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang." 32:29 Bertanyalah Yakub: "Katakanlah juga namamu." Tetapi sahutnya: "Mengapa engkau menanyakan namaku?" Lalu diberkatinyalah Yakub di situ. 32:30 Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: "Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!" 32:31 Lalu tampaklah kepadanya matahari terbit, ketika ia telah melewati Pniel; dan Yakub pincang karena pangkal pahanya. 32:32 Itulah sebabnya sampai sekarang orang Israel tidak memakan daging yang menutupi sendi pangkal paha, karena Dia telah memukul sendi pangkal paha Yakub, pada otot pangkal pahanya. Penjelasan: Shalom, saudara-saudara! Coba tengok kiri-kanan dulu... (tunggu jemaat nengok ) Sudah lihat wajahnya? Ada yang senyum manis, ada yang masih kayak baru bangun tidur. Nah... kalau wajah manusia aja bisa macam-macam, bagaimana kalau kita lihat wajah Tuhan? Tapi jangan salah bukan berarti Tuhan punya wajah seperti kita, tapi Yakub berkata, “Aku telah melihat wajah Tuhan.” Nah, ini yang mau kita pelajari hari ini. Tapi sebelum itu, kita ingat dulu Yakub ini bukan orang sembarangan. Kalau orang Batak, mungkin namanya “Oppung Yakub”, dan dikenal sebagai raja tipu-tipu pertama di Alkitab! Dia tipu abang sendiri, Esau. Tipu bapaknya, Ishak. Pokoknya kalau ada lomba “strategi licik”, Yakub dapat medali emas. 1. Yakub, Si Penipu yang Dikejar Masa Lalu Waktu kita baca Kejadian 32, Yakub sedang dalam perjalanan pulang kampung. Dulu dia lari dari Esau karena takut dibunuh, sekarang dia mau pulang tapi kabarnya, Esau datang dengan 400 orang! Coba bayangkan, bro… abangmu yang pernah kau tipu, datang sambil bawa 400 orang! Kalau orang Batak, mungkin Yakub langsung bilang, “Aduh, mate nama au.” Yakub panik, stres, tidak tenang. Tapi di tengah ketakutannya, dia tidak lari lagi. Dia tinggal sendirian dan berdoa. 2. Bergumul dengan Tuhan di Tengah Malam Ayat 24 bilang, “Tinggallah Yakub seorang diri. Lalu seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing.” Saudara, kadang Tuhan izinkan kita sendirian dulu baru kita bisa bertemu Dia sungguh-sungguh. Selama masih banyak teman, banyak harta, banyak rencana, kita jarang mau sungguh-sungguh berdoa. Tapi waktu kita sendirian baru kita sadar, “Tuhan, ternyata Engkaulah satu-satunya tempatku bersandar.” Yakub bergumul semalaman. Bukan gulat biasa, ini pergumulan rohani. Yakub berjuang bukan untuk mengalahkan Tuhan, tapi untuk tidak dilepaskan dari Tuhan. Dia berkata: “Aku tidak akan membiarkan Engkau pergi, jika Engkau tidak memberkati aku!” (ayat 26) Nah, orang Batak juga kadang begitu, kan? Kalau doa, bukan “Tuhan, jadilah kehendak-Mu”, tapi “Tuhan, dohot ma kehendakku ate?” Tapi setidaknya, Yakub ngotot cari berkat Tuhan dan itu hal yang baik. 3. Paha Terpukul, Tapi Hati Diberkati Tuhan pukul sendi pangkal paha Yakub, dan Yakub pincang. Kalau orang Batak lihat Yakub besok pagi, mungkin bilang: “Kenapa jalannya pincang, Yakub?” Yakub jawab: “Ai, sude i, demi berkat Tuhan, dang na madabu sian motor au!” Tuhan pukul Yakub bukan untuk menyakitinya, tapi untuk mengubah hidupnya. Selama ini Yakub kuat karena kelicikan dan kepandaian, sekarang dia pincang, supaya tahu bahwa kekuatan sejati datang dari Tuhan. Kadang Tuhan juga “memukul” kita dengan masalah, penyakit, atau kehilangan, bukan karena benci tapi supaya kita sadar: “Aku gak bisa lagi andalkan diriku sendiri. Hanya Tuhan yang bisa menolong.” 4. Nama Baru, Hidup Baru Tuhan lalu berkata: “Namamu bukan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.” Nama “Yakub” artinya penipu. Nama “Israel” artinya pemenang bersama Allah. Wow! Dari penipu jadi pemenang! Itulah anugerah Tuhan. Tuhan tidak menilai masa lalu kita, tapi mengubah masa depan kita. Kalau Tuhan bisa ubah Yakub jadi Israel, Tuhan juga bisa ubah kita dari “si marah-marah”, “si boros”, “si malas ke gereja”, jadi anak Tuhan yang diberkati dan jadi berkat! 5. Telah Kulihat Wajah Tuhan Yakub menamai tempat itu Pniel, artinya “wajah Allah.” Dia berkata: “Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!” Artinya, Yakub mengalami Tuhan secara pribadi. Dia tidak hanya dengar tentang Tuhan, tapi berjumpa langsung dalam pengalaman hidupnya. Banyak dari kita juga pernah “melihat wajah Tuhan” bukan secara fisik, tapi lewat pengalaman hidup: Waktu kita hampir jatuh tapi Tuhan tolong. Waktu kita hampir menyerah tapi Tuhan beri kekuatan. Waktu kita salah, tapi Tuhan ampuni dan angkat lagi. Itulah saat kita bisa berkata: “Aku telah melihat wajah Tuhan karena aku merasakan kasih-Nya sendiri.” Penutup Saudara, kalau Yakub melihat wajah Tuhan di tengah pergumulannya, mungkin kita pun bisa berkata hal yang sama hari ini. Kalau hari ini dompetmu tipis tapi hatimu damai mungkin engkau sudah melihat wajah Tuhan. Kalau rumahmu kecil tapi keluargamu penuh kasih engkau sudah melihat wajah Tuhan. Kalau dulu kau marah terus, tapi sekarang bisa bersyukur walau susah engkau sudah melihat wajah Tuhan. Dan kalau jemaat bisa tetap tertawa walau khotbahnya panjang nah, itu juga tanda Tuhan sedang bekerja! Kesimpulan Yakub bergumul, tapi diberkati. Dipukul, tapi disembuhkan. Dulu penipu, sekarang pemenang. Dulu takut, sekarang penuh damai. Jadi, marilah kita belajar dari Yakub: Kalau kita sungguh-sungguh mencari Tuhan, walau pincang, walau jatuh, walau nangis pada akhirnya kita bisa berkata dengan iman: “TELAH KULIHAT WAJAH TUHAN.” ***
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | NEXT: Jamita HKBP Minggu, 26 Oktober 2025 - DIPAULI LAHO MANGULAHON NA DENGGAN (DIPERLENGKAPI UNTUK SETIAP PERBUATAN BAIK) - 2 Timotius 3:10-17 PREV: Jamita HKBP Minggu, 12 Oktober 2025 - Memberitakan Injil dengan Segenap Hati - Roma 1:8-15 All Renungan HKBP 2025
Nyanyian Ibadah Gereja: Lagu Koor Gereja, JB (Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, Kidung Ceria, NR, NR TORAJA, PKJ TORAJA, NKB TORAJA, NJNE, PENANIAN MASALLO', Pa'pudian, Mazmur Genewa, Nyanyian Jemaat GPM, LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan KKB, KPKL, KPKA, Kidung RIA GKJW, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Suplemen Buku Ende, MNR1 (Mazmur dan Nyanyian Buku 1), MNR2 (Mazmur dan Nyanyian Buku 2), Nafiri Rohani, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Lagu Perkantas, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Puji Syukur, Madah Bakti, |
NEXT: Jamita HKBP Minggu, 26 Oktober 2025 - DIPAULI LAHO MANGULAHON NA DENGGAN (DIPERLENGKAPI UNTUK SETIAP PERBUATAN BAIK) - 2 Timotius 3:10-17 PREV: Jamita HKBP Minggu, 12 Oktober 2025 - Memberitakan Injil dengan Segenap Hati - Roma 1:8-15 Minggu, 6 September 2026 Jamita HKBP Minggu, 6 September 2026 - MANGHAHOLONGI DEBATA DOHOT DONGAN JOLMA (Mengasihi Tuhan Allah dan sesama manusia) - Lukas 10:25-37 - MINGGU XIV DUNG TRINITATIS Minggu, 30 Agustus 2026 Jamita HKBP Minggu, 30 Agustus 2026 - FIRMAN TUHAN MENJADI KEGIRANGAN BAGIKU - 2 Timotius 4:6-8
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com Lagu-Gereja - FB © 2012 . All Rights Reserved. |