f Jamita HKBP Minggu 2 Nopember 2025 - Ditangihon Debata Do Tangiang Ni NaposoNa (Tuhan Mendengar Seruan HambaNya) - Nehemia 1:1-11 - hkbp.lagu-gereja.com | Lagu gereja HKBP | BUKU ENDE NOT ANGKA
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
hkbp.lagu-gereja.com
 
Jamita HKBP Minggu, 21 Juni 2026 - Pemeliharaan Allah Yang Universal - Kejadian 21:8-21
# I. Latar Belakang Teks, II. Allah Memelihara Orang yang Tidak Diperhitungkan Manusia, III. Allah Bekerja Melampaui Batas Suku, Bangsa, dan Status, IV. Allah Menolong Pada Saat yang Tepat, V. Allah Memiliki Masa Depan bagi Setiap Orang,
View : 2108 kali
Renungan HKBP 2025
Jamita HKBP Minggu 2 Nopember 2025 - Ditangihon Debata Do Tangiang Ni NaposoNa (Tuhan Mendengar Seruan HambaNya) - Nehemia 1:1-11

Bagian 1 - Nehemia Mendengar Berita yang Menyakitkan, Bagian 2 - Respon Nehemia: Bukan Hanya Emosi, Tapi Doa, Bagian 3 - Doa Menghasilkan Keberanian

Nehemia 1:1-11
Doa Nehemia bagi orang Israel
1:1 Riwayat Nehemia bin Hakhalya. Pada bulan Kislew tahun kedua puluh, ketika aku ada di puri Susan, 1:2 datanglah Hanani, salah seorang dari saudara-saudaraku dengan beberapa orang dari Yehuda. Aku menanyakan mereka tentang orang-orang Yahudi yang terluput, yang terhindar dari penawanan dan tentang Yerusalem. 1:3 Kata mereka kepadaku: "Orang-orang yang masih tinggal di daerah sana, yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar." 1:4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit, 1:5 kataku: "Ya, TUHAN, Allah semesta langit, Allah yang maha besar dan dahsyat, yang berpegang pada perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan tetap mengikuti perintah-perintah-Nya, 1:6 berilah telinga-Mu dan bukalah mata-Mu dan dengarkanlah doa hamba-Mu yang sekarang kupanjatkan ke hadirat-Mu siang dan malam bagi orang Israel, hamba-hamba-Mu itu, dengan mengaku segala dosa yang kami orang Israel telah lakukan terhadap-Mu. Juga aku dan kaum keluargaku telah berbuat dosa. 1:7 Kami telah sangat bersalah terhadap-Mu dan tidak mengikuti perintah-perintah, ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan yang telah Kauperintahkan kepada Musa, hamba-Mu itu. 1:8 Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa. 1:9 Tetapi, bila kamu berbalik kepada-Ku dan tetap mengikuti perintah-perintah-Ku serta melakukannya, maka sekalipun orang-orang buanganmu ada di ujung langit, akan Kukumpulkan mereka kembali dan Kubawa ke tempat yang telah Kupilih untuk membuat nama-Ku diam di sana. 1:10 Bukankah mereka ini hamba-hamba-Mu dan umat-Mu yang telah Kaubebaskan dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan tangan-Mu yang kuat? 1:11 Ya, Tuhan, berilah telinga kepada doa hamba-Mu ini dan kepada doa hamba-hamba-Mu yang rela takut akan nama-Mu, dan biarlah hamba-Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini." Ketika itu aku ini juru minuman raja. 


Baca Juga:


Tuhan Mendengar Doa Hamba-Nya

Penjelasan:

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan… Saya pernah dengar orang Batak bilang begini:

“Doa orang Batak itu pasti kuat, buktinya kalau berdoa makan, doanya panjang… tapi makannya habis dalam 2 menit.”  

Atau ada siswa yang berdoa sebelum ujian:

“Tuhan, berkati aku… tapi jawaban nomor 5 sampai 10 tolong Kau beritahu lewat teman sebelah ya Tuhan…”

Padahal Tuhan bukan bocoran ujian, Dia adalah Allah yang mendengar doa hamba-Nya yang sungguh-sungguh!

Bagian 1 - Nehemia Mendengar Berita yang Menyakitkan


Nehemia adalah seorang pelayan raja di Persia. Suatu hari ia mendapat kabar buruk:
  • Tembok Yerusalem roboh
  • Bangsa Yehuda dalam penghinaan
  • Kondisi rohani dan emosional jatuh

Nehemia tidak cuek. Ia tidak berkata:

“Itu kan di Yerusalem… aku di istana Persia saja nikmat.”

Tidak. Hatinya tergerak untuk bangsanya.

Ia menangis, berpuasa, dan berdoa kepada Tuhan.


Kita juga punya hati yang kuat untuk huta (kampung halaman). Kalau ada masalah di Bona Pasogit, biasanya langsung panas:

“Siapa yang berani ganggu kampungku?! Molo adong masalah di bona pasogit, hita do pature i!”

Baru-baru ini ada kabar baik bagi Batak: Pemerintah Indonesia sedang mengurus pemulangan artefak Batak yang berada di Eropa, termasuk benda yang berkaitan dengan Sisingamangaraja XII. Itu bukan cuma barang sejarah, itu harga diri Batak! Semoga benar-benar kembali dan jadi kebanggaan kita!

Seperti Nehemia, kita juga harus peduli pada keadaan bangsa dan suku kita.

Bagian 2 - Respon Nehemia: Bukan Hanya Emosi, Tapi Doa

Nehemia tidak langsung:
  • Demo
  • Update status Facebook
  • Kirim hoaks di grup WA keluarga

Yang ia lakukan pertama adalah berdoa.

Isi doanya luar biasa:
  • Mengakui kebesaran Tuhan
  • Mengaku dosa bangsa dan dirinya
  • Memohon pengampunan dan belas kasih Tuhan
  • Meminta pimpinan untuk bertindak benar
Itu doa yang dewasa, bukan doa manja:
“Tuhan, selesaikan semua masalahku. Aku tinggal tidur dulu ya.” ...

Nehemia mengubah air mata menjadi tindakan yang didoakan.

Bagian 3 - Doa Menghasilkan Keberanian


Sesudah berdoa, Nehemia siap bertindak:
  • Ia bicara ke raja
  • Ia memimpin pembangunan
  • Ia tetap bergantung pada Tuhan
Jadi Doa bukan alasan untuk pasif.
Doa adalah bahan bakar untuk bergerak.

Orang Batak seharusnya paling cocok sama Nehemia:
  • Kita pekerja keras  
  • Kita punya keberanian  
  • Kita punya semangat persatuan  
  • Dan yang paling penting: kita punya Tuhan!  

Pelajaran untuk Jemaat


Hari ini Tuhan ingin kita belajar:

.... Saat kita dengar berita buruk, jangan panik, berdoa dulu
.... Saat kita lihat keluarga dan gereja sedang lemah, berlututlah
.... Saat kita takut melangkah, ingat Tuhan menyertai
.... Jangan hanya jadi komentator, jadilah pelaku perubahan

Kalau Nehemia bisa membangun kembali tembok yang hancur,
Tuhan juga bisa membangun kembali hidup kita:
  • Hubungan keluarga
  • Perekonomian
  • Iman yang melemah
  • Masa depan yang tampak gelap
Tuhan mendengar doa hamba-Nya!
Dia mendengar doa orang Batak juga! 

Penutup 
Saudara, mari kita seperti Nehemia:
Jangan hanya berdoa panjang kalau lagi makan ikan arsik. Jangan hanya berdoa sungguh kalau mau menikah dengan “parumaen”-idaman. 

Doalah setiap hari:
Dengan iman… dengan kerendahan hati… dengan keberanian.

Sebab…

“Tuhan yang mendengar doa Nehemia adalah Tuhan yang sama mendengar doa kita hari ini.”

Amaen,  
Horas ma dihita sasude na! Tuhan Yesus memberkati!  

***














NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 9 November 2025 - MEMELIHARA DIRI DALAM KASIH TUHAN - Yudas 1:17-23


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 26 Oktober 2025 - DIPAULI LAHO MANGULAHON NA DENGGAN (DIPERLENGKAPI UNTUK SETIAP PERBUATAN BAIK) - 2 Timotius 3:10-17

All Renungan HKBP 2025
(57)




NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 9 November 2025 - MEMELIHARA DIRI DALAM KASIH TUHAN - Yudas 1:17-23


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 26 Oktober 2025 - DIPAULI LAHO MANGULAHON NA DENGGAN (DIPERLENGKAPI UNTUK SETIAP PERBUATAN BAIK) - 2 Timotius 3:10-17

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de