f Jamita HKBP Minggu, 10 Mei 2026 - Tetap Berdoa -- Dengan Berdoa Kita Ditopang (Ndang Mansohot Martangiang) - Kolose 1:9-14 - hkbp.lagu-gereja.com | Lagu gereja HKBP | BUKU ENDE NOT ANGKA
Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP, Suplemen Buku Ende, Lagu KOOR HKBP, Katekhimus Kecil
hkbp.lagu-gereja.com
 
Jamita HKBP Minggu, 21 Juni 2026 - Pemeliharaan Allah Yang Universal - Kejadian 21:8-21
# I. Latar Belakang Teks, II. Allah Memelihara Orang yang Tidak Diperhitungkan Manusia, III. Allah Bekerja Melampaui Batas Suku, Bangsa, dan Status, IV. Allah Menolong Pada Saat yang Tepat, V. Allah Memiliki Masa Depan bagi Setiap Orang,
View : 2209 kali
Renungan HKBP 2026
Jamita HKBP Minggu, 10 Mei 2026 - Tetap Berdoa -- Dengan Berdoa Kita Ditopang (Ndang Mansohot Martangiang) - Kolose 1:9-14

1. Doa Itu Harus Terus-Menerus (Ayat 9), 2. Doa Membuat Kita Mengerti Kehendak Tuhan (Ayat 9-10), 3. Doa Memberi Kekuatan Menghadapi Hidup (Ayat 11), 4. Doa Mengingatkan Kita Akan Kasih Karunia Tuhan (Ayat 12-14)

Kolose 1:9-14
Ucapan syukur dan doa
1:3-14
3Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu, 4karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, 5oleh karena pengharapan, yang disediakan bagi kamu di sorga. Tentang pengharapan itu telah lebih dahulu kamu dengar dalam firman kebenaran, yaitu Injil, 6yang sudah sampai kepada kamu. Injil itu berbuah dan berkembang di seluruh dunia, demikian juga di antara kamu sejak waktu kamu mendengarnya dan mengenal kasih karunia Allah dengan sebenarnya. 7 Semuanya itu telah kamu ketahui dari Epafras, kawan pelayan yang kami kasihi, yang bagi kamu adalah pelayan Kristus yang setia. 8Dialah juga yang telah menyatakan kepada kami kasihmu dalam Roh.
9Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, 10sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, 11dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar, 12dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. 13Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; 14 di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.

Baca Juga:

Penjelasan:

Shalom, amang inang, ito, dongan sude…

Apa kabar hari ini?
Kalau masih bisa datang ke gereja, berarti masih ada tanda:
Tuhan belum selesai dengan hidup kita.

Kadang kita ini lucu…
Kalau sinyal HP hilang sedikit saja:
“Waduh! mati aku ini!” ...

Tapi kalau doa kita sudah lama tidak “connect” ke Tuhan, kita santai saja.
Padahal…
Doa itu bukan sekadar kebiasaan, tapi sumber kekuatan hidup.


Latar Belakang Firman (Kolose 1:9-14)

Rasul Paulus menulis kepada jemaat di Kolose.
Ia tidak sedang santai di pantai…
Ia sedang dalam penjara.

Tapi yang menarik:
- Dia tidak sibuk mengeluh…
- Dia sibuk mendoakan orang lain.

Ini luar biasa.

Kadang kita:
Baru kena masalah sedikit
Sudah bilang: “Tuhan, kenapa aku?”

Paulus malah berkata:
“Kami tidak berhenti berdoa untuk kamu.”


Isi Khutbah

1. Doa Itu Harus Terus-Menerus (Ayat 9)

Paulus berkata:
“Kami tidak berhenti berdoa untuk kamu.”

Artinya:
Doa bukan musiman
Bukan hanya saat butuh saja

Kadang doa kita seperti ini:
Ujian: doa
Sakit: doa
Banyak uang: hilang 

Mungkin ada diantara kita:
“Pas susah baru ingat Tuhan, pas senang lupa alamat gereja.”

Padahal:
Doa itu bukan alat darurat, tapi nafas kehidupan iman.

2. Doa Membuat Kita Mengerti Kehendak Tuhan (Ayat 9-10)

Paulus berdoa supaya jemaat:
“dipenuhi dengan pengetahuan akan kehendak Tuhan”

Kenapa banyak orang bingung dalam hidup?

Pilih kerja salah
Ambil keputusan tergesa
Ikut-ikutan orang lain

Karena:
Kurang berdoa.

Doa itu seperti GPS.
Kalau tidak aktif:
kita jalan sendiri, akhirnya tersesat.

3. Doa Memberi Kekuatan Menghadapi Hidup (Ayat 11)


Firman Tuhan berkata:
“dikuatkan dengan segala kekuatan…”

Hidup ini tidak ringan:

Ekonomi susah
Anak bandel
Pekerjaan tekanan tinggi

Kadang kita bilang:
“Aku sudah tidak kuat lagi…”

Tapi firman Tuhan berkata:
Kita akan dikuatkan.

Bukan karena kita hebat…
Tapi karena kita ditopang Tuhan melalui doa.

Kadang kita ini seperti charger HP:
Dipakai terus
Tidak pernah dicas

Lalu kita heran:
“Kenapa aku lemah ya?”

Jawabannya sederhana:
Kurang “di-charge” lewat doa.

4. Doa Mengingatkan Kita Akan Kasih Karunia Tuhan (Ayat 12-14)

Paulus mengingatkan:
- Kita sudah diselamatkan
- Kita sudah diampuni
- Kita sudah dipindahkan dari kegelapan ke terang

Masalahnya:
Kita sering lupa.

Kalau sudah lupa:

Kita mudah mengeluh
Kita merasa Tuhan jauh
Kita merasa sendiri

Padahal:
Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.

Doa itu membuat kita sadar:
“Oh iya… Tuhan masih pegang hidupku.”


IV. Aplikasi Dalam Hidup

Mari kita jujur hari ini:

Apakah kita masih rajin berdoa?
Atau doa kita sudah seperti WiFi tetangga… kadang ada kadang hilang? 

Mulai hari ini:
Bangun kembali kehidupan doa kita.

Tidak perlu langsung panjang:
Mulai dari yang sederhana
Tapi rutin
Tapi sungguh-sungguh


Penutup

Amang inang, ito…

Hidup ini berat, benar.
Masalah ada, benar.
Tekanan ada, benar.

Tapi ada satu kabar baik:
Kita tidak berjalan sendiri.

Selama kita tetap berdoa:
- Tuhan akan menopang kita.

Seperti firman Tuhan hari ini:
- Kita dikuatkan
- Kita dituntun
- Kita diselamatkan

VI. Ilustrasi Penutup

Ada satu cerita sederhana:

Seorang anak kecil berjalan dengan ayahnya di tempat gelap.
Dia berkata:
“Ayah, aku takut…”

Ayahnya menjawab:
“Pegang tangan ayah.”

Anak itu tidak bertanya lagi:
“Jalan mana?”
“Bahaya apa?”

Dia hanya pegang tangan ayahnya…
Dan dia aman.

Demikian juga kita:
Doa adalah cara kita memegang tangan Tuhan.


VII. Ajakan

Mari kita menjadi jemaat yang:
- Tetap berdoa
- Setia berdoa
- Tidak berhenti berdoa

Karena:
Dengan berdoa, kita ditopang.


VIII. Doa Penutup

Mari kita berdoa…

“Tuhan Allah Bapa kami…
Terima kasih untuk firman-Mu hari ini.
Ajari kami untuk tetap setia berdoa.
Saat kami lemah, kuatkan kami.
Saat kami bingung, tuntun kami.
Saat kami jatuh, topang kami kembali.

Kami percaya Tuhan tidak pernah meninggalkan kami.
Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”














NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 17 Mei 2026 - TUHAN MEMBERKATI DAN MELINDUNGI ENGKAU - Bilangan 6:22-27


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 3 Mei 2026 - AKU BERNYANYI BAGI TUHAN (Marende do au tu Jahowa) - Keluaran 15:1-14

All Renungan HKBP 2026
(27)




NEXT:
Jamita HKBP Minggu, 17 Mei 2026 - TUHAN MEMBERKATI DAN MELINDUNGI ENGKAU - Bilangan 6:22-27


PREV:
Jamita HKBP Minggu, 3 Mei 2026 - AKU BERNYANYI BAGI TUHAN (Marende do au tu Jahowa) - Keluaran 15:1-14

   popular pages    |    login    | e-mail: admin@lagu-gereja.com    Lagu-Gereja - FB    © 2012 . All Rights Reserved.

Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de